Klinik Bisnis
Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin
Usaha Stuffing Amplop, Fakta atau Tipuan Belaka?
Kamis, 13 Apr 06 10:44 WIB
Assalammu'alaikum Wr. Wb.
Pak Zainal saya mau tanya tentanmg usaha STUFFING AMPLOP. Saya banyak melihat iklannya di koran-koran terbitan ibukota yang menawarkan pendapatan sebesar 400 ribu-1 jutaan perminggu hanya dengan mengerjakan pesanan STUFFING AMPLOP.
Yang ingin saya tanyakan apakah usaha seperti ini memang ada atau hanya penipuan bagi orang-orang yang tergiur melihat rencana pendapatan seperti itu? jika memang usaha seperti ini benar-benar ada dan halal apakah Pak Zainal mempunyai referensi penyedia usaha ini yang asli, agar saya tidak terjebak dalam penipuan? Terima kasih Pak Zainal.
Wassalammu'alaikum Wr. Wb.
Iswadi
iswadi_34pl at eramuslim.com
Jawaban
Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Bung Iswadi. Terus terang saya tidak tahu potensi usaha stuffing amplop seperti yang anda sebutkan secara transparan. Itu sebabnya, saya tidak memiliki rekomendasi atau referensi, siapa yang harus anda hubungi. Tapi, anda bisa melakukan investigasi terhadap usaha ini, dengan cara menghubungi (atau mendatangi) beberapa (jangan hanya satu) pengelola usaha tersebut dan menanyakan pola kerjanya. Tanyakan juga, bagaimana cara memperoleh penghasilan sebesar Rp 400.000,- - Rp 1.000.000,-. Apa persyaratan yang harus dipenuhi, berapa banyak amplop yang harus dibuat satu hari dan sebagainya.
Jangan berhenti sampai di situ. Pengelola usaha yang baik pasti akan memberitahukan kepada calon kliennya, beberapa klien yang sudah berhasil menjalankan usaha yang sama. Minta lah alamat-alamat mereka, dan datangi. Bertanya lah kepada mereka, sudah berapa lama usaha tersebut mereka jalankan dan berapa penghasilan yang sudah mereka peroleh.
Dari hasil investigasi itu, anda bisa melakukan analisis, apakah berbagai hal yang dipersyaratkan bisa anda penuhi, semua kegiatan bisa anda laksanakan/menguntungkan, dan semuanya ada dalam rentang kendali anda. Jika anda menjawab ya untuk semua pertanyaan di atas, maka laksanakan saja bisnis itu. Tapi jika ada satu jawaban tidak, lebih baik anda cari usaha lain.
Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.
Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin






