Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Usaha Bidang Pertanian

Selasa, 25 Apr 06 10:18 WIB

Assalamu 'alaikum wr wb,

Saya sangat tertarik dengan rubrik Klinik Bisnis yang bapak asuh. Saya merasa terinspirasi sekali. Insya Allah bulan Juni ini saya sudah tidak bekerja lagi, karena perusahaan pindah ke luar kota. Saya memutuskan untuk keluar. Tapi hari-hari saya masih suka buka rubrik yang bapak asuh. Rencananya saya akan menjadi guru. Akan tetapi juga akan membeli sawah untuk dikelola. Namun belakangan saya tertarik juga dengan usaha yang suka bapak bahas. Untuk itu saya ingin menanyakan:

1. Pengetahuan apa saja yang saya perlukan untuk "persawahan" ini? --> rencana ke depan kalau suami pensiun akan tinggal di Sumedang.
2. Apakah mudah dijangkau untuk datang ke Institute Kemandirian?
3. Berapa biaya untuk sekolah di sini per tahun? per bulan?
4. Mudah-mudahan dengan hadir di Institute ini banyak inspirasi bisnis (peluang) yang bisa saya dapatkan.

Terima kasih.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Yuheti
yuheti at eramuslim.com

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

1. Bu Heti. Hidup ini sederhana, dan saya pikir cara menghadapinya juga sederhana. Tidak perlu berpikir yang terlalu rumit. Misalnya ibu ingin menekuni atau mengelola sawah. Pilihannya ada dua. Ibu ingin mengelola dan menanaminya sendiri, atau hanya sekedar mengelola atau menyewakannya kepada para petani penggarap yang kemudian akan menanami sawah yang ibu miliki. Kalau ibu ingin mengelola saja, maka tugas ibu hanya membeli sawah, kemudian menyewakannya kepada para petani yang mau menggarap sawah yang ibu miliki. Harga sewa bisa didasarkan pada harga yang pasti untuk satuan luas tertentu, bisa juga didasarkan pada bagi hasil ketika panen berlangsung. Sistem apa yang ingin dipakai, bisa disepakati bersama-sama, antara ibu dengan petani penggarap. Jika pilihannya adalah ibu ingin menjadi pengelola sekaligus penggarap, maka ibu harus pelajari mulai dari cara memilih bibit, cara menanam, menyiangi sampai memanen. Dan, ilmu-ilmu seperti itu saat ini sudah bukan rahasia lagi. Ibu bisa pelajari lewat buku-buku atau belajar langsung dari para petani.

2. Mudah atau sulitnya ibu datang ke Institut Kemandirian akan sangat tergantung dari minat ibu untuk belajar, atau seberapa perlu ibu datang ke tempat kami. Perlu ibu ketahui, banyak siswa kami yang datang dari Lampung, Cirebon, Semarang, Binjai dan sebagainya. Tapi banyak pengangguran yang tinggal di sekitar Jagakarsa pun tidak berkenan datang ke tempat kami. Jadi, kalau ibu merasa perlu, pasti ibu akan datang.
3. Sampai saat ini kami belum menetapkan biaya pendidikan di Institut Kemandirian. Artinya, kami masih menggratiskan biaya-biaya itu. Yang penting minta ibu cukup besar untuk belajar.

4. Insya Allah kami akan membantu dan memenuhi keinginan ibu.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com