Klinik Bisnis
Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin
Teh Botol dan Soft Drink
Selasa, 8 Agu 06 13:10 WIB
Assalamu alaikum, Wr. Wb.
Pak Zainal,
Saya ingin membuka kios kecil jual teh botol dan soft drink lainnya di beberapa titik yang menurut saya potensial untuk berdagang, kurang lebih 20 titik dengan modal per titik Rp 500.000, dengan SDM rekrut dari kampung.
1. Yang ingin saya tanyakan prosedur mencari sponsor berupa payung, kotak box ES dan gerobak,
2. Prosedur mencari sponsor perusahaan dan bagian yang mengurus mengenai sponsor?
3. Dan yang paling komplek tempat tinggal untuk SDM yang berjauhan.
Mungkin demikian dari saya, saya harap bapak dapat berbagi, dan menjawab dengan solusi yang tepat sesuai dengan pertanyaan saya.
Hormat saya.
Wasallam,
Kamilla Khodiz Akbar
Jawaban
Wa ‘alaikum salaam Wr. Wb.
1. Bung Kamil. Ada banyak cara meminta bantuan sponsorship, antara lain dengan mengajukan proposal kepada berbagai pihak yang potensial bisa membantu. Tetapi, hal ini sama sekali tidak saya anjurkan. Saya sarankan pada anda, untuk memulai usaha yang ingin anda tekuni, dengan kemampuan anda sendiri. Tunjukkan kepada dunia, bahwa tanpa bantuan apapun, anda sudah bisa mulai berusaha. Saya sangat yakin bahwa, apabila usaha anda mampu berkembang, nilai pembelian produk anda meningkat dari waktu ke waktu, maka tanpa anda minta pun, bantuan berupa payung, box es dan gerobak akan ditawarkan kepada anda.
2. Saya tidak tahu persis, kepada siapa proposal itu harus anda ajukan. Saya pikir, ketika anda sudah mengenal seseorang di bagian penjualan produk minuman tertentu, maka anda bisa bertanya langsung kepada yang bersangkutan. Saya pikir, jika usaha anda benar-benar sudah ada dan anda melakukan transaksi dengannya, informasi yang anda inginkan bukan lah merupakan informasi yang harus dirahasiakan olehnya.
3. Ada beberapa cara. Misalnya, semua karyawan anda tempatkan di satu rumah sebagai base. Pada jam-jam kerja, mereka diharuskan mengisi posnya masing-masing, baik secara sendiri-sendiri (diberi ongkos), atau didrop dengan kendaraan khusus. Tempat berdagang dan juga baraang dagangan, bisa dititipkan di tempat yang aman, dan tidak perlu dibawa pulang. Cara lain, masing-masing karyawan diberi dana tersendiri untuk mencari tempat tinggal, misalnya kos atau mengontrak. Setiap hari, kereka diwajibkan untuk menempatkan barang dagangan di tempat yang sudah ditentukan. Pada malam hari, seluruh sarana berdagang disimpan di rumah kontrakan tersebut.
Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.
Wa ‘alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin






