Klinik Bisnis
Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin
Memulai Usaha
Senin, 21 Jan 08 01:29 WIB
Saya pria muda berusia 27tahun, . Sejak SMA saya ingin mempunyai bisnis sendiri apa pun itu. Sampai sekarang syaa belum punya jenis usaha yang cocok untuk saya geluti selama ini saya bekerja di industri meubel, kemudian keluar karena sistem kontrak, lalu saya kerja di lembaga sosial (LAZNAS) dan saat ini saya menjadi agent salah satu perusahaan asuransi syariah di Indonesia.
Sampai saat ini saya belum punya modal yang cukup untuk memulai bisnis. Dari berbagai pengalaman kerja yang saya punya menurut Bapak saya lebih cocok berbisnis dibidang apa? Dan mulai kapan? Mohon Diinformasikan juga bisnis yang mudah adan tak perlu modal besar untuk memulainya. Atas jawaban dan informasinya saya sampaikan terima kasih.
Arief
Jawaban
Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Bung Arief. Kalau saya boleh memberikan saran pada anda, maka satu-satunya saran yang akan saya berikan pada anda adalah melakukan penelusuran, di mana kegagalan anda sudah cukup banyak. Mengapa justru anda harus mengidentifikasi kegagalan dan bukan kesuksesan? Karena bagi saya, kegagalan adalah investasi di mana anda sudah mengerahkan begitu banyak tenaga, pikiran dan uang dalam usaha itu.
Coba anda baca sejarah orang sukses. Misalnya Kolonel Sanders. Kakek yang sudah bau tanah ini, menginvestasikan waktunya setelah pensiun hanya untuk menjual satu resep ayam goreng. Lebih dari 1000 kali dan gagal. Ujung-ujungnya, ia tidak hanya berhasil mengubah selera Amerika, tetapi juga selera dunia. Hanya satu kali keberhasilan, di atas seribu lebih kegagalan.
Contoh lain lagi adalah Walter Disney. Dalam catatan para konstruktornya, Disney Land sudah roboh tiga ratus kali lebih, sebelum berhasil dibangun di tempatnya yang sekarang. Dan saat ini, Disney Land menghasilkan uang ratusan juta dollar per hari. Sekali lagi per hari. Dan itu dibangun di atas tumpukan kegagalan.
Kalau anda bertanya kepada saya, sebuah bisnis yang mudah dan tidak perlu modal yang besar, saya harus nyatakan pada anda bahwa jawabannya saya tidak tahu. Sebagai guru, saya tidak mengajarkan hal itu. Kalaupun saya tahu, saya tidak akan pernah memberikannya pada orang-orang seperti anda. Mohon maaf saya harus menyatakan hal ini.
Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.
Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin






