Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan
bersama Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Usaha untuk Suami dan Isteri yang Cocok

Senin, 24 Mar 08 05:37 WIB

P. Zainal saya adalah seorang isteri yang bekerja. Sekitar 5 bulan yang lalu suami saya tidak lagi bekerja karena habis kontrak, tetapi suami masih bekerja membantu bapak mertua saya di rental alat pesta. Masalah kami adalah 5 bulan terakhir ini ekonomi bulanan keluarga selalu kurang padahal kami sudah banyak memangkas pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu.

Kami sudah dikaruniai seorang putra berusia 1 th. Dulu saya punya usaha distributor plastik utk kue tetapi kurang berhasil karena modal tidak ganda jadi pembayaran masih ngadat dan modal untuk beli lagi udah gak ada. Usaha itu dari uang pijaman jadi saya masih punya tanggungan mengembalikannya.

Untuk itu saya ingin usaha yang cocok buat kami. Kami menempati rumah ortu suami yang bagian depannya terdapat sebuah toko yang rumayan besar dan di tepi jalan. Rencananya kami mau buka jasa penjualan barang bekas (kami yang memasarkan) menurut p. Zainal apa yang harus kami lalukan untuk itu. Terima kasih

JES

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Mbak Jes. Saya prihatin dengan kehidupan anda, dan saya berharap bahwa apapun kejadian yang datang dalam kehidupan anda, tidak membuat anda melupakan syukur kepada Yang Maha Kuasa. Percayalah bahwa di balik masalah selalu ada peluang untuk dimanfaatkan, asal anda tetap berada di jalanNya.

Mbak Jes. Yang paling awal harus anda lakukan adalah menginventarisir sumber-sumber daya yang anda miliki, seperti gaji (penghasilan), tabungan, asset (mungkin anda punya rumah, kendaraan atau perhiasan yang bisa anda jual) ataupun keterampilan yang anda berdua kuasai.

Berikutnya, suka atau tidak suka anda harus menekan pengeluaran seminimal mungkin. Pos-pos pengeluaran sebaiknya anda tutup seluruhnya kecuali untuk mempertahankan hidup (makan) atau kesehatan (bila anda atau yanng lainnya sakit). Di luar itu, tunda lah. Kalau misalnya saat ini anda tinggal di sebuah rumah kontrakan yang agak besar, pindahlah ke tempat yang lebih kecil sehingga harganya lebih murah. Kalau perlu buang gengsi anda dan mintalah izin untuk tinggal bersama orang tua atau mertua lagi.

Mbak Jes. Dalam kondisi seperti ini, saya tidak menyarankan anda untuk memulai usaha yang membutuhkan modal terlalu besar. Kondisi anda sudah darurat, dan jika anda menggunakan modal besar tanpa pengalaman, saya khawatir anda akan kehilangan banyak uang. Menurut pemikiran saya, mengisi toko yang lumayan besar di tepi jalan, sungguh membutuhkan biaya besar. Sekalipun mungkin suami anda cukup berpengalaman dalam penjualan barang bekas, saya sarankan pada anda untuk tidak melakukan hal tersebut sekarang. Apalagi secara besar-besaran sekaligus.

Sebagai alternatif solusi yang paling cepat menghasilkan uang, saya sarankan agar anda dan suami memulai usaha dengan resiko yang relatif kecil. Secara umum, usaha-usaha seperti ini membutuhkan alokasi modal yang rendah, tetapi perlu alokasi tenaga yang cukup besar.

Bahkan, seringkali anda harus mengatasi rasa malu atau gengsi apabila bertemu dengan orang lain, baik yang sudah maupun yang belumanda kenal. Misalnya, menjual makanan untuk sarapan pagi, berjualan asongan, menjadi sales asuransi dan sebagainya.

Terkait dengan usaha yang cocok, analogi saya adalah sama halnya dengan proses pernikahan anda (suami isteri). Kecocokan itu dicari, dan bukan datang secara tiba-tiba. Coba ingat saat-saat anda dan suami baru menikah. Pasti banyak cekcok, ketidak-sesuaian, dan semakin lama semakin berkurang karena kedua pihak saling toleransi. Ada proses yang harus anda jalani, sampai akhirnya anda (beserta suami) benar-benar mendapatkan usaha yang cocok untuk dijalankan bersama.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan
© 2000-2008 eramuslim.com