Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Membangkitkan Warnet yang Kolaps

Senin, 31 Mar 08 05:03 WIB

Assalamu, alaikum Wr. Wb

Pak Zainal yang terhormat

Saya sedang memulai kembali membuka warnet yang hampir atau mungkin sudah bangkrut bersama teman-teman saya. Pada awal buka kembali saya minta agar semua hutang dilaporkan dan kita hitung bersama, kemudian didapat target pendapatan yang harus dicapai dalam satu bulan.

Tapi dikemudian hari ada hutang yang ternyata belum dimasukkan dalam perhitungan dan itu harus dibayarkan bulan depannya sekaligus dendanya. Saya bingung bagaimana bila target bulan ini belum tercapai, berarti kami harus hutang lagi untuk menutupi hutang yang harus dibayar itu. Saya mohon pendapat dan sara dari bapak, semoga dapat membantu masalah saya ini. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Wibowo

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Bung Wibowo. Dalam membuat rencana yang menyeluruh, biasanya juga dibuat rencana alternatif, apabila rencana utama tidak atau gagal terlaksana. Dalam hal ini, setidaknya ada dua kesalahan yang dibuat oleh tim anda, yaitu:

1. Inventarisasi hutang tidak akurat, sehingga ada hutang yang tidak terdata. Hal ini mengakibatkan tim anda harus menghitung kembali dan melakukan revisi atas hitungan yang sudah dibuat tim anda sebelumnya. Penghitungan kembali HARUS dilakukan, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan rencana aksi dan target yang harus dicapai juga bisa disesuaikan.

2. Dalam pembuatan rencana, anda sudah menetapkan target yang harus dicapai. Sampai di situ, langkah yang direncanakan oleh tim anda sudah benar. Hanya saja, sebaiknya anda juga membuat rencana alternatif, apabila target yang anda tetapkan tidak tercapai. Dalam hal ini, anda harus mengingat bahwa target yang anda buat, setidaknya memiliki 3 kemungkinan kejadian, yaitu sesuai target, melebihi target atau tidakmencapai target.

Dua hal pertama, memberi arti bahwa target anda bisa tercapai. Dalam hal ini, mungkin anda tidak perlu melakukan penyesuaian. Tapi bila yang terjadi adalah target yang tidak tercapai, maka anda harus membuat rencana alternatif, berkaitan dengan apa yang harus anda lakukan.

Bisa saja anda mencari pinjaman dari pihak lain, mengurangi gaji pengelola, atau sampai menjual asset yang ada. Bisa juga dengan memperpanjang waktu pengembalian hutang atau pinjaman. Hal ini tentu saja membutuhkan negosiasi dengan pihak pemberi pinjaman. Sampai di sini, saya tidak bisa menyarankan hal yang lain, karena anda tidak menyertakan rencana aksi yang sudah dibuat oleh tim anda.

Bung Wibowo. Terkait dengan penetapan dan pencapaian target, membutuhkan asumsi-asumsi yang dibuat berdasarkan pengetahuan atau riset yang dilakukan oleh tim anda. Saya tidak tahu persis, apa asumsi-asumsi yang digunakan oleh tim anda. Jadi, tidak adil jika saya memberikan opini tertentu terhadap kegagalan tim anda dalam mencapai target. Saran saya, coba anda telaah kembali apa yang sudah anda lakukan, dan apa yang sudah dicapai oleh tim anda.

Setelah itu, lakukan analisis kembali, mengapa target yang sudah anda tetapkan tidak atau belum tercapai. Yang terpenting, seringkali untuk memecahkan satu masalah, kita membutuhkan waktu yang relatif panjang. Butuh penyesuaian-penyesuaian, negosiasi dan juga kearifan anda dan tim dalam menerima kenyataan.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com