Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Buka Bengkel Motor

Jumat, 25 Apr 08 04:58 WIB

Assalamualaikum. Wr. Wb

Mas zainal

Saya mau tanya saya karyawan swasta, saya mau buka bengkel motor sbg penghasilan sampingan kira-kira yang jadi pertanyaanya adalah

1. Kira-Kira modal berapa yang agak cukupan

2. gimana kira-kira cara ngontrolnya saya kan tiap hari kerja diperusahaan

3. gimana cara gaji karyawanya dengan sistim apa? Apa bulanan + komisi service kitra-kitra gmn kira-kira ya...

4. Kira-Kira cara beli spart patnya gmn apa model honda semua/ yamaha

Trima kasih bung zainal

Smoga kebaikan anda dibalas Alloh SWT

Amien.........

Wasalam Wr. Wb

Parno Dimejo
supangkat at eramuslim.com

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Bung Parno. Untuk memulai sebuah bengkel yang sederhana, anda bisa mulai dengan modal yang relatif kecil, misalnya antara 5 – 10 juta rupiah. Sebaiknya dana sebesar itu digunakan untuk membayar sewa lokasi dan dibelikan peralatan berupa kunci-kunci serta kompresor.

Kalau ada sisa, anda bisa membelikan spare part atau suku cadang ang bersifat fast moving seperti ban, oli, busi dan sebagainya. Meskipun anda punya dana yang lebih, saya sarankan anda mulai dengan modal yang kecil. Jika bengkel anda dikunjungi banyak orang, baru anda mulai memperbesar usaha dengan cara memperluas lokasi dan menambah ketersediaan spare parts.

Ada banyak cara melakukan kontrol sekalipun anda tidak bisa setiap saat berada di bengkel, misalnya anda bisa meminta isteri anda untuk mewakili anda di bengkel.

Selain itu, anda juga bisa mengambil tenaga kerja (mekanik) dari kalangan dekat anda, atau orang lain yang benar-benar bisa anda percaya. Pengawasan juga bisa anda lakukan dengan menggunakan nota atau bon bernomor. Setiap transaksi, harus dilakukan dengan menggunakan nota bernomor tersebut.

Cara lain, sekali-sekali, cobalah melakukan inspeksi mendadak (sidak). Datang lah pada waktu-waktu yang berbeda (jangan datang hanya pada waktu pagi saja, tetapi datanglah pada waktu yang tidak bisa dicirikan). Anda juga bisa meminta orang lain (yang tidak dikenal oleh karyawan bengkel anda) untuk sekedar ’ngetes’ kejujuran karyawan anda.

Sebawai awalan, saya sarankan anda menerapkan sistem gaji kepada seluruh karyawan anda. Selanjutnya, setelah dua atau tiga bulan operasional bengkel berjalan, anda bisa menetapkan target omset tertentu, dengan imbalan tambahan komisi atau bonus jika target bulanan tercapai.

Jika omset bulanan sudah mulai stabil, anda bisa saja mengubah sistem gaji dengan sistem komisi atau kombinasi keduanya. Tentu saja, untuk perubahan-perubahan itu, anda perlu mengkomunikasikannya dengan seluruh karyawan anda.

Seperti saya nyatakan di awal, spare part ada dua macam, yaitu yang bersifat fast moving (mudah atau cepat laku, keuntungannya sedikit) dan slow moving (lambat laku, keuntungan agak banyak). Sebaiknya, anda lebih memprioritaskan untuk menyediakan spare parts yang bersifat fast moving dan umum dipakai semua merk sepeda motor, misalnya busi, bola lampu, oli, air aki, ban dan sebagainya.

Spare parts fast moving yang spesifik untuk tipe sepeda motor tertentu, sebaiknya anda sediakan hanya untuk tipe sepeda motor yang banyak beredar di pasaran, misalnya Honda Supra atau Yamaha Mio.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com