Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Salam kenal. Saya seorang wanita, menikah 31 tahun. Saya sudah bekerja hampir 8 tahun. Dan kondisi ini membuat saya jenuh karena karir dan gaji yang tidak berkembang, sedangkan kondisi perusahaan tidak kondusif lagi.
Saya ingin selalu keluar tapi saya agak bimbang, bisakah saya dapat mencari kerja lagi, di kondisi perekonomian seperti ini. Apakah saya harus keluar? Terima kasih atas jawabannya.
N.W
Assalamu’alaikum, Wr, Wb,
Salam kenal kembali.
Semoga renungan dibawah ini bisa menjadi renungan bersama para netter yang dirahmati Allah SWT.
Tetap mengambil keputusan bertahan didalam atau memilih mengundurkan diri alias resign atau keluar, bukan sebuah solusi yang akan anda harapkan menemui hasilnya.
Sebenarnya yang sedang Anda cari adalah 1 kata: “KEBAHAGIAAN”, dari pertanyaan anda terasa anda sedang mengalami sebuah kondisi yang belum membuat Anda bahagia, sehingga anda bingung, resah, khawatir, & segala rasa yang kurang nyaman hadir dalam kehidupan Anda saat ini.
Saya percaya masih ada orang yang sedang bahagia di company anda sekarang, termasuk ada juga teman anda yang sudah lebih dahulu berani memutuskan keluar & dia bahagia sekali akhirnya.
Jadi kebahagian itu ada didalam diri anda sendiri, caranya tanya hati nurani anda, jangan intervensi, apalagi mencoba melobi, lebih–lebih mengelabui, karena jawaban aslinya ada disana.
Tentang apakah saya masih bisa mendapatkan pekerjaan jika saya keluar? jelas jawabannya akan sejalan dengan upaya tindakan yang akan kita lakukan, misal: jika Anda tidak pernah mencoba melamar kerja maka jangan pernah bermimpi mendapat panggilan, apalagi diwawancarai, lebih–lebih diterima kerja.
Jadi jelas, berani mencoba, berani gagal adalah bagian dari sebuah proses perubahan kehidupan yang akan mendewasakan sekaligus menumbuhkan nilai kehidupan kita yang sangat terbatas ini waktunya.
Tetapkan tujuan hidupmu!, hadapi tantangannya dan jadilah dirimu sendiri, agar Anda berhasil menemukan arti kebahagian yang sejati “Hanya kepadaMU lah hamba menyembah, dan hanya kepadaMU lah hamba meminta pertolongan”
Wassalamu'alaykum wr. wb.
Adhi Arisman
Motivator Dunia Kerja Indonesia
Master Trainer ‘the power of mind set’
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.