Bingung Modal

Rabu, 04/11/2009 10:44 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

ass

saat ini saya sedang menjalankan usaha kecil-kecilan di bidang semi agent klontong. dan saya melihat bahwa usaha ini mampu berkembang. usaha saya sudah berjalan hampir satu tahun (akhir tahun 2009,sewa tempat habis). saya bingung antara harus melanjutkan atau berhenti dari usaha ini, karena saya sudah tidak memiliki modal lagi. terutama untuk sewa tempat (usaha selama masih belum mencukupi biaya operasional)

pertanyaan saya :

1. apakah usaha saya layak untuk dilanjutkan?

2. kalo seandainya dilanjutkan saya bingung mencari modal tambahan (ada referensi pinjaman modal yang mudah? yang dapat membantu usaha yang sedang ingin dikembangkan?)

sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih atas jawabannya

wass

hanif

Jawaban

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Saudara Hanif yang dirahmati Allah....

Coba perhatikan pertanyaan Anda diatas........."......dan saya melihat bahwa usaha ini mampu berkembang..."

Keyakinan itulah sesungguhnya modal yang sangat penting bagi calon pengusaha yang akan sukses dan besar. Tanpa keyakinan hidup tidak ada artinya. Keyakinan itu letaknya di dalam dada dan itu yang kita semua sebut dengan IMAN. ..

Tidak ada kata lain dari saya LANJUTKAN....Apakah untuk usaha perlu tempat? Tidak harus! Coba lihat para pedagang kelontong yang mengasong dengan sepeda, dan motor dari rumah ke rumah dari arisan ke arisan ?

MODAL ? Coba silahkan saudara cari di arsip Spiritual Entrepreneur pertanyaan sekitar MODAL. Sudah panjang lebar saya bahas bagaimana 8 CARA BISNIS TANPA UANG TUNAI (Modal). Orang2 yang menjadi konglomerat dikolong jagad ini semuanya mulai bisnis tanpa modal (silahkan baca buku Your Life Your Legacy karangan Roger Hamilton). Saudara juga bisa baca buku ke 8 saya JANGAN MAU SEUMUR HIDUP JADI ORANG GAJIAN jilid 2 pada bagian 3 tentang topik 8 CARA BISNIS TANPA UANG TUNAI (MODAL) semuanya saya batahas tuntas disana !

Semoga Bermanfaat.
Belajar Lagi Lebih banyak tentang bisnis dengan mengklik disini

Valentino Dinsi
(Spiritual Entrepreneur beralamat di www.valentinodinsi.com dan www.bisnis2121.com )

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Spiritual Entrepreneur

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang