Ingin Membangun Kontrakan Sederhana
Assalamualaikum, wr wb,
Alhamdulillah saya telah memiliki sebidang tanah ukuran 7x22 meter dengan legalitas baru tahap AJB yang berlokasi di Kota Serang. Saya berniat untuk membangun kontrakan (rumah petak) yang menurut perhitungan saya bisa untuk 4 unit kontrakan. Pendapatan yang akan diperoleh bila harga sewa kontrakan per bulan rata-rata Rp. 400.000,- (nett) adalah 4 x Rp.400.000,- = Rp.1.600.000,- (skala optimis) dan 3 x Rp.400.000,- = Rp.1.200.000,- (skala pesimis).
Masalah yang saya hadapi adalah modal pembangunan yang memerlukan dana sekitar Rp. 70 juta s/d Rp. 80 juta, dimana saya hanya sanggup menyediakan sekitar 20% nya saja dari total dana tersebut.
Pertanyaan saya:
- Apabila saya mengajukan pinjaman ke Bank, apakah nilai investasi dan potensi pendapatan yang saya uraikan secara singkat di atas cukup Bankable?
- Selain mengajukan pinjaman ke pihak Bank, apakah ada pihak lain yang menyediakan pinjaman skala usaha kecil yang seperti saya akan lakukan?
Demikian saya sampaikan, terimakasih atas berkenannya untuk menjawab hal di atas yang saya tanyakan.
Wassalamualaikum wr wb.
Endang Sunardi
Jawaban
Wa'alaikumussalam Wr.Wb.
Ibu Endang yang dirahmati Allah ada beberapa aturan yang ditetapkan perbankan maupun lembaga keuangan apabila seseorang ingin mengajukan pinjaman:
Pertama peminjam adalah nasabah dan memiliki penghasilan tetap. Kedua memiliki kemampuan untuk mengembalikan cicilan dari gaji atau dari penghasilan usahanya. Ketiga ada jaminan atas dana yang dipinjam ke bank apakah berupa sertivikat, atau BPKB.
Nah dalam kasus yang ibu alami saya mengasumsikan ibu memiliki pekerjaan dan penghasilan. Bagaimana caranya agar ibu bisa mendapatkan pinjaman dari bank? Pertama bukalah tabungan di bank tersebut dan usahakan cashflownya lancar (jangan dibuat-buat atau di rekayasa...haram ini)
Kemudian buatlah rancangan gambar atau design bangunan rumah kontrakan yang akan ibu bangun. Selanjutnya carilah calon penyewa dan tawarkan harga lebih murah kepada mereka, katakan kalau bayar bulananan Rp.400.000 tapi kalau sewa setahun dicount satu bulan. Buat perjanjian tertulis dengan keempat penyewa bahwa kalau bangunan jadi mereka akan langsung sewa satu tahun.
Dengan cara seperti ini ibu sudah memiliki kepastian dan secara tertulis bahwa selama satu tahun kontrakan tersebut akan terisi penuh.
Selanjutnya dengan proposal yang sudah ibu siapkan dilengkapi dengan surat tanda siap menyewa dari calon penyewa ibu bisa mengajukan kredit ke bank dengan menunjukkan bukuti2 tersebut dan bukti rekening ibu di bank tersebut berupa dana standby 20% di rekening. Insya Allah pihak bank akan melihat keseriusan dan kesungguhan ibu dalam bentuk tertulis dan dokumen serta standby money, rasanya menjadi kredit plus bagi pengambil keputusan kredit di bank.
Selain kredit micro dibank ibu juga bisa mengajukan kredit tanpa agunan ke bank yang biassanya besarnya tidak terlalu besar yaitu 5 kali gaji atau penghasilan tetap ibu. Meskipun begitu ibu juga bisa mengajukan pinjaman ke lembaga non bank seperti pegadaian dengan menggadaikan sertivikat atau emas atau motor atau mobil. Namun jangan sekali-kali pergi ke rentenir yang menetapkan bunga setinggi langit meskipun dalam 1 jam dana cair. Atau ibu bisa mengajak seseorang untuk bekerjasama dengan memberikan bagi hasil sewa yang lebih besar apabila orang tersebut menyimpan uangnya di bank.
Demikian Penjelasan Saya, Semoga Bermanfaat. Belajar lagi lebih banyak tentang bisnis disini
Valentino Dinsi
(Spiritual Entrepreneur beralamat di www.valentinodinsi.com dan www.bisnis2121.com dan www.mandiri4sukses.com)
Lainnya (Arsip)
- Membalikan Kerugian Menjadi Keuntungan
Kamis, 21/01/2010 14:52 WIB - Bisnis Pulsa, MLM-kah?
Kamis, 14/01/2010 09:26 WIB - Usaha Apa Yang Menjanjikan Di Tahun 2010 Ke Depan?
Selasa, 12/01/2010 17:35 WIB - Bisnis Online dengan Prinsip Syariah
Kamis, 07/01/2010 11:23 WIB - Pinjam Dana Ke Bank Syariah, Pasti Halal (Jauh dari Riba) ?
Rabu, 06/01/2010 10:35 WIB
Spiritual Entrepreneur
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




