Air Minum dalam Kemasan (AMDK)

Selasa, 09/03/2010 11:43 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum wr. wb.

Semoga kesehatan dan kebarokahan allah beserta kita, amien.

Ustadz bagaimanakah cara untuk memulai bisnis air minum dalam kemasan? Bagaimanakah dan kemana perijinannya? Kami berencana membuat industri air minum dalam kemasan, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan jazakallohu khoiro.

wassalamualaikum wr. wb.

Candra Wibowo

Jawaban

Wa'alaikumussalam Wr.Wb

Saudara Chandra yang dirahmati Allah

Masalah perijinan AMDK tergantung pada skala produksinya, apakah akan besar seperti Aqua. Ades, dll atau kelas kecamatan saja yang diproduksi di ruko2 dengan merek lokal.

Kalau untuk skala nasional tentu saja perijinannya nasional, kalau untuk lokal maka cukup kecamatan dan kelurahan saja.

Mari kita ambil contoh yang sederhana saja, kelas ruko2. Apa langkah yang harus Anda jalankan?

Pertama Anda bisa mencari business plan AMDK untuk kelas ruko di googling aja

Kedua, Anda samperin provider yang bisa memasang instalasi AMDK dan tanya hal teknis dan biayanya. Kalau cocok yang langsung saja minta mereka instalasi mesinya di ruko yang telah Amda siapkan. Sampai dengan level ini Anda sudah bisa buka air minum isi ulang.

Ketiga, tentu saja Anda tidak akan puas hanya jadi tempat air isi ulang bukan? Nah selanjutnya Anda harus membuat merek sendiri (bisa diurus ijin paten mereknya di dinas HAKI atau bisa juga menggunakan jasa pihak ketiga)

Keempat, Anda harus menemukan supplier botol dan lebel yang murah.

Kelima, Anda siap menjual AMDK merek Anda sendiri

Demikian Penjelasan Saya, Semoga Bermanfaat. Belajar lagi lebih banyak tentang bisnis disini

Valentino Dinsi
(Spiritual Entrepreneur beralamat di www.ayomandiri.org, www.valentinodinsi.com dan www.bisnis2121.com serta www.mandiri4sukses.com

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Spiritual Entrepreneur

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang