Persaingan Bisnis

Ariyanto – Senin, 27 Rabiul Awwal 1430 H / 23 Maret 2009 13:48 WIB

Assalamu’alaikum

Ada hal yang saya ingin tanyakan, terkait bisnis yang saya jalani. Saya memiliki usaha dalam bidang pelatihan pengembangan diri, di sisi lain teman dekat saya juga memiliki usaha yang sama. Sangat wajar jika disatu sisi perusahaan saya memiliki kelebihan di suatu bidang, dan tidak menutup kemungkinan juga memiliki kelemahan di suatu bidang.

Saya bingung jika dihadapi pada kondisi dimana teman saya ingin mengetahui beberapa hal yang menjadi kelebihan perusahaan saya, padahal notebane-nya kami berkompetisi dalam dunia usaha. Bagaimana sikap yang sebaiknya saya lakukan? Apakah dengan cuma-cuma membagi ilmu yang saya miliki atau saya katakan "Ini Rahasia Perusahaan bung"?

Kedua saya juga memiliki permasalahan kedua, dimana rekan saya bekerja juga di perusahaan tersebut. Saya sangat khawatir jika ada hal-hal yang menjadi rahasia perusahaan dimanfaatkan oleh orang lain (perusahan tersebut). Bagaimana sikap yang harus saya tunjukkan kepada rekan saya tersebut.

Terimakasih atas jawabannya

Bismillahirrahmanirrahiim
Saudaraku Joni yang dirahmati Allah persaingan dalam bisnis adalah suatu hal yang wajar dan akan terus terjadi sampai dunia ini berakhir (kalau bisnis masih ada). Sering kali dalam persaingan terjadi saling menjatuhkan satu dengan yang lain "I win, you lose !".

Menyadari betapa hal tersebut tidak baik dalam jangka panjang bagi kedua pihak (yang kalah akan balas dendam – seperti film cina aja ya), maka para ideolog di bidan bisnis dan manajemen mengembangkan teori baru yang dikenal dengan Coopetition. Dimana antara perusahaan yang saling bersaing bekerjasama untuk memenangkan ceruk pasar. Contohnya: adanya upaya Microsoft untuk menjalin kerjasama lebih erat dengan pihak Apple Computer, untuk menerjuni bisnis content management.. Begitu juga seperti apa yang dilakukan dalam jagat perbankan, yaitu menggunakan ATM bersama.

Dalam kasus Anda mengapa tidak duduk bersama berbagi infomasi dan berbagi pasar untuk sama-sama mendapatkan peluang pasar yang ada. Kalau perlu buat perjanjian untuk saling mendukung dan saling mempromosikan. Siapa tau suatu saat ketika pesaing Anda kebanjiran order, maka Andalah yang akan dihubungi untuk menggarapnya (tentu saja dengan bagian dan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya) dan sebaliknya. Semoga bermanfaat.

Tambah pengetahuan Anda tentang bisnis dan entrepreneur dengan mengunjungi www.bisnis2121.com atau klik disini
Valentino Dinsi (Spiritual Entrepreneur www.valentinodinsi.com)

Spiritual Entrepreneur Terbaru

blog comments powered by Disqus