Sistem Bagi Hasil Usaha

Selasa, 09/03/2010 11:18 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Pak Dinsi,

Saya berencana memulai usaha, memiliki pengalaman tentang bisnis ini. tetapi saya kekurangan modal.

Karena saya khawatir kalau pinjam ke Bank, rencananya saya kerjasama sama teman, dia cuman ikut invest saja. yang menjalankan usaha saya sendiri.

Yang mau saya tanyakan, bagaimana sistem bagi hasil usaha yang baik? dan pembagianya seperti apa? kasusnya saya cuman punya modal 25% dan 75% dari investor tersebut.

Wassalamualaikum

akhoer

Jawaban

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Saudara Akhor yang dirahmati Allah. Pada prinsipnya Islam menghendaki keadilan dan kejujuran dalam bertransaksi. Tidak ada aturan baku yang menentukan dalam sistem bagi hasil apakah 50:50, 60:40, 70:30 dan seterusnya. Prinsipnya yang paling berkeringat (bekerja paling keras dan gigih) harus menerima lebih banyak dari yang tidak berbuat.

Nah dalam kasus Anda harus diketahui bahwa Anda dan teman tersebut keduanya adalah disebut investor, karena kalian berdua turut menanamkan modal. Dalam beberapa khasus ada juga yang hanya menanamkan modal saja sementara pihak lainnya tidak punya modal tapi dia mengelola usaha tersebut. Pertanyaan saya, "Apakah teman Anda ikut mengelola bisnis tersebut?" Kalau dia ikut mengelola dan porsi pekerjaannya sama banyaknya dengan Anda, maka dia berhak mendapat lebih banyak dari Anda, mengapa? Karena investasi yang ditanamkannya 3 kali lebih banyak dari Anda. Tapi apa bila dia tidak ikut mengelola dan hanya menyerahkan modal saya, maka Anda berhak mendapak lebih banyak. Proporsinya bisa dibicarakan secara musyawarah dan mufakat antara kalian berdua. Wallahu'alam.

Demikian Penjelasan Saya, Semoga Bermanfaat. Belajar lagi lebih banyak tentang bisnis disini

Valentino Dinsi
(Spiritual Entrepreneur beralamat di www.ayomandiri.org, www.valentinodinsi.com dan www.bisnis2121.com serta www.mandiri4sukses.com

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Spiritual Entrepreneur

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang