Soal EYD
Senin, 14 Apr 08 17:09 WIB
Bang, sering kali ketika kita mempunyai ide atau gagasan, kita tuangkan ke dalam bentuk tuisan kita sering terbentur ke dalam bentuk tulisan baku yang sesuai dengan eyd, sekarang pertanyaannya ialah bagaimana mnsiasati tulisan kita agar tidak bentrok antara ide penulisan kita dengan eyd
Phppkmalasyari
asyari at eramuslim.com
Jawaban
Assalaamu'alaikum Phppkmalsyari yang baik,
Untuk menjadi penulis yang baik, sebaiknya memiliki perbendaharaan kata yang cukup agar tak kekurangan kata-kata. Kekayaan kata-kata menjadi sangat penting bagi penulis, sebab tulisannya akan terasa 'miskin' dan 'garing' dengan penggunaan kata-kata yang itu-itu saja. Bahkan, kreativitas seorang penulis pun akan juga tergantung pada kekayaan kata-kata yang dipunyainya.
Saran saya, sebaiknya setiap penulis lebih banyak membaca buku-buku karya orang lain. Dalam hal ini, tentu saja Anda harus pandai memilih buku dengan contoh penulisan yang cukup baik. Satu hal lagi, pemilihan buku juga bisa diarahkan sesuai dengan kecenderungan si penulis itu sendiri. Misalnya, jika ia senang menulis cerpen atau novel, ada baiknya ia banyak membaca cerpen dan novel karya penulis-penulis terkenal. Begitu juga jika ia senang menulis non fiksi, maka buku-buku non fiksi-lah yang seharusnya banyak dibaca. Karena jenis dan gaya penulisan fiksi dan non fiksi ada perbedaan, salah satunya dalam penggunaan dan pemilihan kata
Dengan demikian, insya Allah tidak akan ada kendala/bentrokan antara tulisan kita dengan EYD. Kalaupun harus menulis sesuatu dengan gaya 'slank' misalnya, maka bisa dipastikan itu masuk dalam kategori fiksi. Dalam hal ini, beberapa aturan dalam EYD boleh sedikit diabaikan, demi menjaga 'taste' dan estetika dari tulisan itu sendiri.
Demikian penjelasan dari saya, terima kasih
Wassalaamu'alaikum wr wb
Gaw



