Bagaimana Merencanakan Keluarga Dengan Baik

Jumat, 05/06/2009 10:43 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamu'alaikum,

Ustad/Ustadah yang di rahmati Alloh, Saya seorang pria yang belum menikah dan ingin menyegerakannya, setelah berusaha dengan berbagai macam cara dan menyelami berbagai macam pertimbangan akhirnya saya sadar saya cuma bertumpu pada bagaimana memilih istri yang solehah. Namun ketika saya dihadapkan kepada berbagai pertanyaan mengenai keluarga seperti apa keluarga yang akan saya bangun, bagaimana kelak cara yang akan digunakan untuk mendidik anak, ternyata saya blank...padahal saya sudah pernah membaca buku-buku tentang hal-hal tersebut.

Dari situlah kemudian saya sadari bahwa selama ini poin yang saya tekankan hanya pada pilihan yang tepat tapi saya lengah pada perencanaannya. Memang saya terbiasa hidup tanpa memiliki rencana yang jelas dan jauh ke depan.

Mohon arahan apa yang sebaiknya saya lakukan agar bisa memiliki perencanaan yang matang, terutama keluarga yang akan saya bangun kelak dan hal-hal penting apakah yang perlu mendapat perhatian dalam merencanakannya?

Terima kasih

Wassalamu'alaikum.

sae

Jawaban

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu

Sdraku Sae yang dirahmati Allah swt.,
Saya sungguh bersyukur ada pemuda yang berniat tulus, membuat perencanaan hidup secara tertata; Anda ingin merancang rumah tangga yang akan dibentuk nanti supaya dapat berjalan dengan lebih baik. Memang benar institusi keluarga membutuhkan ilmu manejemen, yang dimulai sejak planning disusul dengan implementasi dan controlling. Tentu saja langkah awal adalah bagaimana membuat perencanaan yang baik. Anda tidak salah jika selama ini terfokus pada pemilihan wanita sholihah karena salah satu penyangga rumahtangga nanti adalah istri Anda, jadi wajar Anda menyeleksi siapa yang tepat menjadi ratu dalam rumahtangga Anda nanti. Seorang istri yang menjadikan segala sesuatu dalam rumah tangga sebagai ibadah, termasuk hal-hal yang berat yang mungkin akan dihadapi. Perlu disadari bahwa yang akan dihadapi dalam rumahtangga bukan hanya taman-taman indah bak taman surga, tapi mungkin juga hal-hal yang menguras energi dan emosi. Oleh karenanya dibutuhkan keimanan dan kematangan dalam menyelesaikannya. Tentu saja kualitas suami dan istri diuji secara terus menerus, dan inilah seninya.
Sdraku yang dirahmati Allah swt.,
Persiapan menghadapi problem adalah suatu keniscayaan agar tidak kaget di kemudian hari. Jadi meskipun tidak diharapkan akan terjadi tapi ilmu manajemen konflik saya pandang salah satu bekal yang penting, selain itu juga komunikasi praktis agar tidak mudah mampet kran-kran komunikasinya. Sebagai orangtua nantinya maka Anda mestilah sudah mempunyai bekal-bekal sebagai Ayah, karena Andalah pemimpin rumahtangga yang punya tanggungjawab menjauhkan keluarga dari api neraka. Dalam pendidikan anak seorang Ayah punya peran yang penting menjadi figur idola anak, tempat anak mengimitasi dan menginternalisasi nilai-nilai. Nah..Sdr.ku, aturan-aturan perlu diterapkan pada anak disertai penjelasannya, sehingga anak-anak akan berkembang di bawah landasan moralitas tanpa merasa terkungkung oleh aturan itu. Buku-buku pendidikan anak sekarang sudah banyak ditulis, misalnya karya besar Abdullah nahih ‘Ulwan yang menjelaskan aspek-aspek yang lengkapa mulai pendidikan iman sampai pendidikan seksual.
Sdraku yang dirahmati Allah swt.,
Ilmu tak hanya ada di buku, banyaklah cari pengalaman dan ilmu dari mereka yang sudah terlebih dahulu berumahtangga. Hal-hal yang praktis kadang tak ada di buku, jadi jadikan saudara-saudara seiman sebagai guru terbaik. Tingkatkan pemahaman agama, karena dalam islam semua permasalahan dalam berumahtangga ada acuannya. Semoga langkah Anda diridloi dan dimudahkan, amin..

Wallahu a’lam bisshawab,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu

Bu Urba

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Konsultasi Keluarga

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang