Jenuh Rutinitas

Rabu, 19/11/2008 07:25 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Saya seorang mahasiswa yang bekerja sambil kuliah tetapi akhir-akhir ini saya dihadapi dengan kejenuhan dalam melakukan rutinitas itu-itu aja. seperti berkuliah, bertemu dengan orang-orang yang sama, berkerja pada tempat yang itu-itu aja, main bareng ma temen itu-itu aja, jadi kejenuhan timbul akibat jenuh timbul saya malas melakukan pengembangan diri saya sendiri, baik itu ilmu, experiment, dll. dengan hal seperti itu gimana sich mengatasi nya buk???/

Rafkhan

Jawaban

Assalamu'alaikum wr. wb.

    Trimakasih Anda telah mempercayakan permasalahan Anda pada kami, setidaknya sekedar sebagai tempat sharing ide, ya! Rasa malas, jenuh, orang Jawa bilang "aras-arasen", dan dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah "futur" menandakan turunnya motivasi. Pasti ada sebabnya, kadang tanpa disadari, yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Andalah yang paling tahu apa sebabnya. Mungkin saja beban kerja yang overload sehingga Anda butuh refreshing, atau Anda tidak punya planning yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan. Atau visi yang mulia telah meredup oleh visi-visi sesaat?

    Saudaraku,  coba muhasabah, introspeksi, apa sebenarnya  selama ini yang telah Anda lakukan, sudahkah itu memuaskan? atau kita belum memberi sumbangan apa-apa bagi masyarakat dan kemanusiaan?

    Nah, saran saya, coba menata kembali hidup Anda. jangan takut sibuk, justru kalau tidak sibukpun waktu kita habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Itulah realitanya. sibuk bukan alasan, karena justru agenda-agenda masyarakat ini akan terbantu oleh mereka yang sibuk.

    Memang membosankan jika Anda memandang dari segi kulitnya, Anda bertemu dengan orang-orang yang sama, bekerja di tempat yang sama, tapi apakah hikmah-hikmah baru atau pelajaran-pelajaran berharga dalam pengalaman hari ke hari lewat begitu saja? Mungkin di tengah jalan ketika Anda berangkat ke kampus, atau ke tempat kerja, Anda bertemu di jalan yang sempit dengan pengangkut sampah, dalam keringatnya yang bercucuran, tiba-tiba dia tersenyum pada Anda memberi jalan agar Anda lebih dahulu lewat..., bukankah ini pengalaman yang menginspirasi? Aspek spiritualitaslah yang dapat menjawabnya. Mereka yang spiritualitasnya tinggi akan merasakan pekerjaan-pekerjaan seremeh apapun akan memberi makna. Carilah lingkungan baru yang lebih kondusif, di mana ada nuansa saling taushiyah. Di tengah-tengah mereka semoga potensi Anda lebih bermakna.

    Saudaraku, mudah-mudahan Anda akan mendapatkan quantum kesadaran, tentang indahnya kesibukan, dalam ridlo Allah swt. Saya salut pada Anda yang di usia muda, punya tekad kuliah sembari kerja. saya yakin Anda bukan orang yang biasa-biasa saja, jadi jangan sia-siakan anugrah ini. Salam hangat.

Wallahu a'lam

Billahittaufiq wal hidayah

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Bu Urba

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Konsultasi Keluarga

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang