Jenuh Rutinitas
Saya seorang mahasiswa yang bekerja sambil kuliah tetapi akhir-akhir ini saya dihadapi dengan kejenuhan dalam melakukan rutinitas itu-itu aja. seperti berkuliah, bertemu dengan orang-orang yang sama, berkerja pada tempat yang itu-itu aja, main bareng ma temen itu-itu aja, jadi kejenuhan timbul akibat jenuh timbul saya malas melakukan pengembangan diri saya sendiri, baik itu ilmu, experiment, dll. dengan hal seperti itu gimana sich mengatasi nya buk???/
Rafkhan
Jawaban
Assalamu'alaikum wr. wb.
Trimakasih Anda telah mempercayakan permasalahan Anda pada kami, setidaknya sekedar sebagai tempat sharing ide, ya! Rasa malas, jenuh, orang Jawa bilang "aras-arasen", dan dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah "futur" menandakan turunnya motivasi. Pasti ada sebabnya, kadang tanpa disadari, yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Andalah yang paling tahu apa sebabnya. Mungkin saja beban kerja yang overload sehingga Anda butuh refreshing, atau Anda tidak punya planning yang jelas tentang apa yang harus dikembangkan. Atau visi yang mulia telah meredup oleh visi-visi sesaat?
Saudaraku, coba muhasabah, introspeksi, apa sebenarnya selama ini yang telah Anda lakukan, sudahkah itu memuaskan? atau kita belum memberi sumbangan apa-apa bagi masyarakat dan kemanusiaan?
Nah, saran saya, coba menata kembali hidup Anda. jangan takut sibuk, justru kalau tidak sibukpun waktu kita habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Itulah realitanya. sibuk bukan alasan, karena justru agenda-agenda masyarakat ini akan terbantu oleh mereka yang sibuk.
Memang membosankan jika Anda memandang dari segi kulitnya, Anda bertemu dengan orang-orang yang sama, bekerja di tempat yang sama, tapi apakah hikmah-hikmah baru atau pelajaran-pelajaran berharga dalam pengalaman hari ke hari lewat begitu saja? Mungkin di tengah jalan ketika Anda berangkat ke kampus, atau ke tempat kerja, Anda bertemu di jalan yang sempit dengan pengangkut sampah, dalam keringatnya yang bercucuran, tiba-tiba dia tersenyum pada Anda memberi jalan agar Anda lebih dahulu lewat..., bukankah ini pengalaman yang menginspirasi? Aspek spiritualitaslah yang dapat menjawabnya. Mereka yang spiritualitasnya tinggi akan merasakan pekerjaan-pekerjaan seremeh apapun akan memberi makna. Carilah lingkungan baru yang lebih kondusif, di mana ada nuansa saling taushiyah. Di tengah-tengah mereka semoga potensi Anda lebih bermakna.
Saudaraku, mudah-mudahan Anda akan mendapatkan quantum kesadaran, tentang indahnya kesibukan, dalam ridlo Allah swt. Saya salut pada Anda yang di usia muda, punya tekad kuliah sembari kerja. saya yakin Anda bukan orang yang biasa-biasa saja, jadi jangan sia-siakan anugrah ini. Salam hangat.
Wallahu a'lam
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Bu Urba
Lainnya (Arsip)
- Memilih Antara Suami dan Orang Tua
Senin, 17/11/2008 06:00 WIB - Bagaimana Bila Suami Pernah Mengkhianati Kepercayaan Istri
Jumat, 14/11/2008 06:10 WIB - Resep Sabar Menghadapi Siswa
Senin, 10/11/2008 13:28 WIB - Bimbang Dengan Calon Pendamping
Minggu, 09/11/2008 14:29 WIB - Anak atau Mempertahankan Rumah Tangga?
Minggu, 02/11/2008 08:04 WIB
Konsultasi Keluarga
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




