Siapa Dan Brown

Kamis, 30/07/2009 09:23 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Wr Wb

Sejak novel pertamanya, pengarang AS, Dan Brown selalu mengetengahkan teori konspirasi sebagai tema utama ceritanya. Di beberapa novelnya yang best seller (Angel and Demon, Da Vinci Code, dan novel terbaru yang kabarnya segera rilis The Solomon Keys) Dan Brown bahkan mengetengahkan ide cerita tentang konspirasi Yahudi dengan berbagai organisasi bawah tanahnya.

Pertanyaan saya apakah teori konspirasi yang disampaikan oleh Dan Brown dalam novel-novelnya itu benar? Adakah kemungkinan Dan Brown merupakan anggota organisasi rahasia Yahudi yang memang ingin menunjukkan superioritas Yahudi melalui novel-novelnya?

Terimakasih

Wassalamualaikum Wr Wb

Sofyan

Jawaban

Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh,

Semoga Antum selalu mendapat lindungan dan rahmat Allah Swt. Semua novel yang ditulis Dan Brown memang bertutur seputar konspirasi. Sejak Digital Fortress, Deception Point, Angels and Demons, The Da Vinci Code, dan kabarnya—entah kapan terbit—The Solomon Keys, semuanya sarat dengan konspirasi dan kelompok-kelompok bawah tanah. Apakah itu semua konspirasi Yahudi? Belum tentu. Yang jelas, semua itu konspirasi kelompok Luciferan yang memang bertujuan untuk menciptakan The New World Order yang sepenuhnya sekular. Kita harus bisa membedakan Yahudi sebagai ras, dan Yahudi sebagai ideologi satanic. Yang terakhir inilah yang memusuhi semua agama, termasuk Islam.

Apakah konspirasi yang ditulis Dan Brown benar-benar ada? Menurut Dan Brown dalam bukunya memang demikian. Namun namanya saja konspirasi, teramat sukar untuk bisa memastikannya benar atau tidak. Namun saya bisa pastikan jika beberapa hal yang ditulis Dan Brown memang benar ada, seperti “mesin pemecah partikel tuhan” seperti yang ada di dalam Benteng Digital, kelompok-kelompok Templar, Mason, dan Opus Dei, dan sebagainya.

Dan apakah Dan Brown seorang anggota oranisasi rahasia Yahudi? Ini pun saya tidak bisa menjawabnya, karena memang belum ada literatur terpercaya tentang hal itu. Sampai saat ini saya belum bisa memastikan hal tersebut.

Sebenarnya, kita tidak perlu takut dengan novel-novel yang diketengahkan seorang Dan Brown. Menurut saya, novel-novel itu biasa-biasa saja, walau alurnya sangat cepat, sehari saja, dan penuh dengan kejutan di sana-sini. Hal tersebut memperlihatkan betapa Dan Brown didukung oleh tim riset yang tidak main-main. Bahan bacaannya pun pasti banyak. Dan Brown seorang yang sangat serius jika sudah bekerja, sehingga untuk menghasilkan novel paling boomingnya, The Da Vinci Code, dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai guru di New Hampshire dan fokus menulis novel. Dia mengontrak sebuah rumah di dekat rumahnya untuk dijadikan ‘kantor’ dan pergi ke tempat itu setiap pukul 04.00 pagi dan langsung menulis. Bagi yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Dan Brown saya persilakan membaca buku “The Man Behind The Da Vinci Code: An Unauthorized Biography of Dan Brown” karya Lisa Rogak (2005) yang sudah diindonesiakan menjadi “Biografi Dan Brown” (Ufuk Press, 2006).

Dalam hal “daya rusak” akidah, novel-novel Dan Brown tidak ada apa-apanya ketimbang serial “Harry Potter” dan banyak serial “Walt Disney”. Harry Potter lebih sarat dengan simbol-simbol dan ritual Lucifeian, yang banyak di antaranya dipaparkan dengan sangat gamblang. Sedangkan Walt Disney jah lebih halus. Insya Allah, saya akan mengulas tentang Simbolisasi Serial Harry Potter di rubrik Tahukah Anda. Tunggu saja. Wallahu’alam bishawab.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.  

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Di Balik Konspirasi

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang