Cetak |  Kirim |  RSS |  Kirim Pertanyaan

Tentang Tragedi 911

Senin, 08/09/2008 11:36 WIB

Asalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Langsung saja nih pak, tiap tahun mendekati tanggal 11 September, dunia sepertinya, termasuk Indonesia, memperingati terjadinya Tragedi WTC. Opini dunia masih saja menuding tragedi tersebut dilakukan Usamah bin Ladin dengan Al-Qaidahhnya. Stigma teroris pun sejak itu dilekatkan kepada umat Islam. Padahal sudah banyak data dan fakta yang kita ketahui bersama jika tudingan tersebut tidak benar dan sebaliknya, Bush dengan komplotannya-lah yang seharusnya bertanggungjawab dan berkepentingan dengan itu semua.

Bagaimana seharusnya kita sebagai umat Islam untuk menghadapi fitnah keji tersebut. Mengapa media massa di negeri ini, terutama teve, tidak ada satu pun yang berani melakukan investigasi independen atas kasus besar tersebut? Jazakallah atas jawabannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

M. Abdullah, Bogor

Jawaban

Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh,

Tragedi 911 sudah berusia tujuh tahun. Namun opini dunia memang masih kental diwarnai dengan opini yang dibikin oleh jaringan mesin propaganda Zionis. Berbagai data dan fakta ilmiah sudah disampaikan ratusan ilmuwan dunia yang menentang pandangan rezim Bush jika Menara kembar WTC roboh hanya karena hantaman sebuah pesawat jet komersil. Pentagon pun sebenarnya bukan dihantam pesawat terbang, namun dihantam oleh sebuah misil udara ke darat yang memang mirip pesawat bernama Air to Ground Missile 86-C, yang merupakan generasi ketiga dari CALCM (Conventional Air Launched Cruise Missile) yang telah dilengkapi dengan uranium dengan panduan GPS (Global Positioning System).

Majalah eramuslim digest edisi 2 “The Dark Side 911: Sisi Gelap Peristiwa WTC” telah mengulas panjang lebar soal konspirasi ini. Banyak data dan fakta dipaparkan di sana. Hal ini tidak akan diulangi di ruang yang sangat terbatas di sini. Silakan baca sendiri.

Nah, masalah yang sebenarnya adalah mengapa kebenaran tersebut tidak menjadi opini dunia, malah ketidak-benaran yang sampai detik ini masih saja dianut dan diyakini oleh banyak warga dunia, termasuk sebagian umat Islam di Indonesia ini.

Jawaban dari masalah itu adalah disebabkan karena umat Islam di dunia, termasuk di negeri ini, tidak memiliki kesadaran yang benar tentang pentingnya menguasai media massa. Adalah suatu realita jika Zionis sekarang ini menguasai jaringan media massa dunia, baik itu berupa kantor-kantor berita, surat-surat kabar, majalah, buku, film, bahkan lembaga-lembaga ‘ilmiah’ yang banyak mengeluarkan hasil-hasil kajian yang seolah ‘ilmiah’ kepada komunitas ilmuwan dunia, namun sesungguhnya merupakan bagian dari suatu bentuk propaganda mereka.
Kaum Zionis dengan sangat cerdas melihat pentingnya penguasaan media massa. Sebab itu mereka dengan cepat berlomba-lomba mendirikan mesin opini agar dunia bisa dijadikan pendukung pandangan-pandangan mereka.

Adalah suatu fakta jika umat Islam dunia, dan juga negeri ini, masih saja tidak perduli dengan penguasaan media massa. Adalah suatu hal yang aneh dan konyol di negeri ini, di mana dikatakan negeri mayoritas Muslim terbesar dunia, ternyata tidak memiliki satu pun stasiun teve untuk dakwah yang lurus. Umat Budha yang keberadaannya minoritas di negeri ini saja sudah memiliki stasiun teve, DAAI-TV, yang acaranya sangat bagus dan profesional, tanpa harus melacurkan idealisme ajaran cinta kasih keyakinannya. Mana stasiun teve umat Islam yang berani berdakwah, menyebarkan amar ma’ruf nahyi munkar dengan lurus, di negeri ini? Tidak ada!

Bisa jadi, sebab ketidakpedulian kita, atau sikap kita yang ingin gampangnya saja, yang menyebabkan sekarang ini kita memiliki ribuan kelompok nasyid, namun tidak ada satu pun dari kita yang sungguh-sungguh mendirikan kelompok riset atau kajian ilmiah yang besar. Inilah wajah kita sesungguhnya.

Lantas bagaimana sikap kita untuk merespon hal ini? Susah juga menjawabnya. Setiap stasiun teve dan juga media massa memiliki ideologinya sendiri. Bohong besar jika mereka mengatakan mereka mengedepankan profesionalitas pers yang tidak memihak. Kebenaran itu selalu memihak. Kita tidak akan bisa menggantungkan perjuangan kita kepada pihak-pihak lain.

Nah, kepada yang merasa memiliki kemampuan untuk mendirikan stasiun teve misalnya, silakan mulai bekerja secara sungguh-sungguh dan fokus. Kepada para tokoh Islam yang sudah jadi pejabat negara, buat regulasi yang benar tentang dakwah al-haq, amar ma’ruf nahyi munkar, yang benar dan berani. Sungguh, suatu hal yang sangat memalukan, negeri Muslim terbesar di dunia ini, majalah mesum seperti Playboy bisa beredar bebas. Ke mana saja tokoh-tokoh Islam yang duduk di elit kekuasaan sekarang ini?

Dan sebagai rakyat biasa, mulailah kita membiasakan diri bersikap kritis terhadap siapa pun dan apa pun, kecuali tentunya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Hadiri dan ramaikanlah kajian-kajian ilmiah, perbanyaklah membaca buku yang bermutu dan kurangi nonton teve, isi halaqah-halaqah dengan nasrul-fikrah yang benar, bukan memanfaatkannya untuk kepentingan politis sesaat yang terbukti banyak mudharat dan minim manfaat. Wallahu’alam bishawab.

Di Balik Konspirasi Sebelumnya


(Arsip Konsultasi Keluarga)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG