Cara Menjual yang Disukai Calon Pembeli

Arifin Tedjakusuma – Selasa, 17 Syawwal 1430 H / 6 Oktober 2009 14:00 WIB

Assalamualaikum

Saya sedang merantau di Denpasar, dalam keadaan yang serba sulit

Pekerjaan saya adalah seorang sales disalah satu perusahaan property di Denpasar, yang mau saya tanyakan adalah bagaimana cara saya menarik minat dan meyakinkan calon pembeli,

Perlu diketahui, Bangunan atau rumah yang saya jual harganya mahal sekali, dan bagaimana caranya menarik minat dari Investor supaya calon investor mau menanamkan investasinya di tempat yang saya jual

Terima kasih

Wassalam

Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, untuk mencapai keberhasilan dalam memasarkan suatu produk, cara paling mudah adalah memasarkan produk dengan harga bersaing, namun jika hal ini tidak terpenuhi, ada opsi lainnya, yaitu memberikan layanan yang terbaik pada pelanggan. Pada kasus Anda ini, Anda menyadari bahwa produk yang dipasarkan memiliki harga tinggi. Kunci dari masalah ini adalah bagaimana Anda (yang mewakili nama perusahaan Anda) dapat merebut hati pelanggan. Bagaimana caranya? Perusahaan harus memiliki empati yang tinggi serta mampu beradaptasi dengan macam-macam karakter pelanggan, sehingga dapat masuk ke dalam jiwa pelanggan. Anda harus bersikap smart, sehingga menciptakan kepuasan pada pelanggan.

Hal yang harus diperhatikan juga adalah segmentasi pasar. Anda sebaiknya memasuki pasar dengan peluang pasar yang masih belum dilayani pesaing dari perusahaan lain, terutama apabila Anda menyadari bahwa harga pesaing cukup bersaing, serta peluang pasar yang memiliki daya beli yang tinggi. Selain itu, hal penting lainnya, yaitu timeing yang tepat dan usaha promosi yang agresif. Datangilah pelanggan di saat yang tepat, misalnya pada awal bulan atau jika Anda dapat membaca kondisi pelanggan, Anda dapat menentukan kepada siapa dan kapan waktu yang tepat Anda memasarkan produk Anda.

Hal kecil namun berarti sangat besar adalah kejujuran. Jangan sepelekan hal ini. Seperti dalam pepatah Tionghoa, “Mati karena kelaparan adalah sesuatu yang kecil, tetapi kehilangan kejujuran merupakan sesuatu yang amat besar.” Aa.Gym juga pernah berkata, “Barang siapa yang masih alergi dan menganggap enteng kejujuran, maka dia sebetulnya sedang bersiap-siap menuai bala bencana.” Jika Anda berkata benar berarti Anda memberikan informasi produk yang sesungguhnya kepada pelanggan. Jujurlah. Katakan mengenai harga produk Anda, di samping kelebihan-kelebihan yang dimiliki produk tersebut. Biarkan pelanggan berpikir sejenak tentang informasi yang Anda berikan dan lakukan follow-up satu-dua hari kemudian, lakukan dengan benar dan lihat hasilnya. Apapun yang akhirnya dipilih pelanggan, yakinlah pelanggan yang baik akan lebih berpihak pada pebisnis yang jujur dan berkata benar.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah Anda perlu memprioritaskan memasarkan produk kepada pelanggan lama perusahaan. Jagalah nama perusahaan Anda di depan pelanggan lama Anda, karena biaya mendapatkan pelanggan baru 6x dari mempertahankan pelanggan lama (menurut para ahli ekonomi).

Demikian saran saya, semoga bermanfaat.

Salam Berkah!

Satria Hadi Lubis

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus