Dosa Pacaran

Abdullah Achmad – Kamis, 7 Rabiul Akhir 1430 H / 2 April 2009 13:59 WIB

Assalamualakum??

Saya member baru ustads, ismi abdullah ana tholibun fi sma.

Dulu saya pernah pacaran, sebelum akhrnya saya dalam masa pertaubatan karena sudah sadar dan mulai bisa berpikir dewasa..

Dulu saya pernah berbuat dosa yang khilaf ustadz..

Semasa pacaran saya saat berdua, sering melakukan cumbu dengan menggerayangi tubuh perempuan itu sampai setengah telanjang. Saya baru sadar ternyata benar bahwa orang ketiganya adalah setan dan penyesalan itu datangnya belakangan.

Apakah hal yang dulu sering saya lakukan itu termasuk berzinah?? Yang berarti saya termasuk golongan tak terampuni ustadz…

Mohon dijawab

Syukron.

Wassalamualaikum

Wa’alaikum salam wr. wb.
Saudaraku Abdullah Achmad yang dirahmati Allah SWT, Rasulullah saw bersabda : “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah). dan “Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari). Kalau menilik dari hadits di atas, maka apa yang Anda lakukan terdahulu dapat dikatakan sebagai zina, tetapi bukan zina yang terbesar yakni zina kelamin (bersetubuh) yang dosanya amat besar. Allah SWT berfirman : “Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina” (QS. 25 : 68-69).
Lalu apakah kalau Anda dahulu pernah berzina (walau bikan zina bersetubuh) akan diampuni dosanya oleh Allah jika Anda bertaubat? Jawabannya : Insya Allah akan diampuni. Allah Maha pengasih dan Maha Penyayang. Dia akanmengampuni semua dosa hamba-Nya jika bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya (nasuha). Hal itu disampaikan Allah SWT dalam ayat lanjutan dari ayat yang di atas. “kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. 25 : 70).
Oleh sebab itu Saudaraku Abdullah yang dicintai Allah SWT, janganlah pernah berputus asa terhadap rahmat dan ampunan Allah SWT sebagaimana firman-Nya : ““Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir" (QS. 12 : 87). Jika Anda benar-benar bertaubat dan mengiringi taubat itu dengan amal sholih niscaya dosa-dosa Anda di masa lampau akan diampuni oleh Allah SWT. Bahkan Allah akan menggantikannya dengan kebajikan yang banyak.
Namun yang perlu disampaikan disini janganlah kita mempermainkan Allah dengan taubat kita yang bermain-main (tidak sungguh-sungguh). Bertaubat setelah itu melakukan lagi, bertaubat dan setelah itu melakukannya lagi. Hal ini bukan saja membuat kita jadi ketagihan dengan perbuatan dosa, sehingga semakin sulit untuk bertaubat nasuha. Namun juga membuat Allah SWT marah dan tidak mengampuni dosa-dosa kita.
Semoga Saudaraku Abdullah diberi ampunan dan kemuliaan oleh Allah SWT.
Salam Berkah!

(Satria Hadi Lubis)
Mentor Kehidupan

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus