Menghilangkan Sifat Penakut/pengecut

Sofyan Marfu – Rabu, 27 Ramadhan 1430 H / 16 September 2009 09:30 WIB

Asmlkm…

Kpd yth ustadz sy ingin bertanya bagaimana solusi islami cara menghilangkan sifat/sikap/mental yang penakut atau pengecut, atau mudah takut terhadap sesuatu…Dengan kata lain bagaimana cara menanamkan sikap/sifat/mental pemberani dalam diri sesuai akhlaq islam…Demikian.Trmksh

Wslm…

Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT, rasa takut merupakan sifat yang fitrah dalam diri manusia. Hendaknya kita menyerahkan rasa takut kita hanya kepada Allah saja karena tidak terjadi sesuatu pun di dunia melainkan karena kehendak-Nya. "…maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk." (QS. 2 : 150). Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (QS. 2:150) sehubungan dengan peristiwa berikut: Ketika Nabi SAW memindahkan arah qiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah, kaum Musyrikin Mekkah berkata: "Muhammad dibingungkan oleh agamanya. Ia memindahkan arah qiblatnya ke arah qiblat kita. Ia mengetahui bahwa jalan kita lebih benar daripada jalannya. Dan ia sudah hamir masuk agama kita." (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari as-Suddi melalui sanad-sanadnya.)

"… Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang
(yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam
keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada
(pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka
berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya." (QS. 2 : 253).

"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam
benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka
mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka
mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)." Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?" (QS. 4 : 78). Hikmahnya adalah segala sesuatu datangnya dari Allah, maka hendaklah kita meminta perlindungan kepada-Nya.

Saudaraku, rasa takut dapat dibagi menjadi empat, yaitu :

1. Takut yang tersembunyi. Dia takut pada sesuatu yang tidak ada dihadapannya.
2. Takut kepada mahluk yang menyebabkan dia melakukan hal yang haram.
3. Takut yang merupakan tabiat manusia (misalnya : takut kepada binatang buas).
4. Takut kepada adzab Allah.

Takut yang diperbolehkan hanyalah takut pada poin 3 dan 4. Sedang poin 1 dan 2 dilarang kita untuk takut karena tidak logis dan dapat membuat kita syirik (karena lebih takut kepada selain Allah daripada takut kepada Allah SWT). Oleh karena itu, lawanlah rasa takut Anda kepada selain Allah swt niscaya Anda akan menjadi seorang yang pemberani.

Salam Berkah!

(Satria Hadi Lubis)

Konsultasi Motivasi Terbaru

blog comments powered by Disqus