Luka Lecet

Fais – Kamis, 6 Safar 1431 H / 21 Januari 2010 08:43 WIB

Assalammu’alaikum..,

Dok saya mau tanya sesuatu mengenai masalah yang sedang saya alami, (maaf) di penis saya terdapat luka lecet yang sudah lama tapi susah untuk sembuh, ia sudah mengering tapi ketika saya melakukan hubungan badan dengan istri maka ia lecet kembali. Kami melakukan hubungan suami-istri rata-rata 1x sehari.

Apakah karena terlalu sering melakukan hubungan intim menyebabkan ia menjadi lecet ? Apa yang mesti saya lakukan dan apa obat yang bisa menyembuhkan luka lecet tersebut.

Atas jawaban dokter saya ucapkan terima kasih banyak.

Wassalam.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Luka lecet atau dalam istilah medis disebut sebagai vulnus eksoritum merupakan keadaan rusaknya lapisan luar dari kulit atau selaput lendir karena sebab tertentu, antara lain terjatuh, tergores benda tumpul, maupun gesekan yang berlebihan antar kulit atau mukosa.

Pada kasus yang Sdr alami kebetulan luka tersebut berada di daerah penis dan disebabkan karena hubungan intim, sehingga kondisi ini memang menjadikan luka lecet yang sebenarnya ringan menjadi agak sedikit membutuhkan kesabaran dalam menanganinya.

Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya Sdr perhatikan :

  1. Sebaiknya berhubungan intim diawali dengan pemanasan (foreplay) terlebih dahulu sampai istri siap untuk melakukan tahap selanjutnya, yang ditandai dengan keluarnya cairan lendir di kemaluan istri yang berfungsi sebagai pelumas sehingga memudahkan masuknya Mr P ke Mrs V tanpa menyebabkan iritasi (lecet).
  2. Merawat luka lecet tersebut dengan membersihkan menggunakan air hangat dan kemudian mengoleskan madu atau minyak zaetun 2 kali sehari sampai luka tersebut benar-benar sembuh.
  3. Menghindari berhubungan intim sampai luka tersebut benar-benar sembuh. (ini mungkin yang agak memberatkan dan membutuhkan kesabaran dari kedua belah pihak baik Sdr maupun istri).
  4. Jika usaha tersebut belum membuahkan hasil, maka sebaiknya Sdr memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab luka lecet tersebut, sehingga penangananya menjadi lebih terarah. Karena kebetulan kami pernah mandapat seorang suami yang sering mengalami kesakitan saat berhubungan intim dan lecet di kemaluannya, ternyata setelah diperiksa terdapat kulit prepusium atau kulup yang berlebih dan tidak simetris, sehingga pengobatan yang dilakukan adalah dengan memotong kulit tersebut.

Wassalam.

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus