Melepas Ketergantungan Pada Obat

Yadi Setiadi – Selasa, 7 Rabiul Awwal 1430 H / 3 Maret 2009 20:03 WIB

assalamu’alaikum

pak, adakah obat atau cara yang alami untuk menghilangkan ketergantungan pada obat kimiawi yang diberikan oleh dokter psikiater?

obat bersangkutan setahu saya adalah jenis CLOZAPINE dan ARTANE.

Dan selama ini belum ada sinyal dari dokter untuk menghentikan pemberian kedua obat tersebut. kami khawatir untuk menghentikannya sendiri, karena dahulu pernah kami hentikan dan perasaan2 curiga dari adik kami terjadi lagi.

sebagai informasi juga hal ini terjadi setelah adik saya terkena bencana tsunami di aceh beberapa tahun silam.

Wassalamu’alaikum.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Sdr Yadi yang dirahmati Alloh, semoga bapak dalam keadaan sehat wal afiat. Untuk bisa melepas penggunaan obat yang selama ini bapak minum, maka kita harus mengetahui dahulu penyakit yang bapak derita. Dari obat dan cerita bapak, kemungkinan bapak menderita suatu penyakit cemas dan curiga yang berlebihan akibat bencana tsunami yang mengenai adik Bapak. Untuk mengatasi hal ini maka sebaiknya Bapak harus bisa mengatasi perasaan tersebut dengan cara sebagai berikut :
1. Lebih mendekatkan diri kepada Alloh, dengan melaksanakan kewajiban sholat lima waktu, berpuasa wajib dan sunnah, memperbanyak sholat malam, berdzikir dan membaca al-Qur’an.
2. Menambah keyakinan bahwasannya segala sesuatu yang terjadi adalah takdir Alloh SWT, dan semua berasal dari Alloh. Untuk itu dalam mensikapi musibah yang menimpa keluarga kita, maka sebaiknya kita berpasrah diri kepada Alloh, bersabar dan mengambil hikmah yang tersembunyi dibalik musibah tersebut.
3. Agar bisa melaksanakan poin 1 dan 2 maka sebaiknya bapak menghadiri majlis- majlis ilmu, bersilaturahmi dengan para ustadz atau orang yang dapat memberikan pencerahan.
4. Sebaiknya Bapak menjalani terapi Bekam dan Ruqyah.
Mudah – mudahan setelah menjalani hal diatas, bapak menjadi tidak cemas dan curiga lagi, sehingga tidak perlu mengkonsumsi obat yang selama ini Bapak minum.

Wassalam

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus