Obat Sakit Gigi

Meri Andriani – Kamis, 23 Zulhijjah 1430 H / 10 Desember 2009 10:37 WIB

Assalamu’alaikum

Putri saya 3 tahun gigi bawahnya kanan dan kiri sudah bolong tetapi tidak mau ditambal. Apakah ada cara atau obat yang bisa menyembuhkan giginya yang bolong tanpa harus ditambal. karena putri saya tidak mau membuka mulutnya jika sudah berada diruang praktek dokter gigi. Terima kasih atas jawaban bapak.

Wassalam.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Gigi berlubang merupakan masalah yang umum dijumpai pada anak balita. Untuk mengatasi gigi berlubang ada dua pilihan, ditambal atau pun dicabut giginya (jika sudah tidak mungkin untuk dipertahankan). Tetapi pada anak gigi berlubang bisanya jarang menyebabkan rasa sakit, sehingga sebaiknya tidak dicabut, untuk memberi pertumbuhan rahang dan ruang gigi tetap yang akan tumbuh. Jika memang terpaksa mencabut gigi, biasanya dokter gigi akan menyesuaikan dengan waktu tumbuhnya gigi tetap.

Tidak ada obat yang dapat mengatasi lubang pada gigi kecuali penambalan gigi. Yang dapat dilakukan adalah mencegah agar gigi tidak berlubang atau meskipun gigi berlubang tetapi tidak menyebabkan sakit dan lubang tidak bertambah besar. Cara tersebut adalah dengan rajin menyikat gigi minimal 2 kali sehari (pagi dan menjelang tidur), bahkan menurut anjuran islam menyikat gigi (bersiwak) dianjurkan 5 kali sehari, yaitu saat akan sholat wajib.

Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk menghindari gigi berlubang pada anak :
1. Jangan pernah tidurkan bayi dengan botol susu. Kebiasaan menyusu ASI di malam hari harus dihentikan ketika gigi pertama anak mulai erupsi.
2. Latih anak untuk minum menggunakan cangkir ketika anak mendekati usia 1 tahun. Penggunaan botol susu dihentikan ketika anak berusia 12 sampai 14 bulan.
3. Hindari pemberian jus buah melalui botol. Pemberian jus buah harus selalu menggunakan cangkir.
4. Sebaiknya segera berkumur-kumur atau minum air putih dan segera menyikat gigi setelah anak mengkonsumsi permen, coklat atau makanan / minuman manis.
5. Pelaksanaan kebersihan mulut harus dilakukan ketika gigi pertama anak erupsi.
6. Ajak anak untuk melakukan kegiatan menyikat gigi saat akan tidur dan setelah bangun tidur sedini mungkin.
7. Dianjurkan untuk melakukan kunjungan konsultasi kesehatan gigi anak pada usia 6 bulan saat gigi pertama anak erupsi dan tidak lebih dari usia 12 bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberian edukasi bagi orang tua mengenai panduan antisipasi untuk mencegah penyakit gigi. Wallohu’alam bisshowab.

Wassalam.

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus