Apakah TBC Dapat Menular pada Janin?
Jumat, 23 Des 05 06:07 WIB
Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
Dokter, apakah penyakit TBC bisa menular dengan berhubungan seks? Bagaimana kalau hanya tidur bersama tidak melakukan hubungan? Bagaimana kalau sedang hamil apakah anaknya juga akan mengidap penyakit TBC juga? Apakah yang memiliki penyakit ini tidak boleh bekerja? Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.
Taufik
fulan5 at eramuslim.com
Jawaban
Assalaamu’alaikum wr. wb.
Berbagai hal seputar penyakit Tuberkulosis (Tb) memang harus difahami dengan benar, agar interaksi sosial dengan penderita dapat terjalin tanpa kekhawatiran yang berlebihan.
Penularan penyakit Tb terjadi karena kuman yang dibatukkan atau dibersinkan keluar menjadi partikel infeksi (droplet nuclei) dalam udara. Partikel infeksi ini dapat menetap dalam udara bebas selama 1-2 jam, tergantung pada ada tidaknya sinar ultra violet, ventilasi yang baik dan kelembaban. Dalam suasana lembab dan gelap kuman dapat tahan berhari-hari sampai berbulan-bulan. Orang yang berada di sekitar penderita yang belum diobati bisa tertular hanya dengan menghirup udara yang mengandung kuman tersebut.
Penyakit ini tidak menular dengan tidur bersama penderita ataupun melalui hubungan seks. Juga tidak ditularkan dari seorang ibu kepada janin yang dikandungnya. Namun bila seorang wanita penderita Tb tidak diobati maka kuman yang menyebar saat ia batuk atau bersin dapat menjadi sumber infeksi bagi pasangannya maupun bayi yang dilahirkan serta orang lain di sekitarnya.
Bila orang yang sehat terpapar kuman Tb, kuman tersebut akan tetap hidup di dalam tubuhnya dan menjadi aktif bila ia kekurangan gizi, kondisi fisiknya melemah, terkena penyakit seperti kencing manis atau HIV/AIDS, mencandu narkoba atau menggunakan hormon steroids.
Untuk mencegah penularan, orang yang sehat hendaklah mempertahankan pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, tidak merokok, membuka jendela pada pagi hari agar rumah mendapat cahaya matahari dan sirkulasi udara yang cukup, dan sebagainya. Sedangkan bagi penderita Tb hendaklah berobat secara teratur sampai tuntas, menutup mulut bila batuk, tidak meludah di sembarang tempat dan menggunakan wadah tertutup untuk menampung dahaknya.
Penderita penyakit ini tetap dapat bekerja asalkan tidak terlalu berat dan dapat menjaga diri untuk tidak menularkan penyakitnya.
Wassalaam,
dr. Hilmia Nawawi





