dr. Hilmia Nawawi

Konsultasi Sehat

Konsultasi Sehat
bersama dr. Hilmia Nawawi

Kirim Pertanyaan

Antara Olahraga dan Puasa

Jumat, 7 Apr 06 10:22 WIB


Assalamu'alaikum, wr. wb

Dokter, saya mempunyai penyakit bawaan sejak lahir, yaitu ketahanan tubuh yang lemah dan saya rentan sekali dengan infeksi/radang. Radang yang pernah dan masih saya derita yaitu peradangan pada usus, tenggorokan dan kulit, namun sekarang tinggal penyembuhannya saja. Ibu saya waktu mengandung saya tidak tahu sampai usia kandungan 2 bulan, sehingga ibu saya sering konsumsi obat-obatan. Saya lahir dalam keadaan kulit mengeriput dan sering sakit.
Sampai sekarang saya (23 th) masih menjalani terapi obat untuk menjaga ketahanan tubuh. Dan saran dokter harus berolahraga rutin. Olahraga yang saya pilih yaitu lari pagi selama kurang lebih 20 menit tanpa berhenti setiap hari. Dan memang ketika saya absen olahraga, badan terasa tidak enak dan bawaannya lemas dan ngantuk.

Yang menjadi permasalahan adalah ketika harus berpuasa. Sedangkan saya tidak sanggup untuk berolahraga dalam keadaan berpuasa, karena tenggorokan terasa sakit. Lalu, bagaimana menurut dokter? Sedangkan puasa kemarin saja saya sudah tidak menjalankan (diganti fidyah) karena kondisi tubuh tidak memungkinkan menurut dokter dan masih terapi obat. Apakah saya mesti tidak puasa terus? Demikian, terima kasih banyak atas jawaban yang diberikan.

Wassalamu'alaikum, wr. wb Venny Roselina

Hilmia
mia_nawawi at eramuslim.com

Jawaban

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Mbak Venny Roselina, semoga Allah menetapkan kesabaran pada mbak.

Menurut mbak, penyakit bawaan yang dialami berupa ketahanan tubuh yang lemah dan rentan terhadap infeksi.

Bila dengan olah raga rutin mbak merasakan kondisi tubuh yang baik, berarti olah raga yang dilakukan cukup efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat mbak tidak mudah terinfeksi. Kebiasaan yang sehat ini dapat dipertahankan terus sehingga mbak senantiasa dalam keadaan fit dan bisa berlatih melaksanakan ibadah puasa.

Saat berpuasa olah raga tetap dapat dilakukan, hanya waktunya kira-kira satu jam menjelang berbuka. Makan makanan bergizi dan minum air putih dalam jumlah yang cukup, saat berbuka dan sahur. Mohonlah kekuatan dan kesembuhan kepada Allah swt, karena Dialah Yang Maha Kuat dan Yang Menyembuhkan berbagai penyakit.

Wassalaam,

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com