dr. Teguh Agus Santoso

Konsultasi Sehat

Konsultasi Sehat
bersama dr. Teguh Agus Santoso

Kirim Pertanyaan

Ada Benjolan di Tenggorokan Kenapa Ya?

Rabu, 25 Apr 07 17:23 WIB

Assalammu'alaikum Wr. Wb.

Terima kasih atas jawaban yang kemarin, demikian pula motivasi untuk kami sekeluarga. Ini adalah kehamilan yang ke-empat.

Saya sendiri bingung dulu kehamilah yang ke-dua juga bermasalah yaitu pecah ketuban pada usia kehamilan 5 bulan, dan selama sebulan lebih nginap di rumah sakit Cipto Jakarta.

Alhamdullilah lahir normal pada usia kandungan 7 bulan di rumah sakit yang berbeda. namun karena alasan (mungkin karena bukan pasien konsultasi di rumah sakit tersebut akhirnya di rujuk di RS. persahabatan jakarta) Akhirnya anak kami yang kedua meninggal pada usia 10 hari.

Sekarang ke-empat juga bermasalah pada usia kandungan yang ke-lima bulan. Tenggorokan isteri saya terdapat 4 benjolan dan terasa lebih sakit justru setelah diberi obat kumur Tantum Verden (berwarna biru) karena sakit-nya bukanmain akhirnya dihentikan sendiri tanpa sepengetahuan dokter.

Sekarang keluhannya adalah susah makan karena tenggorokan yang sakit tersebut dan terasa ada lendir di tenggorkan apakah itu dahak?

Alhammdulillah batuk sudah mulai berkurang, apakah karena suka minum satu gelas bersama bisa menularkan penyakit TBC? Masalah dulu Bapak mertua saya menderita TBC, sempet sembuh tapi karena levernya belum sembuh, 9 bulan yang lalu meninggal dunia.

Alhamdullilah anak kami yang pertama (5, 5 tahun) dan ketiga (1, 8 tahun) dalam keadaan sehat.

Akhirnya banyak terima kasih saya ucapkan kembali atas saran dari dokter.

Adhi

Jawaban

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapak Adhi yang dirahmati Allah, memang ada juga penyakit TB yang di luar paru, namun sangatlah jarang. Berikut perjalanan kuman Mikobakterium tuberkulosa di tubuh kita.

Saat kuman berhasil menginfeksi paru-paru, maka dengan segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular (bulat). Biasanya melalui serangkaian reaksi imunologis bakteri ini akan berusaha dihambat melalui pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel-sel paru.

Mekanisme pembentukan dinding itu membuat jaringan di sekitarnya menjadi jaringan parut dan bakteri TB akan menjadi dormant (istirahat). Bentuk-bentuk dormant inilah yang sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan foto roentgen.

Pada sebagian orang dengan sistem imun yang baik, bentuk ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Sedangkan pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak.

Tuberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru-paru. Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (dahak). Seseorang yang telah memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel berlebih dan positif terinfeksi TB.

Dengan dahak inilah, kuman akan berpindah ke orang lain. Baik dengan dibatukkan atau juga dengan bersin. Bila kuman itu terhirup masuk keparu-paru, ia akan berkembang biak. Tidak melalui gelas yang diminum bersama-sama.

Wallahu a'lam

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com