dr. Teguh Agus Santoso

Konsultasi Sehat

Konsultasi Sehat
bersama dr. Teguh Agus Santoso

Kirim Pertanyaan

Cara Menambah Berat Badan

Selasa, 1 Mei 07 09:33 WIB

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Nama saya Aisyah, usia saya22 tahuadantinggi saya 150 cm. Saya punya kesulitan untuk menambah berat badan agar ideal, bagaimana ya caranya? Apakah ada hubungannya faktor gen? Karena ibu saya pun sejak menikah hingga sekarang tidak gemuk. Terima kasih, ditunggu jawabanya.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Iis Aisyah
iez at eramuslim.com

Jawaban

Wa’alaikum salam Wr. Wb

Semoga Allah melimpahkan ni’mat sehatnya bagi kita semua.

Untuk pertanyaan Mba Iis sudah pernah dijawab sebelumnya. Saya mohon ma’af untuk mengulas kembali pertanyaan yang berkaitan dengan Berat Badan.

Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan normal, kurus atau gemuk. Dengan catatan penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan.

Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:

Berat Badan (Kg)
IMT = ______________________________
Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)

Batas ambang IMT untuk masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut

Kategori IMT
Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat Kekurangan berat badan tingkat ringan < 17, 0 17, 0 – 18, 4
Normal 18, 5 – 25, 0
Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan Kelebihan berat badan tingkat berat 25, 1 – 27, 0 > 27, 0

Jika seseorang termasuk kategori:

  1. IMT < 17, 0: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK) berat.
  2. IMT 17, 0 – 18, 4: keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan.

Contoh cara menghitung IMT:

Mba Iis dengan tinggi badan 150 cm, berapa berat badan yang ideal?

?
-------------------- = 18, 5 (1, 5 X 1, 5) m

Jadi hasilnya adalah 41, 6. Itu berat badan minimal untuk tinggi 1, 5 meter.

Menaikkan berat badan, gampang-gampang susah. Biasanya kita tidak menginginkan banyak lemak yang ter-deposit, melainkan karbohidrat atau protein.

Oleh karena itu, sebaiknya porsi makan kita lebih banyak pada sebelum dan sesudah aktivitas, baik itu bekerja ataupun berolahraga. Boleh juga dibantu dengan Suplemen yang tinggi kalori dan tinggi protein yang banyak beredar di pasaran.

Mengenai genetik atau keturunan. Itu sangat berpengaruh. Karena hampir semua penyakit memiliki faktor genetik yang diturunkan.

Wallahu A’lam bish Shawab

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com