dr. Teguh Agus Santoso

Konsultasi Sehat

Konsultasi Sehat
bersama dr. Teguh Agus Santoso

Kirim Pertanyaan

Reproduksi

Kamis, 14 Jun 07 13:36 WIB

Assalamuálaikum wr, wb.

Saya ingin menanyakan apabila kita sudah terlihat tanda kehamilan, katakanlah jalan 2 minggu kehamilan, jika ingin berhubungan intim dengan suami apakah ada efek bagi kehamilan saya? Karena ada yang mengatakan itu berakibat pada keguguran.

Saya mohon jawaban dari dokter.

Terimakasih sebelumnya atas jawaban dokter.

Wassalamu'alaikum wr, wb.

Fitri
suci_anicaem at eramuslim.com

Jawaban

Wa’alaikum salam Wr. Wb.

Semoga kita diberikan ni’mat sehat lahir dan bathin. Terutama buat Mba Fitri dan Keluarga di Banda Aceh sana.

Memang yang dikhawatirkan Mba Fitri benar adanya. Pada Trimester pertama, memang masih dalam taraf pengokohan plasenta. Di mana sang buah hati dan dinding rahim ibu sedang berpaut seerat-eratnya untuk menopang perjalanan selama sembilan bulan kehamilan.

Yang perlu diperhatikan ialah hubungan suami-isteri tak bisa dilakukan hanya demi kepentingan salah satu pihak. Entah itu pihak suami maupun pihak isteri semata.

Saat isteri hamil, tentu yang perlu dipikirkan adalah kondisi pihak wanita. Pria harus menyadari, wanita juga memiliki dorongan seksual. Suami juga sebaiknya tahu, saat hamil, wanita merasakan beban. Beban ini bisa mengakibatkan dua hal. Mungkin saja beban itu bisa mengurangi dorongan seksual atau justru malah meningkatkan dorongan seksualnya.

Biasanya, saat hamil muda, sebagian besar wanita akan kehilangan dorongan seksualnya. Khususnya bagi wanita yang selama hamil muda mengalami efek samping kehamilan, seperti muntah-muntah berlebihan, tak ada nafsu makan atau tekanan darah yang meningkat. Nah, biasanya dalam kondisi seperti itu, dorongan seksual wanita akan terhambat.

Pergerakan rahim, yang tidak hanya diakibatkan hubungan suami-isteri sahaja, tapi juga kerja yang berlebihan, guncangan kendaraan yang berlebihan dan lain-lain, bisa mengakibatkan aborsi atau keguguran.
Namun bila kehamilan sudah berjalan lebih dari 3 bulan, insya Allah, janin serta rahimnya sudah kuat, walaupun sang Ibu bekerja berat.

Wallahu a’lam bishshawab.

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com