Bayi Sulit BAB (lagi)
Rabu, 27 Jun 07 10:50 WIB
Assalamu'alaikum wr, wb.
Dr. Teguh yang di rahmati Allah...
Saya melihat arsip tentang konsultasi kesehatan tertanggal 31 Mei 2007. Di dalam konsultasi itu dr. Teguh mengatakan agar bayi (1bln) di berikan jus encer dari sari buah.
Yang ingin saya tanyakan, mengapa tidak di berikan asi saja (asi eksklusif) tanpa tambahan apa-apa, mengingat usianya baru 1 bulan? Terlebih lagi ASI sang ibu lancar-lancar saja dan bayi baru tidak BAB selama 1 hari (di bandingkan dengan pendapat beberapa dokter bahwa 9 hari adalah normal untuk bayi yang asi eksklusif). Bukankah asi eksklusif adalah yang terbaik sampai bayi berusia 6bln?
Atas penjelasan dr. Teguh, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr, wb.
Bunda Refa
bunda_refa at eramuslim.com
Jawaban
Wa'alaikum salam Bunda Refa, terima kasih atas sarannya.
Kembali ke tulisan yang Bunda Refa maksudkan, dalam tulisan tersebut kami menyampaikan bahwa, "Untuk bayi di bawah 4 bulan seperti contoh kasus sekarang, boleh diberikan jus encer yang dibuat dari buah apel, bergantian dengan soy formula. Cukup dua kali sehari. Jangan lupa tetap ASI-nya lho!", ini merupakan terapi penunjang bila memang ASI yang sudah diberikan belum berhasil mengatasi konstipasi (sulit BAB) yang dialami sang bayi.
Sekali lagi terima kasih kepada Bunda Refa. Pada kesempatan ini pula, kami ingin menampilkan beberapa peraturan yang mendukung terlaksananya gerakan ASI di negeri kita.
Kepmenkes RI No. 450/MENKES/IV/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif pada bayi Indonesia. Dalam peraturan ini para ibu diwajibkan untuk memberikan ASI-nya kepada bayi.
KEUNTUNGAN & MANFAAT PEMBERIAN AIR SUSU IBU
A. Bagi Ibu
- Melindungi kesehatan ibu (mengurangi perdarahan pasca persalinan,
- mengu-rangi risiko kanker payudara dan indung telur, mengurangi anemia).
- Memperpanjang kehamilan berikutnya.
- Menghemat waktu
B. Bagi bayi
- ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi.
- Imunitas (mengurangi risiko diare, infeksi jalan nafas, alergi dan infeksi
- lainnya).
- Aspek psikologis (mempererat hubungan ibu dan bayi, meningkatkan status mental dan intelektual).
C. Bagi keluarga
- Peningkatan status kesehatan dan gizi ibu dan bayinya.
- Penghematan biaya.
D. Bagi masyarakat
- Berkontribusi untuk pengembangan ekonomi.
- Melindungi lingkungan (botol-botol bekas, dot, kemasan susu dll).
- Menghemat sumber dana yang terbatas dan kelangkaan pangan.
Dan bagi wanita pekerja di perusahaan atau pabrik pun diberikan waktu khusus untuk bisa menyusui bayinya. Karena dengan ASI, bagi perusahaan akan bisa menghemat biaya pengobatan, meningkatkan produktivitas kerja dan yang paling penting meningkatkan citra perusahaan.
Wallahu a'lam bishshawab




