Kelainan Jantung Bawaan
Jumat, 17 Agu 07 13:34 WIB
Assalamu'alaikum... Dokter, saya gadis umur 18 tahum. Sejak kecil saya punya kelainan jantung berupa tidak tertutup dengan sempurnanya klep antar ruang jantung saya. jadi kalu didengar seperti ada angin berhembus dalam jantung saya. Apa saja kegiatan yang tidak boleh saya lakukan dengan keadaan jantung saya seperti ini dokter dan apa ada efek-efek negatif yang ditimbulkannya seperti pada orang yang sakit jantung misalnya sering pingsan bila terkejut. Terima kasih atas jawaban dokter sebelumnya wassalam
Rara
Jawaban
Wa'alaikum salam, Mba Rara. Salam sehat, semoga Mba diberikan kekuatan dan ketabahan atas penyakit yang Mba alami. Dan kita semua berdo'a untuk kesembuhan Mba.
Seperti yang terlihat pada gambar di samping. Jantung kita memiliki empat buah katup. Sesuai arah jam, dimulai dari serambi kanan.
Yang pertama katup Tricuspid. Letaknya di antara atrium (serambi) dan ventrikel (bilik) kanan. Bila tidak ada katup ini (maksudnya tidak ada lubang), disebut Tricuspid Atresia.
Katup yang kedua adalah katup Pulmonal. Letaknya antara pembuluh darah ke Pulmo (paru-paru) dan Ventrikel (bilik) kanan. Bila tidak ada katup ini (atresia/ maksudnya tidak ada lubangnya) sering menimbulkan lubang kecil baru antara Ventrikel (bilik) kanan dan kiri, atau yang lebih sering disebut Ventricular Septal Defect (VSD). Tapi ada juga yang tidak disertai VSD, sehingga pembentukan katup hanya menjadi lubang kecil.
Bila katup kedua ini terbuka tidak sempurna akan menimbulkan juga Pulmonary Stenosis.
Sedangkan katup yang ketiga adalah katup Mitral. Letaknya di antara atrium (serambi) dan ventrikel (bilik) kiri. Dan katup yang terakhir adalah katup Aorta, yang menghubungkan jantung dengan nadi terbesar. Kedua katup ini, jarang mendapat kelainan pada waktu lahir (kelainan bawaan). Malah sebaliknya, waktu lahir katup ini sehat, makin lama usia maka katup ini akan mendapatkan penyakit kalau tidak dirawat.
Kemungkinan besar, yang Mba Rara alami adalah VSD, karena Mba masih bisa beraktifitas seperti layaknya orang normal. Hal ini dikarenakan, kadar oksigen pada darah Mba, hampir sama dengan kadar oksigen orang normal.
Aktifitas tidak perlu berbeda dengan orang normal. Berusahalah untuk aktifitas yang aerobik, di mana oksigen banyak masuk ke dalam tubuh dan karbondioksida keluar dari tubuh.
Wallahu a'lam bishshawab.
Bila Mba ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan bergabung dengan kami di Eramoslem_healthylife@yahoogroups.com






