Panu
Kamis, 29 Nov 07 09:41 WIB
Assalamu Alaikum Wr Wb,
Dokter, saya punya penyakit kulit yang namanya panu dan itu sudah menyebar di seluruh badan saya, tapi hanya daerah tertentu hanya bagian badan dan atas tangan itu sudah terjadi hampir 10 tahun dok, sekarang saya mempunyai putra apakah kalau masih kecil bayi bisa tetular dok, dan isteri keluarga saya walau satu sabun dan handuk satu pakaian, tapi gk tertular oh iya anak saya sudah berumur 19 bln terima kasih dok,
Wassalam
Udin
Jawaban
Wa’alaikum Salam Wr. Wb.
Semoga kita semua dilimpahkan kesehatn baik jasmani maupun rohani. Salam sehat Mas Udin.
Jamur atau nama lainnya yeast atau fungi, memang sudah sangat lumrah terjadi di Indonesia ini, sesuai dengan iklimnya dengan kelembaban tinggi.
Panu merupakan salah satu dari penyakit jamur yang bernama Malassezia furfur. Nama ini diambil dari nama penemunya Louis-Charles Malassez (dari prancis) pada akhir abad ke-19.
Jamur yang ditemukan sebenarnya normal ditemukan di kulit manusia. Namun dalam keadaan tertentu, misalnya kulit berkeringat, jamur ini akan membuat kulit menjadi berubah warna.
Bisa menjadi Hipo-pigmentasi (loss of color) atau Hiper-pigmentasi (increase in skin color). Sehingga nama lain dari panu, para Dermatologis menyebutnya Tinea Versicolor.
Prinsip dari pengobatan bagian kulit, yang insya Allah masih dipakai saat ini adalah pengobatan basah untuk lesi yang basah, pengobatan yang kering untuk lesi yang kering. Yang menjadi pertaanyaan adalah antara basah dan kering, itu bagaimana. Para Ahli Farmasi sudah memperhitungkan hal tersebut. Banyak aplikasi yang telah dibuat untuk satu keadaan di antara basah dan kering ini. Ada gel, ada salep (unguenta), ada krim (cremores), ada pasta (pastae) dan ada lotion. Dan masih ada juga yang mengobati luka basah dengan bubuk (pulvis/powder).
Pada penyakit panu yang Mas derita, kemungkinan besar kering. Bisa terlihat pada gambar di bawah ini
Penyakit ini termasuk penyakit menular, karena jamur bisa berpindah dari bagian yang satu ke bagian yang lain. Terutama dari rambut ke kulit dibawahnya.
Oleh karena itu, terapi tidak hanya pada kulit yang terkena tetapi juga dari sumbernya, misalnya rambut. Wallahu a'lam bishshawab





