Bahkan Cicak yang Terjepit Pintu pun Dijamin Rizkinya

oleh Vita Sarasi Selasa, 21/07/2009 14:21 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Ada sebuah kisah dari negeri Jepang dimana rumah-rumah di sana banyak menggunakan pintu geser sebagai pembatas antar ruangan. Suatu hari ada seseorang yang berusaha menggeser salah satu pintu rumahnya yang sudah lama tidak dibuka. Ternyata pintu itu sudah sulit untuk digeser. Begitu bisa tergeser, matanya tertumbuk pada sepucuk surat yang terselip di sela-sela pintu tersebut yang menjadi penyebab sulitnya pintu itu digeser. Ternyata surat itu adalah surat yang ditulisnya sepuluh tahun yang lalu. Yang unik, di dalam lipatan surat itu seekor cicak menggelepar karena sebagian tubuhnya terjepit sehingga tidak bisa bergerak tapi masih bisa bernafas. Aneh, bagaimana cicak itu bisa bertahan hidup begitu lama, padahal ia tak bisa kemana-mana untuk mencari makan?

Setelah diselidiki, ternyata setiap hari ada seekor cicak lain yang mengunjunginya untuk memberinya makan. Subhanallah! Bahkan seekor binatang melata seperti cicak yang terjepit pun dijamin rizkinya oleh Allah Yang Maha Kaya. Bagaimana dengan kita sebagai makhluk ciptaanNya yang paling sempurna? Tentunya tidak perlu kuatir bahwa kita tidak akan mendapat jatah rezki dariNya.

Walaupun semua makhluk telah dijamin rizkinya, namun Allah hanya memberikan kehidupan yang barokah bagi manusia yang mengerjakan amal saleh dalam keadaan beriman (Surat An Nahl ayat 97). Karena itulah manusia harus tetap menjaga shalatnya dan mengingat Allah sebanyak-banyaknya ketika menjemput rizki di muka bumi sesuai firmanNya dalam QS. Al Jumu’ah ayat 10: “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”.

***

Urusan mencari rizki sering dikaitkan dengan kesuksesan, artinya seseorang baru dikatakan sukses jika ia memiliki banyak rizki. Namun banyak orang juga menganggap bahwa rizki bukan satu-satunya ukuran kesuksesan hidup, masih banyak tolok ukur lainnya.

Orang Cina menganggap bahwa seseorang itu sukses kalau memiliki tiga hal, yaitu Shio (umur yang panjang), Hok (harta yang banyak) dan Lok (kekuasaan yang tinggi). Di Amerika lain lagi kriterianya. Di sana yang terkenal adalah 3P, power (memiliki kekuatan atau kekuasaan), position (posisi, kedudukan, atau jabatan yang bagus) dan property (kemampuan finansial yang memadai). Orang Eropa pada jaman penjelajahan samudera mengelilingi dunia memiliki 3G sebagai ukuran kesuksesan misinya, yaitu Gold  (mencari emas yang identik dengan kekayaan), Glory (mencari kejayaan) dan Gospel (menyebarkan pengaruh agama). Bagaimana dengan di Indonesia? Beberapa orang menganggap bahwa ‘tiga ta’ adalah ukuran kesuksesan, yaitu harta, tahta dan wanita...Astaghfirullaahaladziim!

Menyimak cerita seorang ustadz pada acara pengajian bertajuk Barbeque (bareng-bareng bersama Al Qur’an), sebenarnya Allah SWT telah mengajarkan bahwa konsep kesuksesan seseorang itu telah tertera pada Surat Ash Shaff ayat 12-13, yang artinya: “Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman”.

Kedua ayat tersebut dapat menjadi kriteria sukses, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sukses jangka panjang adalah sukses di akhirat kelak, dimana Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita dan ridlo memasukkan kita ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Sukses jangka pendek adalah sewaktu kita masih hidup di dunia. Ukurannya adalah jika kita menemui kesulitan, maka kita senantiasa mendapat pertolongan dari Allah SWT. Dia akan memberikan kepada kita kemenangan yang dekat waktunya berupa perasaan yang puas dengan apa yang kita usahakan. Dan rizki yang kita peroleh akan menjadi rizki yang barokah.

Berdasarkan definisi kesuksesan dari Allah Yang Maha Kaya itu kita jadi sadar bahwa konsep-konsep dari Cina, Eropa sampai Amerika tadi hanyalah berupa kesuksesan jangka pendek yang belum tentu merupakan rizki yang barokah. Wallahu a’lam bishshowab.

Bandung, Juli 2009

vitasarasi@yahoo.com


(Arsip Oase Iman)

Redaksi menerima kiriman artikel untuk rubrik Oase Iman. Kirimkan artikel anda melalui FORM yang kami sediakan.

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG