Bukan Cinta Biasa

Sabtu, 02/05/2009 07:30 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Tulisan

Oleh Dwi Indarti

* Tulisan ini lebih di tujukan kepada diri sendiri

“Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku
Seumur hidupku…

Lagu Afgan itu belakangan selalu dinyanyikan oleh seorang teman yang sedang ‘kasmaran’. Katanya, lirik lagu itu sangat sesuai dengan apa yang sedang dia rasakan. Lagu itu dianggap mewakili perasaannya. Karenanya, setiap kali dia mendengar lagu itu, dia akan mendengarkan dengan ‘khusuk’ dan setiap kali dia menyanyikan lagi itu, dia akan menyanyikan dengan penuh penghayatan sampai meneteskan air mata. (beuh….kalah si Afgan !). Kalau mendengar lagu itu, rasa cinta kepada sang kekasih akan bertambah dalam. Rasa rindu untuk berjumpa akan semakin membuncah. Kadang, dengan mata terpejam, wajah si dia akan hadir menemani sepanjang lagu itu diputar. Tak lupa, sebait lirik lagu itu ‘dipajang’ sebagai status Facebook dan YM. Lagu itu juga dipasang sebagai Ring Back Tone dan Nada dering handphone, hingga semua orang bisa mengetahui apa yang sedang dia rasakan. Uggh…so sweeet….

Teman yang lain pernah bertutur, bahwa musik dan lagu bisa sangat menggetarkan hati. Lirik sebuah lagu kadang bisa sangat pas mewakili perasaan yang terpendam. Demi mendengar sebuah lagu, seseorang bisa ‘termehek-mehek’, atau ‘meledak-ledak’ karena emosi.

Sedasyat itu-kah, rangkaian kata-kata ciptaan manusia bisa mempengaruhi seseorang ? Bagaimana dengan rangkaian kalam-NYA ? Bergetarkah hati kita ketika diperdengarkan ayat-ayat cinta-NYA ? Meneteskah air mata kita demi menyimak untaian kata dari Yang Maha Mencintai ? Seberapa besar kerinduan kita untuk senantiasa membaca-meskipun dengan terbata-bata ? Apakah kita selalu menggumamkan ayat-ayat-NYA untuk melukiskan rasa yang sedang berkecamuk di dada ?

Sesungguhnya, rangkaian kata yang termaktub dalam Al-Quran itu-lah yang akan menuntun kita kepada jalan kebahagiaan yang hakiki. Bukan sekedar kebahagiaan semu dan sesaat. Kata-kata itu akan memberi ketenangan hati kepada siapapun yang mau membacanya meskipun tak mengerti arti dan maknanya. Kata-kata dalam Al-Quran akan menerangi kehidupan manusia di dunia, dan akan menjadi pelita dalam pekatnya kegelapan alam kubur kelak. Kata-kata cinta-NYA bukanlah kata-kata cinta biasa, tapi LUAR BIASA bahkan lebih SUPER dan DASYAT dari semua kata-kata karangan manusia.

Jika kita bisa bertambah cinta kepada seseorang karena sebuah lirik lagu, maka seharusnya kita terus bertambah cinta kepada-NYA setiap membaca kitab-NYA. Jika kerinduan untuk bersua dengan sang pujaan hati membuncah setelah mendengar lagu, maka sepatutnya kita semakin rindu untuk berjumpa dengan-NYA. Jika bisa menitikkan air mata dan bergetar hati kita demi mendengarkan sebuah untaian lirik, maka seharusnya air mata kita lebih menderas, hati kita berguncang hebat ketika membaca kalam-NYA yang bercerita tentang keindahan surga, kengerian neraka, kemahaan kuasa-NYA, dan segala yang DIA tuturkan dengan penuh cinta kepada umat manusia.

Maka, pertanyaan-pertanyaan berikut ini saya ajukan kepada diri sendiri yang faqir ….

Apakah saya lebih sering dan lebih suka mendengar lagu-lagu ciptaan manusia ketimbang rangkaian indah kalam-NYA ?

Apakah hati saya lebih bergetar ketika menyimak sebuah lagu daripada menyimak ayat-ayat-NYA ?

Apakah cinta saya kepada seorang mahluk lebih besar dibanding cinta kepada-NYA ?

Apakah saya bisa meneteskan airmata kerinduan kepada-NYA seperti saya meneteskan air mata rindu kepada seseorang hanya karena mendengar sebuah lagu ?

Apakah saya bangga memajang sebaris ayat-NYA di status Facebook atau YM, hingga semua orang yang membacanya turut mendapat manfaat, atau saya lebih suka memanjang bait-bait lagu untuk sekedar memancing komentar ?

Biarlah hati ini yang akan menjawabnya dengan jujur…

Cinta-NYA bukanlah cinta biasa
Jika aku yang memiliki
Dan DIA yang temaniku
Seumur hidupku ….

Afwan….

its_just_dwi

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Oase Iman

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang