Kepergian Seorang Juru Dakwah

Jumat, 02/01/2009 05:00 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Tulisan

Oleh Rini Diana Setyawati

Berdakwahlah dengan cinta. itu kata-kata hebat yang pernah aku dengar dari seorang kader dakwah. hingga 3 bulan sejak kepergiannya, aku selalu menyelinapkan kata-kata itu didalam hatiku. betapa tidak, ketika mendekati ajalnya, seorang juru dakwah yang amat sangat setia memikirkan umat itu meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. bersama keluarga tercinta, hendak menjangkau ke daerah terpencil di pedalaman kalimantan, sang murobi itu meninggal dalam kecelakaan sepeda motor ketika hendak mengisi pengajian.

kira-kira setahun yang lalu aku mengetahui tentang profil pak Pur. seorang bapak yang berhati mulia dan selalu rendah diri. padahal di perusahaan tempat dia bekerja, beliau termasuk orang yang disegani dan beliau menduduki salah satu jabatan tinggi dalam struktur organisasi perusahaan. bagi kami, pak Pur sudah menjadi seorang pendidik yang baik dan pembentuk pribadi insani yang baik. banyak mad'u yang menantikan kehadiran dia disetiap pengajian yang dia bawakan. umurnya masih muda 32 tahun. tapi kharisma beliau begiku melekat dihati setiap insan yang mengenalnya. aku ingat pesan beliau kepada kami, "dakwah itu lebih utama dari yang lain, utamakan menjadi pelayan Alloh SWT daripada mengejar harta dan kesenangan dunia yang tidak pernah habis". terbukti, beliau bekerja dari senin sampai jum'at, sabtu dan ahad perusahaan tempat beliau bekerja libur. dua hari itu beliau gunakan untuk berdakwah keliling bersama keluarga, dengan 1 orang anak yang masih kecil berusia 11 bulan. kadang bersama sang istri dan anaknya mereka datang ke kampung-kampung untuk mengadakan pengajian menggunakan sepeda motor. SubhanAlloh, begitu indah keluarga di rindu surga itu. tujuan saya bukan untuk mencari pujian atau mencari populer di hadapan orang lain, tapi saya ingin semua umat yang mengaku islam benar-benar mengenal islam. beliau pernah berdakwah ditengah-tengah lokalisasi yang benar-benar jauh dari islam, tapi subhanAlloh satu persatu wanita tunasusila disana diberi hidayah oleh Alloh SWT.

Alloh SWT mencintai hamba-Nya yang selalu mengajak kepada kebaikan dan Dia akan membalas lebih dari apa yang diperbuat hamba-Nya itu untuk selalu mengingatNya. subhanAlloh, ketika pak Pur mendekat kepada ajalnya. beliau beserta anak dan istrinya hendak melakukan dakwah keliling ke pelosok-pelosok pedalaman kalimantan seperti biasanya. dan Alloh SWT memanggil beliau dengan cara yang lembut. kecelakaan itu membawa beliau insyaAlloh syahid dihadapan-Nya. ketika beliau mengalami kecelakaan, mayatnya memancarkan bau yang sangat wangi seperti yang disaksika orang-orang sekitar yang menyaksikan kematiannya. wajahnya tersenyum bahagia, ternyata tugasnya di dunia sudah ditunaikannya sebagai juru dakwah Alloh SWT. menurut pengakuan sang istri, sebelum berangkat untuk berdakwah pak Pur tampak lain dari biasanya, pakaian yang dikenakannya sangat rapi dan beliau menggunakan wewangian agak sedikit berbeda dari biasanya. seperti biasa beliau memberikan nasehat untuk sang istri, tetapi kalimat saat itu ditambah, "jika ini dakwah terakhir kali, aku ingin Alloh SWT ridho dengan dakwahku, dan mensyahidkan aku ketika aku hendak berdakwah." subhanAlloh seketika kami yang mendengarnya ikut tercengang, doa beliau didengar oleh Alloh SWT. dan Dia telah mewafatkannya dalam keadaan berjihad dan menjadikannya khusnul khotimah.


untuk sang juru dakwah, yang menjadi inspirasi setiap insan untuk berbuat kebajikan. semoga Alloh SWT menjadikan sebagai penghias taman-taman surga dan menjadikan amal yang terbaik disisi-Nya.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Oase Iman

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang