Perpisahan di Sebuah Senja

Oleh Febty Febriani

Selama ini ku mencari-cari
teman yang sejati
buat menemani perjuangan suci

Bersyukur kini pada-Mu Illahi
Teman yang dicari selama ini telah kutemui

Dengannya di sisi, perjuangan ini
tenang diharungi bertambah murni kasih Illahi

...

Penggalan lirik di atas adalah penggalan dari lagu Brothers, cukup terkenal beberapa tahun yang lalu. Tentang pencarian sesuatu yang bernama teman sejati. Cukup mewakili sebuah perasaanku, tentang arti seorang teman, yang mengingatkan untuk selalu berusaha yang terbaik dari setiap usaha. Bahwa, mungkin, mesti ada riak dari setiap perjalanan. Tapi, ada Allah yang menggenggam setiap urusan makhluk-Nya. Dan tidak ada kata tidak mungkin dalam kamus Sang Khalik. Itulah yang kurasakan saat menemukan komunitas cinta itu, ketika kakiku hampir sekitar tiga bulan menginjakkan kaki di negeri sakura.

Jauh dari keluarga dan berteman dengan kesendirian, membuat sebuah kebutuhan dalam relung hati: bahwa pertemuan cinta itu mesti dihadiri, sekedar menjadi pemantik semangat untuk kembali menjalani rutinitas dua minggu kedepan. Dan kemudian berjalanlah semuanya sebagaimana mestinya.

Walau kadang ada lelah menempuh jarak untuk menghadiri pertemuan cinta itu. Walau kadang menjadikan kereta sebagai tempat tidur selama selama perjalanan panjang itu, sekedar untuk memupus lelah dan tetap bisa beraktivitias setelah sampai di rumah. Walau kadang ada tanya di hati saat sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Walau kadang ada pertanyaan-pertanyaan mengapa berseliweran di dalam ruang otak. Walau kadang ada ketidakpuasan atas nama kesepakatan. Tapi, pertemuan cinta tetaplah memberikan hal terindah: belajar tentang arti hidup dan kehidupan, berguru kepada mereka yang sudah layak menyandang sebagai predikat pemenang dari sebuah kata bernama aral dan rintangan.

***
Kepada-Mu Allah, kupanjatkan doa
Agar berkekalan kasih sayang kita

Kepada-Mu teman, teruskan perjuangan,
pengorbanan dan kesetiaan
Telah kuungkapkan segala-galanya

Kepadamu Allah, kumohon restu-Mu
Agar kita kekal bersatu
....

Tidak pernah menduga, pertemuan-pertemuan cinta setiap dua pekanan itu, akan berakhir di sebuah senja, dengan iringan sebuah lagu yang penuh cinta yang terucap dari hati yang paling dalam, di antara aku dan teman-teman. Juga tak luput ada buliran-buliran bening di kedua pelupuk mataku. Ah, mengapa kata perpisahan selalu berkawan dengan kesedihan?

Perpisahan itu pintu gerbang untuk menuju pertemuan-pertemuan selanjutnya. Itu adalah ujar seorang mbak, seseorang yang kami hormati untuk semua ketegasannya pada sikap kanak-kanak kami. Bagiku, perpisahan tetaplah sebuah akhir dari sebuah pertemuan indah, yang kadang diakhiri dengan buliran-buliran air mata yang menggenang di kedua pelupuk mata. Walaupun, memang, ada pintu pertemuan-pertemuan lain yang akan terbuka. Tapi, sebuah perpisahan tetaplah menyiratkan sedih dan duka. Kalau ingin memilih, hendak berada di komunitas cinta itu, hingga suatu saat nanti, kaki melangkah pergi dari negeri sakura ini, untuk kembali ke tanah air.

Tapi, selalu ada yang terbaik dan yang kita anggap menjadi yang terbaik. Itu yang kembali dipesankan oleh beliau. Dan ketika sebuah keputusan diambil, selalu mempertimbangkan kondisi masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang. Materi terakhir di komunitas cinta itu begitu membekas. Ingin bertanya lebih jauh: mungkinkah ini yang menjadi yang terbaik? Tapi, aku tahu pertanyaan itu adalah sebuah pertanyaan yang dilandasi sebuah emosi, bukan atas pemikiran yang logis. Dan, akhirnya hatipun membenarkan ucapan mendamaikan hati di akhir pertemuan terakhir komunitas cinta itu: InsyaAllah masih bisa bertemu dalam pertemuan-pertemuan yang lain. Ah, semoga demikian adanya.

***
Kepadamu teman, teruskan perjuangan
pengorbanan dan kesetiaan
Telah kuungkapkan segala-galanya

Itulah tanda kejujuran kita a...a...a...
Kumencari-cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci o...o...a...a...

Lirik lagu Brothers telah berakhir disenandungkan, tapi buliran-buliran bening masih menggenang di pelupuk mataku. Juga saat kata-kata terakhir untuk komunitas itu mesti diucapkan oleh setiap orang. Ah, aku ingin berujar dalam kata-kata yang panjang ketika giliranku mengucapkan sepatah dua kata tiba saat senja itu, tapi sedih itu benar-benar menggelayut. Dan akhirnya hanya maaf dan terima kasih yang menjadi kata penutup. Kata maaf yang mewakili untuk semua tindakan dan ucapan yang mungkin telah meninggalkan guratan luka dalam relung hati teman-teman tercintaku dan kata terima kasih untuk begitu banyak pelajaran hidup yang telah terurai dalam rangkaian perjalanan hampir lima bulan di komunitas cinta itu.

Semoga Engkau tetap menautkan hati-hati kami dalam naungan kasih sayang dan cinta-Mu, Rabbi, meski mungkin ada jarak yang terbentang antara kami. Dan semoga Engkau tetap menggenggam hati kami tetap dalam naungan keridhoan-Mu, Allah, untuk tetap berjalan dalam barisan-Mu hingga suatu saat Engkau mempersatukan kami dalam rumah abadi-Mu. Malam ini kupanjatkan doa itu, melalui untaian-untaian kata dalam tulisan ini, untuk semua teman-teman tercinta dalam komunitas cinta itu.


@Spring, May 2009

Kamis, 28/05/2009 14:12 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

Dengan Perbankan Syariah Transaksi Bisnis Dijamin Halal

Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Oase Iman
menggugah dan menyegarkan iman
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login