Saat Hidayah Datang Menyapa

Rabu, 06/01/2010 14:02 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Tulisan

Oleh Abi Sabila

Kabar tentang Abel Xaviermantan pemain sepakbola Liverpool asal Portugal – yang memutuskan pensiun dari dunia sepak bola dan memeluk agama Islam yang pertama kuketahui dari Eramuslim, seketika mengingatkanku pada sosok bu “D”. Tak ada kaitannya memang antara pemain bola yang kemudian mengganti namanya menjadi Faisal Xavier tersebut dengan Bu D, kecuali keduanya adalah sama-sama mualaf.

Bu D adalah salah satu pembaca Oase Iman yang merasa tergugah hatinya setelah membaca salah satu tulisanku yang dipublish pertengahan Ramadhan tahun lalu. Seketika jiwanya terpanggil untuk berbagi rezeki dengan tokoh yang kujadikan inti dari tulisanku tersebut, namun sempat kutolak awalnya. Sebelumnya, ada pak K - yang dengan segenap kerendahan hati - juga kutolak niat baiknya dengan beberapa alasan, diantaranya karena aku tak ingin justru kesan ‘memelas’ yang lebih menonjol dibanding pesan moral dan hikmah yang ingin kusampaikan melalui kisah nyata tersebut.

Adalah pak Y- orang yang memperkenalkan Bu D padaku - yang kemudian meyakinkanku akan kesungguhan dan ketulusan Bu D untuk berbagi. Beliaulah juga yang memberitahuku bahwa Bu D ini adalah seorang mualaf. Singkat cerita, hanya dalam hitungan beberapa menit, Bu D telah mentransfer sejumlah uang yang menurutku jumlahnya cukup besar melalui rekeningku untuk kemudian kusampaikan pada keluarga yang kuangkat dalam tulisanku tersebut. Subhanallah! Tidak mudah memberikan sesuatu kepada orang yang belum dikenalnya, melalui orang yang tak dikenal pula kecuali dilandasi ketulusan berbagi dan keikhlasan beramal. Dan semua itu menjadi sulit apabila hidayah tak pernah datang dalam hatinya.

Sama seperti Faisal Xavier, akupun tak tahu persis bagaimana mula ceritanya Bu D ini menjadi seorang mualaf. Yang pasti, saat hidayah datang menyapa, ia akan datang dengan cara dan jalannya sendiri. Tak dapat dicegah, juga tak mudah dipinta. Allah memberikan hidayah kepada siapa saja yang dikehendaki Nya, dan tidak memberikan atau bahkan mencabut hidayah dari seseorang dengan kehendak Nya kapan saja dan bermacam caranya.

Seorang pengemis tua dan buta di salah satu sudut pasar Madinah, mengucap dua kalimat syahadat setelah tahu bahwa orang yang selama ini dengan lemah lembut menyuapinya tiap hari dan orang itu kini telah tiada adalah rosululloh yang setiap hari, setiap saat dibencinya. Bahkan dia selalu menghasut orang-orang untuk ikut membenci dan memusuhinya. Namun sebaliknya, meski Abu Thalib adalah seorang paman rosululloh yang dengan jiwa raga dan hartanya selalu melindungi rosululloh dan dakwahnya, namun hidayah tidak juga datang padanya sampai akhir hayatnya.

Faisal Xavier, Bu D dan para mualaf lainnya, sangat beruntung karena telah dipilih Allah SWT untuk menerima hidayah Nya. Bu D bukan saja telah mendapatkan anugerah terbesar dalam hidupnya, namun beliau telah mampu membagi manisnya hidayah itu kepada orang lain. Selamat datang, selamat bergabung di keluarga Islam saudara dan saudariku. Hidayah telah datang padamu, rawatl dan pupuklah dengan ibadah, jagalah dan pertahankan dengan segenap jiwa dan raga agar jangan pernah terlepas sampai kapanpun juga, hingga nyawa berpisah dari raga. Do’aku, do’a kami semua untuk kalian saudara-saudara baruku.

http://abisabila.multiply.com

[email protected]

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Oase Iman

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang