Menjelang Bulan Ramadhan Bulan Puasa….!

Syaripudin Zuhri – Senin, 1 Ramadhan 1432 H / 1 Agustus 2011 15:52 WIB

Manusia tak ada yang sempurna punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Engkaupun demikian penuh dosa alpa dan kesalahan
Niatkan menghadapi puasa ramadhan ini mencuci semua itu.

Jangan merasa diri suci dan bersih hingga menimbulkan keangkuhan dan kesombongan.

Engkau sama dengan manusia lain yang sering lupa dan lalai padaNya.

Lantas apa yang mau kau sombongkan bila dosamu lebih banyak dari pahalamu.

Andaipun kebaikanmu lebih banyak dari kesalahanmu.

Niatkan untuk tetap berendah hati dan tetap memohon taufik dan hidayahNya.

Gilang ramadhan waktu yang tepat untuk melebur segala dosa dan noda.

Bulan suci datang lagi " Marhaban ya Ramadhan " bulan yang suci bulan yang mulia.

Ukhuwah dijalin di bulan ini dengan penuh rasa syukur untuk berbagi dan berbagi.

Lambaian kasih dan sayangnya lebih ditingkatkan untuk mewujudkan rakhmatan lil alamin.

Apapun di lakukan untuk menegakan panji-panji Islamiyah dengan kelembutan dan kebaikan.

Niatnya hanya karena Allah SWT bukan sesuatu yang lain.

Ridholah pada setiap takdir yang telah ditentukanNya dengan tetap berikhtiar yang tulus.

Amanah dijaga dan dijalankan dengan keikhlasan untuk menggapai ridhoNya.

Menjaga diri dari apapun yang membuat Allah murka padamu.

Amat yakin akan kekuasaan dan kebesaranNya menimbulkana rasa optimis dalam hidup.

Doa dan istigfar kepada Allah selalu dipanjatkan terutama di bulan ramadhan yang suci ini.

Hari-harinya dilalui dengan sabar tabah dan tawaqal hingga hatimu diliputi kedamaian.

Akhlak Rosulullah dijadikan tauladan hidup dalaM berbuat dan bertingkah laku sehari-hari.

Nantikan lailatul qadar dari awal ramadhan walau rambu-rambunya di akhir ramadhan.

Bulan yang penuh berkah ini dijadikan kawah candradimuka melebur segala dosa.

Usahanya dengan memperbanyak doa, dzikir, tadarus. tarawih, witir dan sebagainya.

Langkahnya ditujukan pada ampunan dan RidhoNya.

Antisipasi dan waspada pada setiap tipu daya setan laknatullah.

Niscaya keselamatan dunia akherat akan tercapai dengan izinNya.

Pikiran perkataan dan perbuatannya semata-mata hanya karena Allah SWT bukan yang lain.

Usaha dan bekerja keras untuk mensyiarkan agamaNya melalui media yang dikuasainya.

Asah Asih dan Asuh dengan sesama walaupun hanya satu ayat yang disampaikannya.

Sandaran dan perjuangan hidupnya hanya kepada Allah SWT.

Akal kalbu dan roh diarahkan dan disucikan di jalanNya pada bulan yang di muliakanNya.

Waktu sebulan penuh di ramadhan ini diisi dengan berbagai amal ibadah seluas luasnya.

Ajakannya selalu dalam kebaikan kehormatan kemuliaan dengan penuh cinta yang tulus.

Jalan lurus menuju ridho dan ampunanNya itulah "jembatan" sirotolmustakim yang sejati.

Ingin selalu kembali dan kembali kepadaNya guna mensucikan diri dari segala dosa dan noda.

Bulan ramadhan itulah wadah yang disediakan olehNya agar kamu menjadi orang bertaqwa.

Diamnya adalah dzikir dan tafakur merenungi segala ciptaanNya.

Ingin terus berbagi dan berbagi di bulan mulia dan suci ini.

Letih lesuh dan lelah tak dihiraukan dan disingkarkan jauh-jauh dari kamus perjuangannya.

Apalagi bulan ramadhan ini harus lebih meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.

Kesabaran ketabahan dan kataqwaan adalah modalnya dalam menyemarakan ramadhan.

Untuk menggapai malam lailatul qadar malam seribu bulan malam yang dimuliakan.

Kegiatan ramadhan dipenuhi sujud di masjid, musholah dan di berbagai tempat.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd.

Nantikan janjiNya berupa ampunan dan suci kembali kepada fitrah itulah Idul Fitri yang hakiki!

Catatan:Bila tiap hurup awal pada kalimat diatas disatukan maka jadilah judul tulisan ini: MENJELANG BULAN RAMADHAN BULAN PUASA WAJIB DILAKUKAN!

Oase Iman Terbaru

blog comments powered by Disqus