Pendidikan Dalam Islam

Wini – Kamis, 4 Jumadil Akhir 1430 H / 28 Mei 2009 07:07 WIB

Assalamualaikum

Saya mau tanya :

1. sebenarnya pendidikan menurut islam itu bagaimana (kalau bisa ada hadist yang shahih) ?

2. saya sendiri tertarik pada bidang pendidikan karena ibu saya seorang guru tetapi saya sendiri bingung karena banyak teori tentang pendidikan (saya sendiri tertarik pada teori MI howard gardner dan accelerated learning) tapi jarang yang memanfaatkan, yang saya mau tanyakan bagaimana teori MI dan accelerated learning itu dalam perspektif islam ? (apa boleh kita ambil tapi yang di ambil yang sesuai dengan syariat Islam saja)

Wassalamualaikum

Haris

Jawab :

Wa’alaikumsalam Wr. Wb.,

Kepada Bapak Haris yang dirahmati ALLAH, mengenai pendidikan dalam Islam, hadistnya sangat banyak antara lain adalah : "al ummu madrosatun" (sebaik – baik sekolah adalah pendidikan yang di berikan oleh ibu), dan juga di Qs : Al – Ahzab : 21 yang artinya “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullahitu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allahdan semua yang diajarkan dalam alqur’an juga dalam hadist ,dapat merupakan pendidikan dalam Islam, dimana kita juga bisa mengajarkan anak -anak, bahkan diri kita sendiri untuk mengikuti semua aturan dalam Islam yang dapat kita aplikasikan sehari-hari. Hakikatnya pendidikan itu sendiri adalah sangat penting bahkan terpenting dalam ajaran agama Islam, dimulai dari ayat al-qur’an yaitu : Iqro, hal itu menunjukkan bahwa, manusia harus membaca… agar dirinya terdidik, membaca dengan ayat kauliyaah (a-lqur-an atau kitab-kitab tertulis) maupun ayat kauniyah (alam), dalam hal ini untuk lebih lengkap, masalah pendidikan anak, bisa Bapak dapatkan dalam buku Abdullah Nasih Ulwan dengan tema: Tarbiyatul Awlad.

Mengenai MI (Multiple Intelegence), subhanallah dalam hadist juga sudah diterangkan bahwa, surga saja ada 8 pintu (pintu sedekah, pintu puasa, pintu jihad, dan lain-lain) menunjukkan bahwa manusia boleh masuk surga melalui pintu apa saja yang sesuai dengan kafaahnya (keahliannya) dalam beramal, dan untuk konsep multiple intelegence, saya malah sangat setuju bila diterapkan disemua sekolah baik Islam maupun bukan, karena pada hakekatnya setiap manusia diciptakan dengan kebaikan dan kekurangannya masing-masing. Dan kebaikan maupun kekurangannya itulah yang mebuatnya menjadi satu sama lain saling melengkapi.

Mengenai Accelerate Learning, itu sah-sah saja dan walau dalam Islam tidak dibahas detail mengenai Accelerate Learning namun dalam sebuah siroh bisa kita lihat bagaimana sahabat satu sama lain dalam menerima suatu pembelajaran dari rasulullah memiliki tingkat kecerdasan berfikir yang berbeda-beda, dan bila kita lihat pada anak didik kita, maka dapat juga kita terapkan sehingga jiwa kompetensinya ada, namun hal ini barometernya pun harus jelas juga, biasanya yang dinilai adalah pelajaran-pelajaran akademik ( yang bersifat math, social studies atau science). Tetapi untuk masalah diluar itu tidak menjadi tolak ukurbagi suatu proses akselarasi, mengenai hal ini, saya agak keberatan, sekali lagi mengingat bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda, maka sebaiknya setiap anak kita perlakukan sama. Namun itu semua kembali terpulang pada ibu bapak yang bersangkutan dan juga sekolah yang ada.

Konsultasi Pendidikan & Keluarga Terbaru

blog comments powered by Disqus