Selamatkan Perempuan dari Jeratan Kapitalisme
Disadari atau tidak Kapitalisme telah menjadikan perempuan sebagai mesin ekonomi. Dengan jargon kesetaraan gender, membuat hak dan kewajiban kaum perempuan menjadi semu. Kesempatan lapangan pekerjaan yang lebih luas diberikan kepada perempuan dengan alasan mereka lebih teliti dan teratur dalam bekerja dengan upah yang diberikan relatif lebih murah sehingga bisa menguntungkan para pengusaha. Selain itu, perempuan dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan mereka terpaksa bekerja mencari nafkah untuk keluarga bahkan membuat mereka harus meninggalkan rumah sampai bertahun-tahun lamanya.
Saat bekerja pun kaum perempuan tidak mendapatkan jaminan keamanan, mereka rentan dengan berbagai penganiayaan, pelecehan, penyiksaan, bahkan pembunuhan. Sistem Kapitalisme membuat wanita jauh dari rasa aman dan sejahtera. Posisi yang ditetapkan Islam yang seharusnya berada di pundak laki-laki dipaksa beralih ke pundak perempuan. Kondisi ini terjadi karena Islam tidak diterapkan dalam kehidupan.
Maka, solusi mendasar dari semua persoalan yang menimpa perempuan saat ini adalah dengan mencampakkan sistem Kapitalisme yang telah terbukti kerusakannya dan kembali kepada sistem Islam yang berasal dari Sang Kholiq, Zat Yang Maha Sempurna. Saatnya perempuan kembali kepada fitrahnya yakni kepada Islam. Islam tidak pernah mengebiri potensi dan peran perempuan. Justru Islam mengatur, menjaga, bahkan tidak hanya mempersiapkan kaum perempuan menjadi Ibu yang berkualitas namun juga mempersiapkan kaum perempuan agar mampu menjalankan berbagai fungsi publik yang telah disyariatkan Islam baginya. Mulai menjadi seorang guru, bidan, dokter, perawat, bahkan menjadi anggota parpol, serta berbagai keahlian lainnya yang selaras dengan fitrahnya. Dalam pelaksanaannya pun Islam akan memberikan jaminan keamanan pada kaum perempuan baik muslim maupun non muslim.
Jl Cibarengkok bandung