Fakta Qur'an tentang Konflik Palestina

Kelemahan inilah yang segera ditangkap oleh musuh-musuh Islam. Mereka kini lebih berani dalam menganiaya dan menginjak-injak negeri Islam karena merasa 'aman' dengan lemahnya semangat kaum muslimin dalam berjihad. Lihat saja penyerangan secara sistematis pada negeri muslim dalam dua warsa terakhir ini. Dari mulai Afghanistan, Irak, Palestina, hingga negara-negara yang masuk dalam daftar tunggu penyerangan seperti ; Iran, Sudan dan Suriah.

Komentar Masuk:

ashfia — Jumat, 23/01/2009 08:37 WIB

Yang paling bertanggung jawab atas pembantaian Gaza adalah Mesir. Ga usah sinis lah ama Iran dan Hizbullah. Mereka membantu dengan cara mereka sendiri yang anda sendiri tidak akan memahaminya.


aisyah — Jumat, 23/01/2009 08:42 WIB

Yupp, anda benar.
Al Qur'an sudah menjelaskan kepada kita semuanya. Jelas siapa musuh, jelas siapa yang harus dibela, jelas siapa kolaborator. juga jelas kita sebagai ummat Islam harus apa.
Sayangnya, mayoritas ummat Islam belum tahu fakta-fakta Qur'ani ini. Sebab mayoritas ummat Islam masih terkotak-kotak dalam nation states (neara-negara nasionalis) sehingga kekuatan politik kita terkotak-kotak. Lebih parah lagi, sekian banyak pemerintahan negara berpenduduk muslim ternyata juga kolaborator dan beraliansi dengan musuh. Oleh karena itu kita melihat fenomena perbedaan mencolok antara suara di jalanan dengan suara di birokrasi. Yah, sadly to say, sayang sekali, itulah kenyataan ummat Islamyang kita termasuk di dalamnya. Ada satu judul besar di sini DAKWAH.
Semoga semua ulama dan da'i yang lurus semakin sadar beban tanggung jawabnya.
Semoga semakin banyak ERAMUSLIM-ERAMUSLIM lain di berbagai bidang dakwah.
Hasbunallah wa ni'mal wakiil.


dini — Jumat, 23/01/2009 09:11 WIB

assalamualaikum...

aq juga sering mendengar ceramah tentang konflik Palestina itu tertera dalam Qur'an,
aq jga slalu menangis jika melihat tayangan korban2 akibat konflik tsb, , ,
tulisan yag Bpk tulis sungguh bagus sMoga sMua orang sadar dan memahami isi dari Al-Qur'an itu

^_^


suharyanto — Jumat, 23/01/2009 09:49 WIB

umat islam harus melatih kekuatan fisik, bahkan teknik2 dasar bertempur, tumbuhkan ruhul jihad, perdalam islam secara kaffah, jauhkan kemusyrikan, Allaahu akbar.


edkavie — Jumat, 23/01/2009 09:51 WIB

subhanallah....... MAHA SUCI ALLAH dan MAHA BENAR ALLAH tas semua FIRMAN-NYA. miris melihat kebungkaman para pemimpin dunia islam. hanya berkumpul disuatu tempat, berdiskusi minum kopi, dan reaksi yang muncul hanya "mengutuk????". gaza bukan hanya masalah orang arab tapi masalah dunia islam.saatnya seluruh tentara islam memborbardir barisan kamu kafir dalam naungan KHILAFAH ISLAMIAH. "tidak akan kuserahkan walau sejengkal tanah palestina wahai kaum kafir sekalipun kau akan mencabik-cabik tubuhku" SULTAN ABDUL HAMID II. pertanyaannya sekarang adakah pemimpin islam berkata seperti itu. jawabannya NOOOOOOOLLLLLLLLLLLLLL besar


delly — Jumat, 23/01/2009 10:58 WIB

semoga ALLAH memberikan azab yang amat pedih kepada yahudi !!!!!


aset — Jumat, 23/01/2009 11:13 WIB

asslam. wr wb.. sepertinya sangat jelas apa yangdi tulis, ustd tadi,,bagi saya, yang paling bertanggung jawab atas invasi israil ke gaza adalah mesir.saya sendiri di penjara.12 hari gara gara ikut ikhwanul muslimin, demo anti israil..........ketahuilah seluruh warga mesir
melaknat kebijakan dan mubarook....


MasPugh — Jumat, 23/01/2009 12:06 WIB

Assalamu alaikum wr wb.
Kewajiban kita sekarang adalah sebagaimana firman Allah Azza wa jalla:
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya..." (QS. Al Anfaal: 60), tarbiyah mulai dari diri kita, keluarga, masyarakat dst...


Mohammad Noer Hidayat — Jumat, 23/01/2009 13:47 WIB

Ass WW
Yang penulis paparkan adalah benar adanya. Adanya kemunduran dan bencana di Palestina terutama di gaza adalah kerena yahudi, nasrani dan munafikun yaitu penguasa-penguasa arab. karena penguasa2 arab sudah menginggalkan quran dan sunnah rosum, maka umat isalam terutama saudara2 kita di gaza yang jadi kurban. Maka wahai saudara2ku, marilah bangkit dan kembali ke islam secara kaffah, dan bunuhlah penguasa2 dan orang munafik, karena merekalah yang menyebabkan umat islam yang demikian banyak ini hanya bagaikan buih. Saya sedih. wass Mohammad Noer Hidayat


rap — Jumat, 23/01/2009 13:59 WIB

Jika menukil Quran dan Sunnah, memang banyak sekali dalil yang menjelaskan tentang konflik tsb.
Dengan segala keterbatasan kita, smoga kita masih mampu membantu warga Gaza. Doa, salah satunya.


Abu Syarif — Jumat, 23/01/2009 16:03 WIB

Kuam musyrikin dan kafirin memang sudah berani terang-terangan menunjukkan kebenciannya. Itu semua memang karena turunnya Izzul ISlam wal Muslimin.
Dari itu mari, yang shubuhnya masih suka terlewat.. Qum.. bangunlah..!
Yang shaffnya masih centang prenang, ayo. lurus dan rapatkan. Bagaimana kita bisa bersatu dalam ikatan iman dan ukhuwah yang kokoh jika secara dzhohir saja kita tidak dapat rapat dan lurus dalam barisan (sholat).?


Tatang — Jumat, 23/01/2009 16:12 WIB

salam buat penulis...Sungguh biadab kaum yahudi dan lebih biadab lagi jika yang nota bene negara muslim malah mendukung kaum zionis yahudi biadab, hanya orang yang tidak beriman yang mendukung yahudi...laknatullah.


waw@n — Jumat, 23/01/2009 18:14 WIB

"ada bijaknya kita introspeksi diri, karena hakikat kemenangan itu sudah jadi jaminan Allah SWT (QS.24:55). yang jadi masalah adalah justru kita sebagai muslim, terkadang masih pada egois, merasa diri dan kelompoknya paling benar, hingga menjadi eksklusif dan ashobiyah. coba kita jadi muwahid/pemersatu ummat.. fakta membuktikan, jangankan dapat menyatukan kekuatan dengan saudara2 kita di lain negara, di negeri sendiri saja masih gontok-gontokan. dengan saudara satu bendera perjuangan aja masih saling hujat. apa ini yang dinamakan ukhwuwah? yo kita evaluasi saja dulu diri kita, jangan2 penyakit tadi masih melekat kuat pada tiap pribadi kita... Tx pada ERAMUSLIM. salam dari kami : wawan-JAT serang


Heni — Jumat, 23/01/2009 20:23 WIB

satu komentar yang dapat meluncur "Subhanallah" semoga kita tidak termasuk orang-orang yang munafik. Amin


Hanafi — Sabtu, 24/01/2009 08:04 WIB

Presiden Mesir bukan Husni Mubarak. Tidak pantas ada kata Mubarak, tetapi mulai sekarang si pengecut itu lebih pantas di panggil Husni MoBerak...


Tato cilix — Sabtu, 24/01/2009 08:35 WIB

Allah telah mencabut rasa takut dlm dada musuh2 islam karna kita telah cinta dunia n hidup dlm firkoh2..Umat islam harus kembali dlm jamaah muslin dan imamnya yaitu jamaah khilafatulmuslimin.. Kalo ga ada tinggalkan semua firkoh wlau harus memakan akar sampe kita mati


hatta — Sabtu, 24/01/2009 10:20 WIB

jazakumullah, terimakasih atas perhatian pembaca sekalian. mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Khususnya masalah hizbullah dan iran, sungguh tidak ada maksud penulis untuk sinis dan melecehkan peran keduanya dalam membela dunia islam hari ini. Tahun 2006, penulis ketika masih di sudan, tahu persis bagaimana prestasi Hizbullah menghancurkan Israel. Jadi, sekali lagi mohon maaf kalau ada pemilihan kata yang salah, sedikit emosional, karena memang tulisan itu ditulis saat gaza masih benar2 membara. Ok, salam ukhuwah dan jihad


zaki — Sabtu, 24/01/2009 11:37 WIB

perang ini adalah PERANG AGAMA.

Bagaimana Saya dapat mengatakan itu adalah perang agama?

kita mengetahui bahwa sejak sebelun tahun 1948 israel tidak mempunyai tanah di negri palestina. Namun di dalam talmud yaitu kitab yang mereka percayai mengatakan inilah tanah yang di janjikan, sehingga mereka merampas Tanah palestina dengan landasan keyakinan dari talmud tersebut.

kalau mereka berperang atas keyakinan talmud mereka apakah hamas berperang atas keyakinan / sengketa tanah saja?


Salam — Sabtu, 24/01/2009 12:36 WIB

Salam bg penulis... sepertinya teknik penggunaan ayat yg di pake hanya sekedar menghubung2kan tanpa melihat konteks sejarah dan peristiwa. Lagi pula Gaza adalah konflik perebutan tanah, tidak pernah ada kebencian terhadap agama tertentu.
Saya harap tulisan selanjutnya lebih fair.


Rofa — Sabtu, 24/01/2009 13:22 WIB

Semua fenomena yang terjadi di dunia ini terutama yang terjadi pada umat Islam sebenarnya sudah diungkap oleh Al Quran, kenapa masih banyak saudara-saudara kita terutama para pemimpin muslim (mungkin termasuk dinegeri kita) yang masih saja tertipu oleh tipu daya Yahudi.

Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dari kehancuran akibat ulah Yahudi.


forum.cibinong.net — Sabtu, 24/01/2009 14:48 WIB

menanggapi penulis
"Fakta Al-Quran dan juga fakta sejarah kenabian selalu mengingatkan kita adanya bahaya dari dalam. Jangankan hari ini saat umat Islam dalam kondisi lemah dan terpecah, bahkan di barisan pasukan Rasulullah SAW di Madinah pun bercokol sekelompok munafik yang terus aktif menghasut dan menghancurkan kaum muslimin dari dalam. Masih ingat bukan peperangan Uhud, saat 300 dari 1000 pasukan rasulullah SAW membelot mundur ke Madinah karena kecewa dengan keputusan Rasulullah SAW ?"

(Di Indonesia saja..), kemarin saya menyaksikan di salah satu acara televisi yang membahas penyerangan israel ke palestina, ada perwakilan dari pks, hizbutahrir, dan JIL, dari pks dan hizbutahrir sudah memberikan pernyataan yang bagi saya sangat masuk akal, saat perwakilan dari JIL berkesempatan untuk menjawab "penyerangan Israel ke Gaza merupakan bentuk jawaban dari roket roket HAMAS" seolah olah mereka tidak pernah mau tau mengapa HAMAS meluncurkan roket-roketnya, bentuk-bentuk jawaban dari Perwakilan JIL, selalu berusaha fair tanpa otak, yang orang-orang bilang "maksain banget". harusnya mereka merubah namanya menjadi JZL Jaringan Zionis Liberal.....


ABDILLAH — Sabtu, 24/01/2009 15:17 WIB

Assamulamualaikum warahmatullahi wabarokatuh,Klo menurut saya memang benar adanya fakta al-quran dan itu sangat baik untuk dibahas,hanya saja marilah kita buka pos perdagangan muslim yang menyeluruh dengan harga yang terjangkau/atau sangat murah sekali dan berkualitas guna memenangkan persaingan dalam hal perdagangan,Qta adalah manusia yang termulia jika kita islam,bukan yahudi yang mulia,jai muliakan diri kita dengan berjuang sehebat-hebatnya alam perang apapun,kesehatan,tekhnologi,perdagangan dan jangan pernah bergantung sama produk yahudi tapi dimana ya produk murah dan berkualitas???mana pengusaha muslimnya ya??apa mereka takut investasi untuk sembako murah,sabun murah,air mineral murah??dll yang murah tapi berkualitas sedangkan yahudi benar-benar berani ambil resiko milyaran bahkan trilyunan dari harta pribadi untuk "kemenangannya",,apa kita muslim tidak berani mengorbankan apapun??atau cuma lima ribu??sepuluh ribu??seratus ribu??atau maximal satu juta dari kemampuan kita?? intinya kita harus berani investasi bisnis dalam jumlah besar untuk kemajuan alam perdagangan,jangan jai pengecut,,setuju ya saudaraq semua


eko ph — Sabtu, 24/01/2009 17:40 WIB

Perdamaian antara palestina dengan israel tidak mungkin akan terwujud selama masih ada orang palestina yang tidak bersedia mengakui negara israel dg teritorial yang ada sekarang. Kenyataan ini sangat mahal dan menyakitkan bagi palestina.

Kalaupun dunia islam dapat menguasai dunia ,tidak serta merta dapat mengusir israel dari tempat sekarang. Dapat dipastikan akan terjadi perang yang sangat dahsyat yang akan melibatkan banyak negara. Kecuali ALLOH SWT turun tangan orang eropa dan amerika serikat sebagian besar masuk islam.

Kesimpulannya kita harus dakwah islam keseluruh dunia dengan akhlak yang baik sehingga bangsa2 didunia tertarik dengan islam dan memeluk islam.


yudi — Sabtu, 24/01/2009 23:43 WIB

Benar juga tuh,,tolong hitung mas.??? sudah berapa korban yang mati semenjak perang 1948.??? di palestinapun ada mahmud abbas yang pro israel ,,bukankah bumi israel itu mulanya sedikit,,,, kok sekarang luas .??? SETIAP PERMASALAHAN KITA ANGKAT DULU ASAL MUASALNYA.(asbbaabunnuzul)???APAKAH ISRAEL ADA BUMI NYA DI PALESTINE,BUKAN KAH DIDAPATKAN DARI HASIL MEMBUNUH DAN MENGUSIR.warga sivil???KALAU SEKIRANYA BUKAN PERANG AGAMA ,LALU PERANG APA.???APAKAH ADA TAMBANG MINYAK DISANA.???SUDIKAH KIRANYA BILA ORANG INDONESIA SALAH SATU BUMINYA DIKUASAI BELANDA.???


Kaskuser — Minggu, 25/01/2009 00:28 WIB

Yahudi,sungguh terlaknat..

hmm Btw Nice Info Gan.....

Keep Posting Gan...


herri siddik — Minggu, 25/01/2009 03:44 WIB

ketika yahudi menyerbu Gaza dan membunuhi ummat Islam disana, para pemimpin arab diam seribu bahasa, tak ada sepatah katapun untuk mengatakan hai yahudi keluarlah kalian dari bumi Palistin apalagi mengirim pasukan untuk menolong ummat Islam disana, padahal mereka mampu untuk menghentikan kebengisan dan kebrutalan yahudi, namun kenyataannya mereka khianat dan berkolaborasi dengan musuh2 Islam dalam rangka pembantaian ummat Islam di Gaza. Terutama apa yang dilakukan oleh presiden Mesir dan Raja Arab Saudi.Benar2 sangat memprihatinkan dan sangat2 memalukan.


mahasiswa uii — Minggu, 25/01/2009 06:19 WIB

Si 'salam' nih pasti kalo ga ulil abshar dari JIL, ya anak buah JIL ya? Berani banget komen kaya gitu disini?

Konflik perebutan tanah?
Orang Palestina dari Gaza bila pergi ke Tepi Barat harus melintasi kawasan Israel sejauh 45 km. Jangan lupa di berbagai lokasi di Tepi Barat terdapat pula pemukiman-pemukiman Yahudi yang sampai sekarang dipertahankan Israel.

Bukan hanya itu. Dengan dalih sekuriti Israel membangun tembok-tembok. Jalan-jalan mulus tak boleh dilintasi orang Palestina. Yang paling menderita penduduk Gaza. Selama dua tahun ini Gaza praktis diblokade Israel, tertutup dari dunia luar. Menurut Carter di bukunya, itu mengakibatkan kemiskinan meningkat 70%. Busung lapar menyerang Gaza seperti yang terlihat di kawasan termiskin di dunia saat ini, Sahara Selatan.

Gaza diblokade karena di sana ada Hamas. Dan Hamas dimusuhi Israel dan Amerika Serikat karena mereka memenangkan pemilihan umum Palestina secara jujur dan adil. Dalam pandangan para pemimpin Amerika Serikat dan Israel, Hamas tak boleh menang karena mereka “teroris”, sebagaimana kelompok Hizbullah di Libanon. Aneh, “teroris” ikut pemilihan umum, dan menang pula.

Hamas dan Hizbullah yang memperjuangkan kemerdekaan negerinya dituduh “teroris”. Berarti di mata mereka ini pejuang kemerdekaan seperti Pangeran Diponegoro dan Bung Tomo juga yang menjaga tanah air,bangsa,dan negara ini dari penjajah yang ingin merebut negara kita pada masa dulu ini sama dengan “teroris” ?


abu zaki — Minggu, 25/01/2009 07:05 WIB

kemenangan dan peralihan kekuasaan ke kaum judeo-christ adalah sunatullah, bagaimana di dalam AlQuran disebutkan pergiliran kekuasaan, dan janji Allah kepada kita kaum muslim di akhir zaman pun benar untuk menjadi penguasa berikutnya.

Rasul saw telah menubuatkan bahwa umatnya kelak bagaikan buih lautan dan kue, banyak dan hanya jadi rebutan dikarenakan wahn, cinta dunia dan takut mati - Rasul saw yang sucipun menubuatkan diantara ummatnya ada yang tetap berpegang teguh dan mencintai jihad. dan dari merekalah menjadi pasukan islam akhir zaman yang akan memperoleh kekuasaan sejati di dunia, sebelum diwafatkan semua yang memiliki keimanan.

maka pagarilah hati kita dan keluarga dari wahn dan semangat jihad, hingga menjadikan kita dan anak turun kita termasuk golongan yang sedikit. hanya kepadaNyalah kita berharap


platosku — Senin, 26/01/2009 16:50 WIB

assalaamu alaikum

saya rasa penulis sudah tepat sekali..untuk komentator yg bernama salam di atas sebaiknya anda banyak baca buku dulu tentang jews, dan zionism baru komentar. kalau masalah gaza bukan hanya masalah perebutan tanah saja..skrg banyak pengamat yg takut or mungkin jahil dgn masalah palstina shingga menutupi motif agama di balik semua ini..para penulis terkenal tentang agama seperti Karen Amstrong dan Mark Jurgensmayer tidak malu2 untuk menyebut sebuah konflik itu bermuatan agama, asal memang betul berlandaskan agama..bukan malah dibilang hanya bermotif politik saja..baca buku mereka seperti Holy War: Crusades and their Impact on today's World (Amstrong), Terror in The Mind of God: The Global Rise of Religious Violance (Jurgensmayer)


Kirim Komentar

Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan

Nama


Email


Website (opsional)


Komentar



 
 
 
Pemuda & Mahasiswa
Kirimkan pemikiran, ide, serta pandangan Anda via email ke redaksi@eramuslim.com dengan judul "Pemuda-Mahasiswa" sertai profil singkat.
 
   
 
Share
 

PELUANG

 
 
 

Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
  Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...

Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...

Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
  Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...

Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...

 
Education Corner

Ada Apa Dengan Anak Remaja Kita

Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Semua Rakyat Berhak Jaminan Sosial

JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Tatap Masa Depan di RBA Kampung Muka

Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan  oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …