Jadi menjadi tokoh yang menginspirasi kebaikan atau keburukan, selama masih ada yang mengikuti, masing-masing pahala dan dosanya tidak akan terputus sampai hari kiamat.
Dalam benak saya pernah juga tercetus seperti yang antum tulis di atas itu, cuma saat itu yang terpikir oleh saya adalah kehidupan para artis/selebritis yang banyak jadi pelopor /inspirator kemaksiatan buat para pemuda/i di negeri ini. Bayangakan saja jika ada seorang artis atau sutradara yang membuat film2 atau sinetron yang menginspirasi banyak orang untuk berbuat zina /pergaulan bebas (spt sinetron2 MD Entertain atau film2 Maxima Picture misalnya) , atau juga mempengaruhi orang untuk membenci syari'at atau pesantren (seperti flm 'Perempuan Berkalung Sorban, misalnya) atau hal2 lain yang mengajak kepada generasi muda muslimah untuk bangga berpakaian minim/ketat karena dicontohkan oleh para selebritis itu misalnya. Bayangakan berapa "DOSA JARIYAH" yang akan merka pikul yang akan mengalir terus2 menerus ke 'kantong'mereka setiap saat (biarpun mereka telah meninggal dunia misalnya) Jika suatu saat ada orang lain yang berbuat/berlaku buruk karena ter-inspirasi /termotivasi oleh atau karena sebab2 yang telah saya sebutkan di atas itu. Dan seandainya pun mereka bertobat dan berbuat baik, niscaya amal baiknya akan berlomba terus-menerus dengan dosa jariyah yang mungkin mereka tanggung, yang menguntitnya setiap saat.
Hiii.. NGERI membayangkannya. Semoga saja keluarga kita tidak ada yang jadi selebritis pelopor kemaksiyatan.
Ayo kita belajar lebih mendalam lagi. Agar jangan sampai terjebak kepada aliran yang sesat. apalagi jadi pendiri aliran sesat.
Mulai dari yang paling sederhana, mempelajari bahasa Arab dengan baik.
Fitnah dalam agama melanda orang2 yang tidak menguasai bahasa arab. Sehingga bodoh dalam hal agama dan mudah terpengaruh aliran sesat.
Kata pak Ustadz :)
saya sendiri masih belajar bahasa arab.
berdosa tiada henti karena menyebarkan yang paham yang bertentangan dengan aqidah Islam...hmmmm.....menarik sekali.
Para aktivis Islam yang sudah terlanjur tercebur dalam kubangan demokrasi (sistem yang bertentangan dengan aqidah Islam), mereka menyebarkan paham tentang 'halal'nya demokrasi, dengan konsep tadarujj yang mereka usung, menganalogikan konsep tadarujj dalam pengharaman khomr yang bertahap ke dalam bidang politik. Padahal khomr sekarang sudah haram statusnya, apakah kita mau menarik hukum khomr kebelakang lagi? Apakah Rasululloh mengaplikasikan konsep tadarujj dalam bidang politik, yang artinya Rasululloh menggunakan sistem kufur dulu (saat di Madinah) baru berangsur-angsur menjadi sistem Islam?
Apakah Rasululloh tidak memberikan tuntunan syar'i dalam bidang pemerintahan (politik) sehingga kita seenaknya sendiri menggunakan sembarang konsep?
Wahai Ikhwan para pengusung demokrasi !!!
Bagaimana jika paham yang ada sebarkan ke seseorang di-imani hingga akhir hayatnya? Apalagi orang itu juga menyebarkannya ke orang lainnya lagi.
Bagaimana anda bisa pertanggungjawabkan di hadapan Allah?
Ini akan menjadi dosa yang tiada henti juga.
hhm... heran juga ada aktivis yang ketuanya menyebarkan fatwa memboikot sesamua muslim (padahal mengaku memperjuangkan syariah dan khilafah)... kok bisa-bisanya.... dan herannya pengikutnya.... he-eh saja... padahal .. dalil-dalil yang dipakai dimanipulasi... kok bisa ya
@ Mas Budi.. tanya, bagaimana dengan syaikh atum yang mengharamkan mengimani hadist ahad... dan membuat mengatakan orang yang mengimani hadist ahad juga berdosa..
bagaimana komentar anda?
salam perjuangan akhy..luar biasa,,generasi muda yang penuh semangat dan penuh perhatian pada ummat..sukses,,n kembangkan sllu..
Akhi Abdullah, alhamdulillah komentar antum tdk menyangkal kesyirikan dan ksesatan paham demokrasi,berarti kt sudah sejalan. Masalah hadist ahad,sy jg mengimaninya,jd sudah ngga ada permasalahan sama skali,alhamdulillah. Kalau menurut antum membangun keimanan pada Allah cukupkah dgn hadist ahad?
Akhi Abdullah, kalau antum teliti lagi, salah satu hadist riwayat Imam Ahmad tentang 5 fase yg dialami umat Islam yaitu, fase nubuwah, khilafatun minhaj nubuwah, mulkan adhdhon, mulkan jabariyan (saat ini), dan fase yg ke 5 kembali lagi tegaknya khilafatun minhaj nubuwah. Hadist tsb adalah hadist ahad,sy sgt membenarkannya, bahkan hadist ini membuat sy slalu brsemangat utk brjuang utk trwujudnya janji Allah tsb. Utk lebih dlm lg diskusinya silahkan lwt email sj di budik@technip.com,agar tdk salah paham lg
tulisan ente emang bagus pak aji, n moga aja dengan membaca tulian antum orang akan merenungi semua perbuatan mereka dan selalu merasa murakabatullah selalu ada.nikmat ya dipapua?
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan
Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...
Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...
Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...
Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...
Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...
JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…
Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …