Menakar Esensi Keadilan

Sementara golongan atas yang nyata-nyata mengkhianati hukum memiliki akses yang begitu mudah untuk mengarahkan keputusan-keputusan, sehingga nampak aturan-aturan itu begitu tak memiliki kekuatan

Komentar Masuk:

A HONG — Senin, 08/03/2010 11:22 WIB

KEADILAN MEMANG MENJADI BARANG MAHAL DI NEGERI INI ( DI DUNIA ? ) YANG MENJADI KORBAN KETIDAK ADILAN SELALU SAJA RAKYAT KECIL. PEJABAT DAN ORANG BERDUIT ADALAH KAUM YANG TIDAK PERNAH BERSALAH. YANG BENAR DI PENJARA YANG SALAH TERTAWA.


antifox — Senin, 08/03/2010 13:37 WIB

Anehnya ketidak adilan yang mencolok ini kadang didukung (dibela) olah rakyatnya sendiri ...


Tomy — Senin, 08/03/2010 15:06 WIB

Tdk akan pernah ada keadilan tanpa syariah.. yg ada kegilaan orang2 hubud dunya yg memuaskan hawa nafsu nya dgn mengorbankan ideologi Islam.. dan membebek pd ideologi sekuler barat.. keadilan jd fatamorgana..


Matmiqy — Selasa, 09/03/2010 06:02 WIB

Keadilan takan mungkin hadir tanpa dikawal oleh leader yg shaleh. karena itu MENGHADIRKAN pemimpin yang shaleh adalah salah satu yg diutamakan sbg saran menegakkan keadilan.
Tentunya dibutuhkan edukasi kepada masyarakat, agar suara mereka TIDAK BISA dibeli dengan MURAH, dan pada saat yang sama SUARA mereka diarahkan kepada pemimpin shaleh berkwalitas. Dan saya rasa, disini, mahasiswa yg memiliki energi tinggi, idealisme tinggi, sangat strategis untuk menjalankan peranan edukasi ini.
Adapun harakah Islamiyah, berkewajiban menghadirkan pemimpin2 yang shaleh dan berkwalitas, yg berani di depan kemungkaran! Tidak takut ancaman! dan selalu taqarrub ilallah.
Sedang harakah yg bisa koar2, sudahlah tinggalkan saja!


syawaril.nuris — Selasa, 09/03/2010 09:52 WIB

Keadilan adalah sesuatu yang menyenang dan yang menyenangkan itulah yang baik. Allah tidak pernah memerintahkan kepada manusia untuk mencari keadilan tetapi melaksanakan keadilan. Lawan adil adalah zalim, dimana zalim sendiri adalah perbuatan merugikan diri sendiri. Orang zalim adalah orang yang tidak mau mengerjakan perintah Allah. Iblis dikatakan zalim karena menentang perintah Allah dan Adam mengakui kezalimannya saat melanggar larang Allah. Siapapun yang melanggar atau mendurhakai perintah Allah adalah zalim, artinya mengerjakan pekerjaan yang mendatangkan kerugian bagi dirinya. seperti iblis menentang perintah Allah (zalim) dilaknat Allah. Boleh jadi orang yang memiliki kedudukan atau punya uang bebas dari hukum manusia tetapi ketahuilah tidak seorangpun terbebas dari hukum Allah. Hukuman manusia paling tinggi hukum mati, tetapi hukuman Allah abadi setelah kematian. Siapa saja tidak melaksanakan perintah berarti telah melakukan perbuatan merugikan diri sendiri (zalim). Allah menceritakan kisah Fir'aun yang telah membunuh anak-anak bani israel dan tidak dihukum oleh manusia tetapi dihukum Allah dengan menenggelam di laut. Tidak ada keadilan kecuali melaksanakan ketetapan Allah dan selain itu adalah zalim


budi — Selasa, 09/03/2010 17:03 WIB

Keadilan bukan susunan kata, jadi ga usah dihafal. Tetapi keadilan adalah aktifitas, dan karenanya, hanya orang yg beraktifitas untuk berbuat adil saja yang layak untuk mengemban amanah keadilan ini.
Banyak orang berteori, mudah orang berkata "adil" tapi amat sedikit yg mampu mewujudkan. Krn itu, saya rasa terlalu naif, jika hanya bermodal TEORI, kemudian menglaim si A adalah ZALIM... naif sekali, bgi mereka yg tidak memiliki modal pengalaman, menudingkan telunjuknya ke arah mereka yg lbih berpengalaman.... anda zalim (?).


Hamid — Rabu, 10/03/2010 11:26 WIB

subhanallah tulisan yang bagus dari seorang pemuda yang gigih memperjuangkan tegaknya Syariat ISlamm..moga Istiqomah..


Kirim Komentar

Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan

Nama


Email


Website (opsional)


Komentar



 
 
 
Pemuda & Mahasiswa
Kirimkan pemikiran, ide, serta pandangan Anda via email ke redaksi@eramuslim.com dengan judul "Pemuda-Mahasiswa" sertai profil singkat.
 
   
 
Share
 

PELUANG

 
 
 

Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
  Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...

Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...

Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
  Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...

Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...

 
Education Corner

Ada Apa Dengan Anak Remaja Kita

Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Semua Rakyat Berhak Jaminan Sosial

JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Tatap Masa Depan di RBA Kampung Muka

Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan  oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …