Sebenarnya kolaborasi pengusaha bermental bejat dengan aparat penegak hukum di Indonesia bukan cerita baru. Ia sudah terjadi secara turun temurun seperti budaya yang terwariskan dan terlestarikan dengan baik.
Apa yang anda tulis adalah hal yang memang selalu terjadi sepanjang masa karena itulah Allah SWT memberi solusi dengan konsep hukum yang sesuai dengan kodrat manusia yaitu hukum Islam. Selama kita masih menggunakan hukum buatan manusia jangan harap ada keadilan. Allahu Akbar!
Pasti deh ada yang bilang HANYA KHILAFAh yang akan memberantah MAFIA :P
Yach.....kita cuma berharap aja .jangan jangan cuma anget anget tahi ayam aja.karena cuma slogan , belum ada gebrakan yg menajubkan apalagi mencengangkan. karena sudah menjadi budaya bangsaku.dan tidak merasa risih dengan dosa suap.
Indonesia ini adalah negara gagal karena tidak satu pun yang dicita-citakannya tercapai dengan sukses. kesalahan terjadi sudah sistemik sehingga tidak mungkin bisa diselesaikan secara parsial sektor per sektor melainkan harus dengan solusi sistemik pula. karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, maka yang paling masuk akal adalah menggunakan sistem Khilafah dengan diberlakukan hukum syariah secara kaffah.
Orang yang masih memiliki pikiran sehat tentu sangat mengharapkan negeri ini tanpa mafia.
Tapi bisa jadi apa yang kita harapkan tersebut sangat sulit terwujud.....bahkan kalau boleh dibilang mustahil untuk satu dasawarsa ke depan.
Gimana lantai mau bersih kalau nyapunya pakai sapu yang kotor...blepotan lagi ????
khilafah?? ngada2 aja nih..
lihat negara2 maju yang ada didunia sekarang..yang peradabannya, teknologinya, ilmunya dan budayanya kita pakai sekarang seperti Jepang, Eropa, US...semua bisa maju tanpa harus pake khilafah..
orang2 di negara maju, seperti di Jepang, bisa disiplin, jujur, mau bekerja keras walau gak kenal khilafah..
so...jangan mengada2 dehhh...
Ketidakadilan (mafia hukum) adalah sebuah niscayaan dalam sebuah negara demokrasi karena kepala pemerintahan dan pembuat hukumnya terlahir dari suatu proses pemilihan dimana untuk dipilih haruslah terlebih dahulu dikenal oleh pengguna hak pilih dan untuk dapat dikenal tentunya perlu kampanye dan dalam berkampanye tentunya butuh biaya yang sangat banyak sekali dan yang punya uang banyak tentunya para pengusaha (bukannya akademisi/kyai/para santri) dan dari sinilah awal kolaborasi antara pengusaha dan para penguasa / pembuat hukum di sebuah negeri demokrasi
Apapun suara anda tentang Khilafah
Khilafah pasti tegak, biiznillah.. insya Alloh...janji Alloh adalah benar .. yang lain lewat...
kalau kita menerapkan hukum islam .kadang kadang memang ada benarnya juga.contoh untuk kasus pembunuhan.kalau di islam memang orang yang membunuh hukumnya juga di bunuh,grasi diberikan oleh ahli waris.lha di indonesia hukuman ringan yaa..tiap hari ada pembunuhan sampe sampe bisa di jadikan menu acara tv.coba terapkan hukum islam so yakin orang bunuh akan berpikir seribu kali.dan amerika yang sekuler aja malah menerapkan ilmu hukum dari islam.jadi jangan perpikir kalau hukum islam itu jelek.cuma saran saya yaa...sosialisasi dan masyarakatnya harus mengerti dulu.jadi intinya dari bawah ke atas, bukan dari atas ke bawah.
Indonesia memang negara yg unik . banyak orang yg bukan ahlinya di beri suatu jabatan penting .
Sudah bukan rahasia lagi mereka yg menjabat kebanyakan beli jadi setelah jadi otomatis minim balik modal dg berbagai cara agar rakyat tdk tau .
Kalau direnungkan lebih medalam, semua permasalahan di Indonesia ini adalah akibat tidak adanya perhatian terhadap pendidikan (khususnya bagi ummat Islam), terutama sejak jaman orba. Akibtanya yang pintar hanya segelintir orang dan sayangnya mereka bukan golongan yang komit terhadap agama (Islam), akibatnya kepintarannya dipergunakan untuk keserakahan dirinya & kelompoknya serta untuk membodohi rakyat banyak.
Kita bandingkan dengan Malyasia yang sengat memperhatikan pendidikan dari jauh2 sebelumnya, sekarang mereka telah menuai hasilnya. Tetapi tidak ada kata terlambat, Ummat Islam di negeri ini harus lebih meningkatkan (megutamakan) pendidikan & intelektualnya agar bisa mengejar ketertinggalannnya dan tidak dibodohi terus menerus oleh golongan minoritas (Nashoro & JIL).
sebenarnya itu harus diawali dari niat ikhlas dan kekuatan politik. COntoh: PM erdogan dari Turki mampu mengurangi korupsi hanya dalam waktu dua tahun. KIta juga harus mencontoh ini dalam rangka memberantas mafia.
Harus diawali dengan niat yang ikhlas dan caranya benar (syar'i)
Sehingga action nya tidak sekedar mengurangi apalagi memberantas koruptor.
Tapi Memberantas Mafia Hukum Alloh (Thoghut)
Saya negara didirikan telah dimulai mafia hukum. Presiden memiliki hak menghukum sesuka hatinya, ada grasi, abolisi, amnesti. Sewaktu hukum dibuat di DPR merupakan tindakan mafia, siapa dihukum dan siap tidak, sipa memiliki imunitas dan siapa yg tidak, berapa tahun dihukum, berapa denda. semua hukum buatan manusia dimulai dari tindakan mafia dan dijalankan secara mafia.Hanya hukum Allah yang tdk bisa dimafiakan. Diantara hukum Allah berbunyi, tiap-tiap yg bernyawa pasti mati. Tidak ada yg bisa memafiakan hukum Allah ini. Siapa yang berbuat jahat diazab dan siapa berbuat baik diberikan kebaikan.
TERLEPAS Hukum Islam atau Bukan. Pemberantasan Mafia Hukum harus dilakukan bersama-sama Baik Rakyat maupun Pemerintahnya. Sebab sekalipun diterapkan Hukum Islam kalau rakyatnya mau kong kali kong dengan Penguasa ya sama saja. Contoh: Kalau kamu melanggar Lalu Lintas jangan mau menyogok Polisi Minta DITILANG AJA!!!
Sebagaimana penulis bilang bahwa kolaborasi antara pengusaha dan penguasa ini sudah terjadi dari jaman Belanda, kita sepertinya patut menyadari juga bahwa itu semua berubah akibat faktor eksternal yaitu masuknya Jepang ke negeri kita sehingga para penjilat Belanda juga kehilangan posisi dan digantikan orang2 baru seeprti yang penulis bilang.
Walopun pada kenyataannya Jepang juga tidak lebih baik dari Belanda tapi secara tidak langsung merubah peta keadaan sehingga ketika Jepang hengkang barulah Indonesia punya kesempatan untuk memproklamirkan kemerdekaan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pejuang kemerdekaan
Adapun keadaan sekarang, hanya mengulang sejarah masa lalu dimana para penjajah kembali hadir di negeri ini melalui para kaki tangannya. Jika kita juga berkaca pada sejarah, semuanya akan berubah jika ada faktor eksternal pula.
Masalah pendidikan, saya setuju sekali bahwa itu adalah sarana paling tepat untuk ke arah perbaikan, akan tetapi masalahnya cara bersaing bangsa kita ini adalah dengan menghilangkan persaingan yaitu membuat sesama saudara sebangsa tetap bodoh seraya memuja2 dan menjilat bangsa asing
Semua berangkat dari maraknya Mafia Hukum Alloh (Thoghut)
Setuju mas Dody..
kenapa khilafah ambruk? salah satunya karena para khalifah dan aparatnya sudah tidak taat hukum dan aturan lagi..
jadi bukan soal Islam atau bukannya..tapi soal bagaimana kita mendidik manusianya agar menjadi lebih baik, taat aturan, disiplin..dll..Jepang bisa kok mendidik bangsanya dengan baik walau tdk dengan Islam..
tentu kalau kita bisa menegakkan aturan islam dan mendidik bangsa ini dengan aturan2 Islam itu sangat bagus..tapi ingat kita tidak boleh berilusi segala sesuatu bisa menjadi baik nanti kalau khilafa sudah tegak..
kita harus mendidik bangsa ini untuk menjadi lebih baik, dengan atau tanpa khilafah..
afwan tolong dicabut pernyataan "soal Islam atau bukannya.."
Merusak Aqidah
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan
Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...
Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...
Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...
Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...
Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...
JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…
Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …