Sebuah miskonsepsi, karena mengandalkan ekonomi kerakyatan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi doubel digit, ibarat menargetkan semua orang Indonesia mampu membeli caviar. Tidak perlu, tidak mampu, dan kontradiktif.
asalm.sekarang ini permasalahan terbesar dinegri ini adalah masih rendahnya pendidikan masyarakat indonesia.saya sangat yakin sekali sangat kecil sekali persentase masyarakat indonesia yang paham dengan sistem perekonomian,sekarang ini rakyat sangat butuh hidup yang sederhana tapi tercukupi,bukan sekedar teori-teori saja,rakyat ini sudah terlalu letih dibodoh-bodohi oleh sistem tapi sistem tak pernah lelah membodohi rakyat.
ya, strategi kampanye memang bisa mengatakan apa saja.
walau cukup bosan mendengar banyak teori tanpa bukti, kita berharap apa2 yang menjadi "iklan" para candidate tidak sebatas janji.
Sangat setuju ! sekarang ini yang dicari adalah pemimpin yang mempunyai zuhud seperti Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Tapi apa yang ada saat ini ? tidak satupun calon yang memiliki itu, melainkan jargon untuk berlomba-lomba menilai seberapa raksasanya kekayaan pribadi para pemimpin itu. So... apakah kita akan lebih baik di bawah kepemimpinan mereka ? bandingkan tingkat kekayaan mereka dengan banyaknya rakyat yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Mungkinkah mereka mau bergabung dengan para orang miskin ? menurut hemat saya, mimpi itu ! Perjuangan masih panjang sampai kita menemukan Al Mahdi !
setuju prabowo memenuhi syarat untuk jadi pemimpin, kalau double digit memang yg bisa cuma China, India dan Vietnam, udah cuman mereka yg bisa dan sudah terbukti bertahun-tahun, kalau indonesia masih sibuk cari pemimpin yg punya zuhud.....
kita itu butuh pemimpin yang bisa merangkul semua pihak, sedang yang apa yang kita lihat adalah ketiga capres kita belum apa-apa sudah menunjukan arogansinya masing-masing. Aku jamin siapapun yang akan terpilih nanti tidak akan dapat membawa negri ini kepada kemakmuran. Karena satu yang terpilih yang dua pasti merongrong. tujuanya adalah apabila presiden yang terpilih tidak berhasil berarti ada peluang untuk empat tahun yang akan datang bagi yang sekarang kalah
Mungkin poin terpenting di sini, digunakannya pertumbuhan sbg target ekonomi kerakyatan, sementara ekonomi kerakyatan utk pemenuhan kebutuhan dasar rakyat kecil.
Sah-sah saja prabowo berteori atau beretorika demikian, tapi pertanyaan yang mendasar kepada beliau, apa beliau punya power untuk menentang 'si mbak' yang yang akan menjadi pemimpinnya (kelak klo terpilih), klo dilihat dari komposisinya sudah sangat jelas prabowo kalah power baik di eksekutif sendiri (wapres) maupun dilegislatif (kalah jumlah kursi di DPR). Seperti kita ketahui bahwa 'si mbak' ini waktu jadi presiden track recordnya sangat2 'memuaskan' bagi para kaum neolib dengan melakukan penjualan aset2 negara untuk pihak asing dan yang lebih parah lagi BLT ditentang abizzz.. IMF, WORLD BANK, ADB dan para rentenir2 asing lainnya disambut dengan karpet merah di istana negara, apakah ini yang namanya ekonomi pro rakyat?? come on..!! wahai anak2 bangsa jangan sampai kita menjadi BUDAK di negara kita sendiri..
Semua CAPRES_CAWAPRES, menjadi orang yang the man behind the gun, tetapi the gun nya yo kok rakyat kecil, ha disini kedua capres cawapres ( capres+cawapres ) yang lain, lho kok baru sekarang ( sedang usaha terbit ) mengtakan akan berjuang untuk rakyat kecil, ya Alloh tolonglah kami kami memohon terbitkanlah calon pemimpin kami adalah benar menurut pemilihan panjenengan ya Alloh, dan hanya panjenengan Yang Maha Tahu atas segala sesuatu serta panjenengan Yang Maha Suci lagi Maha Sejati.... Amien.
pemberitaan mengutamakan ekonomi kerakyataan sedang naik daun, para calon presiden menggunakan isu ini untk mencari pendukung., menurut saya mereka tidak akn menggunakan teori ekonomi kerakyatan jika mereka terpilih. Mereka akn mementingkan kepentingan asing daripada bangsa sendiri. mendingan golput daripada harus memilih karena saya takut dihari akhir saya dipertanyakan pertanggung jawaban saya telah memilih pemimpin yang tidak mengutamakan kepentingan Islam
ada dua pandangan mengenai penyampain janji politik (kebijakan yang akan diterapkan):
1. possitive conviction (itikad baik)
artinya janji yang diutarakan mungkin untuk diterapkan (setelah ada pertimbangan yang mengakomodasi berbagai aspek, ekonomi, sosial, budaya, dll.) namun dalam prakteknya terjadi berbagai deviasi dari variabel2 yang belum diperhitungkan (misal: bencana alam, perang, intervensi asing, dll).
2. negative conviction
artinya kebijakan tersebut secara teori sangat sukar untuk diterapkan mengingat adanya keterbatasan2 dari berbagai aspek, namun hal tersebut tetap disampaikan kepada publik dengan (asumsi kebanyakan masyarakat kurang kritis).
kampanye prabowo mengingatkan salah satu partai peserta pemilu '99 yg menjanjikan gaji buruh naik 1000%. Mudah2an pembaca ada yg tahu :). Hanya sedikit orang yg percaya kata2 spt ini. Alhamdulillah, partainya nggak masuk ET. Coba kl masuk ET, apa nggak tambah ruyam negeri ini dipimpin org2 mimpi sambil ngelindur sambil jalan kemana2....
Emang orang Indonesia paling jago kalau disuruh jadi komentator, hanya bisa comment/kritik saja.
Yang penting sekarang adalah apa yang bisa kita sumbangsihkan buat negeri kita Indonesia. Jangan jadi komentator, jadilah pemain dinegeri sendiri .....
ok! mungkin sementara ini saya pribadi memilih pak Jusuf Kalla yang notabene lebih Islami daripada tokoh yang lain.
sebenarnya neo-lib dan komunis itu hanyalah suatu sistem ekonomi, dan saat ini neo-lib sangat tidak cocok bagi Indonesia, komunis itu adalah sistem ekonomi yang didasari atas kebersamaan, tapi kok malah dilarang.
trus gimana?. negara kita adalah negara gagal dan salah sistem, ibarat komputer negar kita harus direstart dan diinstal pake software yang baru
+ microsoft Moeslem economics system +
"Secara sederhana, apabila Prabowo diharuskan memilih antara dua pihak, perkebunan besar atau kumpulan petani kecil, untuk diberikan modal, ia tidak akan memilih petani kecil. Mereka lemah, lambat, dan tidak efisien. Perkebunan besar, jelas lebih mampu untuk mencapai doubel digit growth."
dari mana anda bisa memastikan bahwa prabowo tidak akan memilih rakyat kecil, apakah di dasarkan atas teori yang anda pelajari di bangku kuliahan di fakultas ekonomi UI (kita sangat tahu pemikiran yang berkembang disana). Kalau memakai teori pertumbuhan ekonomi yang anda pelajari disana mungkin itu tidak akan mungkin..
saran saya sebelum mengatakan bahwa konsep ekonomi prabowo miskonsepsi, silakan anda pelajari dulu lebih dalam.
dari tulisan di atas belum kelihatan anda mencoba untuk mengkritisi langkah2 ekonomi yang akan diambil prabowo, kelihatan bahwa anda belum membaca rincian konsep yang di tawarkan, yang dilihat cuma iklan di televisi. Sebagai insan intelektual ketika mengatakan bahwa suatu konsep miskonsepsi anda harus mengkritisi konsep satu persatu dan memperlihatkan kelemahannya.
jangan kaya politisi lah
Yah kita tunggu saja siapa yang akan dipercaya oleh rakyat. Apakah rakyat akan memilih yang Ekonomi Neolib, atau yang Ekonomi Kerakyatan, sebab pada faktanya Rakyat kecil tidak tahu apa itu Ekonomi Neolib, atau yang itu Ekonomi Kerakyatan. Rakyat kecil tahunya dan maunya adalah bagaimana cara yang mudah mengatasai kebutuhan ekonomi.
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan
Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...
Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...
Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...
Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...
Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...
JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…
Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …