Sebaliknya, kita juga tak mampu menerka dalil apa yang digunakan densus atau aparat terkait yang langsung membunuh. Padahal, setiap orang berhak untuk hidup meski ia seorang perampok
Ahi Agung YTC ;Alloh SWT tidah salah dalam mengingatkan kita bahwa tidak akan suka selama-lamanya mereka terhadap Islam QS2:120 KTP nya Islam tetapi pola pikirnya Yahudi, yang perlu kita tinjau adalah kelemahan umat Islam pada saat sekarang berpecah belah padahal perpecahan adalah Azab SQ3:103/105 sedang umat tidak dapat bersatu tanpa Khilafah,tidak ada Khilafah tanpa mengangkat Kholifah mari bersatu dengan Kholifah.semoga bermanfaat.untuk Jakarta dapat dihubungi Hp081385177856
Jangankan musuh2 Islam dikalangan umat islam yang mengaku ahlusunah waljamaah sendiri masih mencibir sebagian umat islam yang lain dari penampilan celana gantung, jenggot panjang, hijab hitam apalagi bercadar, tidak mau menyentuh wanita yg bukan muhrim akibat "provokasi" buruk media yg menyudutkan islam. Jika dilihat ada berita berbau islam apalagi negatif pasti dihebohkan yang sayangnya sebagian umat islam masih bodoh gampang diracuni media. Bahkan teroris dikait2kan dengan salafy/wahabi dan mencibir jika salafy/wahabi itu sesat menyesatkan ini fitnah besar. Wallahu ta'ala a'lam
Negara ini semakin jauh dg cahaya Islam karena lebih senang dan nyaman berdekatkan dg Amerika dan gerombolannya ... jadi kalo ada yg jadi musuh Amerika dg serta merta akan jadi musuh negara ini juga ...
Menyedihkan ...
Padahal dibagian lain bumi ini cahaya Islam mulai menampakkan terangnya bersinar indah ... menyejukkan hamba2Nya yg sholeh.
Mereka langsung ditembak mati dan tidak diberi kesempatan sama polisi, mungkin karena mereka juga suka tidak memberi kesempatan pada orang lain (para korban bom) untuk hidup.Karena mereka langsung ngebom tempat dimana banyak orang yg tidak berdosa berada. Dulu ketika di gerebek di Bandung Dr Azhari lolos krn polisi tidak langsung menembak si Dr, karena takut banyak masyarakat yg akan jadi korban. Sekarang polisi gak mau kecolongan lagi.
isu terorisme selalu berkaitan dengan proyek, terlepas jaringan itu ada atau tidak. Fakta sering berbicara jika ada keperluan semua bisa dilakukan tidak mengenal benar dan salah, halal dan haram apalagi mendasarkan pada hukum Allah swt. Semua bisa dihalalkan dan semua bisa disalahkan, yang tidak bisa disalahkan adalag penguasa yang berhukum pada selain hukum Allah.
Semoga dengan peristiwa yang terjadi semakin membuka wawasan umat dan pola pikir umat islam tentang pentingnya kembali berhukum dengan hukum Allah dan diatur dengan syariat Allah swt. Tidak sistem yang paripurna kecuali diatur dengan aturan Allah Yang Maha Sempurna, Maha Adil, Maha bijaksana, dan Maha dari segala kesempurnaan. Allahu akbar
@ komento: benar tuh, di daratan eropa cahaya Islam mulai bersinar..ditambah watak positif warganya (disiplin, rapi, bersih dll), mungkin jauh lebih enak bagi muslim tinggal di sana ya...
Ini buah dari ketidakyakinan bahwa hidup dan mati manusia ditangan Allah, tetapi selain Allah termasuk teroris. Tindakan polisi ini tidak ada bedanya dengan tindakan membunuh nyamuk melalui fogging, padahal sudah jelas nyamuk bukan penyebab kematian. Kemudian ketidakyakinan pada petunjuk Allah bahwa kehidupan akhirat lebih baik dari kehidupan dunia. Orang yang tdk beriman kepada kehidpuan akhirat membencai kematian, berusaha menghindari kematian, melindungi diri dari kematian. Mulut kita menyatakan muslim tetapi keyakinan kita sama dengan orang non muslim, ini bukan masalah khilafah. Amerika meyakini kalau para teroris mati maka selamatlah mereka dari kematian, sebagaimana kita meyakini jika nyamuk mati, maka virus DBD hilang, dan akhirnya terhindar dari kematian.
Isu utama bukan masalah kilafah tetapi masalah keyakinan bahwa kehidupan akhirat lebih baik dari kehidupan dunia dan tidak yakin bahwa hidup dan mati ditangan Allah. Rasul-rasul selalu mengingatkan untuk mengingat kehidupan akhirat atau kematian. Barang siapa beriman maka yang untung dirinya, tidak ada rasa takut kepada kematian dan siapa kafir yang rugi dirinya takut kepada kematian. Berimanlah bahwa kehidupan akhirat lebih baik dari kehidupan dunia, jangan sibuk dengan khilafah yang tak ada tuntunannya dalam kitab Allah.
Sedikit koreksi, permpuan bercadar itu ternyata pria. Memang setelah awal kejadian media telah memvonis bahwa itu adalah wanita bercadar. saya baca beberapa media online dan lihat tv, keterangan awalnya adalah wanita bercadar. Entah kenapa tidak dicrosscek dahulu oleh wartawan dan langsung disiarkan. Di sinilah seharusnya peran wartawan untuk tabayyun sebelum melempar informasinya ke publik. Mungkin sdra Agung membaca brita awal dan lgsung menulis opini ini ya. wah up to date sekali.
Lepas dari koreksi tsb, ana salut dengan tulisannya. Pemerintah mungkin lupa bahwa masyarakat kian cerdas. Terlalu banyak kejanggalan pada aksi terorisme. Setuju dengan Antum, SBY lagi-lagi langsung merespon. Padahal msh di luar negeri. Mencari dukungan mungkin. Anehnya jika teroris di respon tapi sampai skr SBY tdk pernah merespon pembubaran Ahmadiyah. Tanya kenapa?
Kita butuh penulis muda seperti ini. Sampai kapanpun Islam pasti dibela Allah dan Rasul-Nya. Allahu Akbar!!!
“Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam..........................(HR. Bukhori dan Muslim)
Kasus teroris di munculkan untuk menandingi dan memecah berita agar kasus bank Century tidak hot news lagi dan tidak ada media yg terus mengejar kelanjutannya kasus century. Negara dalam hal ini kepolisian mematikan orang hanya karena dugaan dan reka-reka bahwa itu teroris, belum dibuktikan secara nyata. Itu dosa, dosa teramat sangat besar, Bagaimana negara ini akan keluar dari krisis kalau begini caranya.
Salah satu penyakit mental bangsa ini yang belum hilang2 dari bekas peninggalan penjajah Belanda adalah mental INLANDER ! terhadap Barat.
Mental inlander ini bukan hanya diidap oleh rakyat jelata saja, tetapi juga sebagian besar pemimpinnya. Lihat saja SBY yang dengan begitu bangga dan sumringahnya mengumumkan kematian Dulmatin di hadapan parlemen Australia. Kemudian juga ketika Obama akan datang kita kerepotan setengah mati. Seolah-olah yang akan datang adalah Raja diraja dari negeri antah berantah.
@syawaril.nuris : kalo khilafah ga ada tuntunannya dalam Kitab Allah trus apa yang Rasul Saw yang agung dan para sahabat yang mulia torehkan dalam sejarah itu apa ya???
tapi cukuplah apa yang dikutip mas @Sidik
"Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam..........................(HR. Bukhori dan Muslim)
Ana turut berduka atas gugurnya para penegak khilafah pembela agama Allah, memang benar khilafah tdk ada dlm kitabullah, tapi perlu ente ketahui islam itu tdk akan tegak tanpa khilafah (ALAH pasti akan menolong orang yg menolong agamaNYA sungguh Allah maha kuat lagi perkasa Qs al.hajj dan barang siapa yg tdk berhukum kepada hukum Allah maka dia kaafir.
Setiap orang Islam dan para pemerhati Islam yang non Muslim sepakat bahwa Islam adalah agama damai yang tidak pernah memerintahkan umatnya untuk berbuat jahat atau pun teror.
Konsep teroris yang saat ini sedang berkembang bukan dicitrakan kepada agama Islam, akan tetapi pada pemeluk Islam yang memiliki keyakinan bahwa kekerasan dihalalkan untuk menyerang orang yang dianggap kafir.
Abu Jibril bagaimana pun bagusnya membela diri bahwa dia bukan teroris, tapi fakta dan masyarakat sudah sangat tahu bahwa dia adalah pecinta kekerasan atas nama Islam yang secara tidak langsung membuat dirinya dicap sebagai Teroris. Bukan salah massa jika dia di beri gelar teroris. Demikian pula orang-orang yang sepaham dengannya yang dalam keseharian berbusana celana cingkrang, bergamis, berjanggut dan terlihat sedikit lecek telah tertanam dalam kepala masyarakat bahwa mereka pecinta kekerasan atas nama Islam.
Sangat salah jika mereka mengatakan umat Islam telah dicap sebagai teroris, karena faktanya ungkapan teroris kepada mereka itu justru muncul dari mulut-mulut orang Islam sendiri. Hal ini menjadi fakta tersendiri bahwa perjuangan mereka bukan atas nama umat Islam akan tetapi akibat dari kebodohan mereka yang menelan bulat-bulat paham JIHAD yang keluar dari kepala ulama Pakistan dan Afganistan yang terkenal haus darah.
Cara terbaik untuk terlepas dari cap teroris adalah memutuskan hubungan dengan para ulama haus darah itu.
Teroris hari ini, adalah mungkin pahlawan hari depan. seperti Kolonial menganggap pejuang sebagai pemberontak.
Saya yakin seyakin-yakinnya, ada banyak rahasia, hidden agenda, dibalik isu teroris di tengah kasus politik yang berkembang. pertanyaan sederhananya, kepada siapa kepentingan ini bermuara : rakyat atau penguasa ? ....hati kecil saya lirih berucap. Cukup sudah sandiwara besar ini wahai penguasa sementara....
sekali lagi, sesama muslim kita masih begini-begini saja; ribut.
smoga ............bagi orang-orang islam yang mukmin diberi ketabahan ..........
Ahi YTC Khilafah sudah tentu ada tuntunanya mari buka Ayat Alloh dan Hadistnya: Nabi Adam AS sebagai Kholifah Surat Al Baqoroh ayat 30 ,Nabi Daud AS 38:26 Nabi Ibrohin AS 6:160 Nabi Nuh AS10:73 Nabi Hud AS 7:69 Nabi Soleh AS7:74Nabi Dan Nabi Muhammad SAW 10:14 dan diteruskan oleh Para Shohabat Ulafa Rosyiddin ,Hadist Riwayat Muslim :Barang Siapa semasa hidupnya tidak membaiat dipunggungnya seorang Kholifah maka matinya seperti Jahilayah
Sangat sulit jika orang sudah diindikasi/dituduh teroris, bahkan keluarganyapun langsung dikaitkan dengan hal tersebut. Tapi tidakkah kita berpikir kalau itu menimpa diri kita dan keluarga? Mudah2an pihak2 yang terlalu mudah mencap simbol2 Islam sebagai teroris diberikan bimbingan oleh Allah SWT (apalagi notabene umat Islam sendiri). Coba kita berpikir apabila kita hidup di zaman Nabi SAW dan semua orang mengatakan bahwa nabi adalah pendusta, berarti kita akan ikut pula mengatakan bahwa nabi SAW pendusta??? Untuk saudaraku umat Islam semoga hal ini dapat direnungkan dengan baik dan marilah kita tingkatkan ukhuwah kita dengan mengedepankan persamaan dan menjauhi perbedaan/khilafiyah.
asw
subhanallah. artikel antum memang luar biasa. dari awal ana juga tidak percaya dengan polisi. masih dalam dugaan kok langsung ditembak mati.
usul saya, lebih bersuara. masukkan artikel antum pada media nasional. TPM juga tidak sebooming pengacara lainnya. sebaiknya sesama muslim saling membantu. agar dorongan yang diberikan lebih berpengaruh. Allahuakbar!!
"Tiada setetes yang lebih disukai Alloh 'Azzawajalla daripada setetes darah dijalan Alloh. (HR Ath-Thahawi)"
Alloh SWT berfirman :
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian sebagai teman setia (QS al-Mumtahanah : 1)
"Orang-orang kafir tidak henti2nya berusaha memerangi kalian hingga mereka berhasil mengeluarkan kalian dari agama kalian -jika saja mereka mampu (QS al-Baqoroh : 217)
lanjutkan ketajaman pena mu, rud ! salam..
Ya begitulah,kalau para pemimpinnya lebih mencintai Dunia,materialistis dan hidup di bawah bayang-bayang Imperialism barat,kasihan rakyatnya !!!
@ UNAH, komentar antum sungguh menyesatkan. Sudahkah antum bertabayyun dengan Ust. Abu Jibril? Sudahkah antum ikut pengajian beliau? Afwan bukan ana membela Ust. Abu Jibril, tapi pemikiran antum yang sudah terbawa opini menyesatkan tentang terorisme.
yang namanya teroris bukan pahlawan.. mereka membunuh orang yang tidak berdosa,, jika mereka ingin dikatan pahlawan kenapa tidak menyerang tokoh yang bertanggung jawab atas darah umat islam atau yang bertanggung jawab atas perusakan umat dan isi dunia ini..
Jika mereka mengharapkan khilafah atau tegaknya hukum isalam / hukum syariat itu hanya OMONG KOSONG.. revolusi umat islam berbeda dengan revolusi lainya,,,
REVOLUSI BUKAN DENGAN BOM ATAU SENAJATA TAPI DENGAN IDE.
"Medan Islam terbagi 3, yakni medan dakwah, medan hisbah, dan medan jihad. Medan dakwah wajib lembut, santun dan bijaksana. Medan hisbah wajib tegas. Medan jihad bukan lagi tegas, tapi wajib keras." Al Habib Rizieq Shihab
semua yang dituduh teroris tdk pernah secara meyakinkan terbukti dlm pengadilan. sekalipun amrozi dkk. mengapa ali ghufron bisa kongkow2 dg gorries mere di sebuah kafe. padahal semua tuduhan kepada amrozi bersumber dari cerita ghufron. ada apa ini?
sinetron berikutnya lebih mudah lagi, karena semua terdakwa adalah yang mati di tempat. lebih mudah menyebut bom bunuh diri daripada mencari pelaku di pengadilan.
drama berikutnya adalah digrebeg, lalu ditemukan mati. bisa jadi mati duluan di siksa kmd dibunuh, lalu bikin drama..
intinya..saya tidak pernah percaya lagi dg yg namanya densus buatan AS itu.
semoga Allah melaknat kalian semua yang terlibat.
Allah laknat mereka!!!!
@anak timur
Baca alquran yg lengkap pelajari Islam dengan baik kalau belum paham jangan komen antum baca dua surat dalam alquran al Anfal dan at Taubah, antum tidak tepat kalau revolusi Islam hanya dengan IDE, kalau statement antum tepat maka apa makananya dua surat diatas ????
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan
Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...
Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...
Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...
Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...
Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...
JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…
Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …