Asusila WH Langsa jelas merupakan sebuah kasus biadab yang tak bisa ditoleril. Karena disamping hal tersebut dilarang Allah juga karena pemerkosaan tersebut dilakukan secara berjamaah(pengeroyokan). Penulis sangat rajam adalah hukuman yang setimpal bagi para pelaku asusila tersebut.
Selain penegakan syari'at Islam, sebaiknya juga TV-TV swasta yang memutar sinetron2 (MTV), infotainment, reality show, musik2 seronok, film2 bioskop (khusunya produksi maxima picture) dan sejenisnya juga dilarang di Aceh. Sebab merekalah sumber utama kerusakan moral generasi (muda) bangsa ini.
Bagus, sebaiknya untuk Aceh segera bisa diterapkan syariat Islam, sehingga para pengusung ide ini (HTI, PKS, dll) juga bisa pindah ke Aceh untuk bisa menikmati cita2 mendirikan negara/otonomi daerah Islam. Saya juga usul sebaiknya propinsi Papua juga menjadi daerah syariat Kristen, shg buat yang kristennya fanatik juga bisa pindah kesana.
Jika menolak syari'at Islam kenapa lebih memilih syariat warisan Belanda. Itu dipilih karena keinginan hawa nafsu dan lemahnya iman. Dukung Aceh sebagai pilot project penegakan syari'at. Amin
padahal gubernurnya Islam juga ya, tp ga mau pake hukum Islam.
kira2 gubernurnya perlu dihukum juga ga bang ?
Dan kamu @SASADA juga bisa tetap tinggal di Jepang & nggak usang pulang2, biar bisa menikamati kebebasan SEX di sana.
ini yang namanya intimidasi terhadap agamanya sendiri. kita berharap Aceh benar-benar menjalankan Syariat Islam sesuai yang di inginkan selama ini. mudahan Murka Allah SWT tidak datang lagi untuk yang kedua kalinya... setelah tanggal 26 Desember 2004 di landa gempa dan tsunami.. WALLAHUALAM...
Syari'at islam adalah syari'at yg ditetapkan Allah bagi org mencari redho Allah dan takut azab Allah. Org yang yakin bahwa menjalankan islam mendapat redho Allah dan jika tdk menjalankan mendapat azab Allah, maka orang ini akan menjalankan syariat islam. Orang yg beriman menjalankan syariat islam bukan karena terpaksa atau dipaksa tetapi karena ingin meraih keredhoan Allah. Sementara org yg tdk percaya (tdk beriman) tdk akan menjalankan syariat islam. Allah melarang pemkasaan menjalankan syariat islam karena Allah telah menunjukan jalan yang baik dan buruk. Istri Fir'aun menjalakan syariat Allah (islam) didalam istana Fir'aun karena keimanannya. Istri Fir'aun tetap menjalankan syariat islam walaupun disiksa oleh Fir'aun dan istiqamah. Dia istiqamah karena keyakinannya bahwa menjalankan syariat islam akan mendapat imbalan yg baik dari Allah. Istri Luth membangkang pada syariat islam didalam rumah nabi Luth. Allah memerintahkan nabi utk mengajak beriman bukan untuk berpartai, bukan berkhilafah. Apabila iman tertanam didalam hati maka syariat islam akan dijalankan walaupun mendapatkan pembunuhan, seperti istri Fir'aun. Jika iman tdk tertanam dalam hati walaupun khilafah berdiri, partai islam berdiri, maka syariat islam tdk akan dijalankan. Maraknya sinetron karena banyak yg nonton, mungkin penontonnya lemah imannya. Andai kata semua manusia beriman, maka tdk akan menonton sonteron abal-abal,maka pembuat sinetron akan gigit jari dan tidak akan muncul sinteron abal-abal. Berdakwahlah utk beriman bukan utk khilafah, bukan utk partai islam dan lainnya, yag tidak dilakukan nabi. Ulama pewaris nabi yaitu mewarsi ilmu dan amal shaleh nabi bukan yg lain. Rabbi zidni ilm.
sama juga dengan presiden kita ISLAM, tapi kenapa gak mau pake hukum islam? hayo !!!
Begitulah fakta jika syariat Islam hanya diterapkan setengah-setengah. maka hasilnya pun setengah manusia setengah hewan (kadang sesuai syariat Islam, kadang sesuai hawa nafsu). Hanya sebuah konstitusi yang bisa menerapkan Islam secara kaffah, yakni KHILAFAH yang dipimpin oleh seorang KHALIFAH.
SYARIAT ISLAM HANYA MEMBAWA BENCANA jika diterapkan SETENGAH-SETENGAH/SEBAGIAN, apalagi JIKA TIDAK DITERAPKAN SAMA SEKALI. karena itu sama saja dengan mempermainkan ALLAH SWT dan Rasulullah SAW. MAKA TEGAKKANLAH SYARIAT ISLAM SECARA MENYELURUH !
=SYARIAT ISLAM WAJIB BAGI MUSLIM, TIDAK UNTUK ORGANISASI/RAS/GOLONGAN/SUKU BANGSA TERTENTU. KARENA SYARIAT ISLAM DITURUNKAN OLEH TUHAN SEMESTA ALAM (ALLAH SWT) UNTUK MENGATUR HIDUP MANUSIA DALAM RANGKA MENGGAPAI KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT)=
hanya manusia cerdas yang menggunakan/menegakkan syariah Islam secara kaffah. (menyeluruh).
@mas nuris :jika menunggu setiap orang itu beriman lalu syariat Islam itu bisa tegak...kira2 kapan ya???..sampe kiamat juga saya gak yakin syariat akan tegak.
Islam adalah sebuah Ideologi Ilahi bukan buatan manusia. Ideologi lahir dari menjawab 3 pertanyaan mendasar 1. Dari mana manusia dan kehidupan ini berasal? 2. Untuk apa manusia hidup? 3. Kemana manusia setelah kehidupan ini? Hanya dengan pemikiran mendasar dan menyeluruh yang cermelang-lah tentang manusia, alam semesta dan kehidupan yang dapat menjawab ketiga pertanyaan diatas dengan benar yakni ideologi Islam. Dari pemikiran inilah Syariat Islam wajib diterapakan dibumi Alah secara kaffah dengan institusi khilafah sebagai metode baku dari Islam (sebagai buah keimanan tentunya) sbgmn kaedah syara "tidak sempuna suatu kewajiban karena sesuatu maka sesuatu itu menjadi wajib". Mengapa? karena dari sisi ideologi, ideologi kapitalisme sekuler beserta turunannya (seperti PLURALISME, LIBERALISME, DEMOKRASI, HAM, dll) dan ideologi sosialisme-komunisme (dengan ide materialismenya) telah salah dalam menjawab ke-3 pertanyaan diatas dan nyata telah gagal dalam menyelesaikan problematika umat manusia. sedangkan dari sisi agama/kepercayaan, yahudi, katholik, kriten, hindu, budha, dll tidak bisa menjawab ke-3 pertanyaan di atas, apalagi untuk menyelesaikan problematika umat manusia. Jadi hanya Islam-lah dengan syariatnya yang layak diterapkan dibumi Allah untuk seluruh umat manusia, di Aceh, di Papua, di Indonesia dan seluruh dunia. Saya yakin penulis sangat peduli dengan penegakkan syariat Islam di Aceh sebagai buah keimanannya kepada Allah SWT. Namun wajib dan perlu juga memperjuangan syariat Islam secara kaffah dalam khilafah Islamiyah.
Pelaku dari oknum WH tsb harus di hukum dengan hukuman yang paling berat dan terberat. Pimpinanannya harus ikut bertanggung jawab atas pembinaan dan pelaksanaan aturan di dalam organisasinya. Pasti ada yang salah dalam recruiment anggota WH!.
Standard saja bahwa aparat suatu institusi, dalam benak masyarakat tertanam bahwa aparat itulah yang lebih layak menjadi contoh. Kalau tidak siapa lagi yang akan menjadi contoh? Namun jika terjadi sebaliknya justru oknum aparat yang melanggar aturannya sendiri, memang otak kita tidak terima dan tidak habis pikir kenapa bisa terjadi. Tapi kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari bukan suatu hal yang aneh oknum aparat yang melanggar aturannya sendiri. Misalnya Polisi anti narkoba kedapatan mengkonsumsi narkoba atau bahkan menjadi "pelindung" mafia narkoba. Apakah ada wacana bubarkan saja institusi polisi anti narkoba, kan tidak? Menurut hemat saya, institusi WH harus tetap ada bahkan perlu ditingkatkan terus. Adapun oknum WH yang melanggar, hukum saja berdasarkan hukum yang berlaku sama seperti masyarakat biasa yang melanggar. Buang jauh2 asumsi bahwa petugas WH adalah makhluk yang tidak mungkin berbuat salah. Yang salah memang ketika masyarakat biasa berbuat dihukum tapi kalau oknum WH berbuat tidak dihukum apalagi kalau ada kesan mau dilindungi atau ditutup-tutupi. Ingat salah salah satu kelebihan syariat Islam dari hukum buatan mansuia adalah adanya keadilan, artinya hukum itu benar2 diterapkan siapapun pelakunya termasuk oknum WH yang melanggar. Ingat sabna Rasulullah saw, "Seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri niscaya akan saya potong tanganny" sedangkan kehancuran umat terdahulu disebabkan karena jika masyarakat biasa/kecial melanggar hukum ditegakkan, sementara jika tokoh, pemuka, okhum berbuat mereka diamkan.
Wallahu 'alam bishawab.
Dalam pemikiran sederhana saya, mungkin benar ungkapan yang mengatakan 'baik dan buruknya sebuah masyarakat, tergantung pemimpinnya". Maka dalam tingkatan koordinasi, mulai dari gubernur, bupati, camat, lurah dan semua aparat hendaknya berkaca dan banyak-banyaklah bertanya untuk amanah yang diberikan umat Islam kepada mereka. Kalau tidak mampu, jangan 'paksakan diri' dengan segala 'sifat pengecut dan kejahilan anda". Tapi kalau 'barisan pemimpin' mampu memikul amanah umat dengan berpegang kepada nilai-nilai dan pedoman-pedoman agama, bismillah, jalanlah. Anda mampu mempimpin yang baik dan bertanggung jawab, satu tiket jaminan dari 7 kelompok yang akan mendapatkan naungan Allah kelak, akan ada di tangan anda. Menarik?
Menguatkan apa yang disampaikan Fairuz, konsekwensi menjalankan agama ini secara kaffah dan konsisten berisiko, namun itulah bagian kehidupan berislam yang mesti dirasakan. Kalau semangat dan kesadaran menjalankan masih 'abu-abu' alias tidak kaffah, percayalah sampai kapan pun 'asusila' akan menjadi berita harian untuk diperdengarkan.
Sekiranya Aceh mampu memiliki dan meng-handel media sendiri, kenapa harus menghitamkan media perusak yang sangat banyak bentuknya. Inilah tantangan buat umat Islam untuk bisa mengimbangi segala sesuatu dengan sikap yang bijak. Sangat sayang kekayaan alam yang ada, tidak mampu diarahkan untuk memiliki media massa sendiri. Kalau tidak ada atau kekurangan SDM, maka berilah kesempatan untuk belajar dan belajar.
Untuk masyarakat Aceh, selamanya amanah Daud Bereuh hendaknya diperjuangkan untuk menegakkan syariat Islam.
Muwaffak, rabbuna ma'aana!
apakah arti sebuah keadilan dunia ini hanya ditafsirkan pada tataran ini? kerangka apa yang menunggangi kemanusiaan manusia dewasa ini...? sungguhpun semua hanya nol, kecuali nafsu yang mengisinya...belum mampu dimengerti...apapun...
Qanun Jinayat harus ASAP disyahkan. Bila hanya setengah-setengah menerapkan hukum Islam maka bisa terjadi kekacauan.
Hukum rajam menurut saya adalah pantas dijatuhkan kepada oknum WH. Bila sekarang ini telah diterapkan hukum jilid seperti pelaku judi dan khalwat. Maka sudah pantas pula berlaku hukuman rajam pada pelaku pemerkosaan itu.
Itu di Aceh, bagaimana disebagian besar Indonesia yang tidak menerapkan hukum Islam. Bagaimana mau turun berkah dari langit dan bumi, yang ada malah musibah.
Naudzubillah..
@syawaril.nuris
“Berdakwahlah utk beriman bukan utk khilafah, bukan utk partai islam dan lainnya, yag tidak dilakukan nabi. Ulama pewaris nabi yaitu mewarsi ilmu dan amal shaleh nabi bukan yg lain.”
> Saya tdk sepakat dgn pernyatan ini...krn bs menyalahi ayat Al Qur’an, Hadits, dan Ijma Sahabat... Misalnya (QS. Ali ‘Imran:104) ttg kebolehan mendirikan sebuah jamaah/harokah/hizb.., (QS. Al Ma’idah:56) ttg Hizb (partai) Allah pasti menang....
dan Hadits seperti “ Barangsiapa mati tanpa ada baiat (kpd Khalifah) dipundaknya, maka matinya seperti mati orang yg jahiliyyah” (H. Bukhari Muslim) dan Hadits “ Dahulu bani Israil dipimpin oleh para nabi, setiap nabi meninggal digantikan nabi yg lain. Sesungguhnya tdk akan ada nabi sesudahku, akan ttp akan ada byk para Khalifah...”
serta Ijma Sahabat yg telah melakukan pemilihan Khalifah pengganti Rasululloh saw yg kemudian terpilih khalifah Abu Bakar Ash Shidiq, dgn menunda penguburan jenazah Baginda Rasululloh saw...
Adapun ttg Perda syariah di Aceh memang dilematis....Seyogyanya penerapan syariah bs dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia..dan dpt menjadi titik awal bagi penerapan di wilayah negeri2 lainnya...InsyaAllah ...Aamiin
Kita tahu bahwa pemerintah dan rakyat aceh menginginkan otonomi khusus karena ingin menjalankan syariat islam. Saya salut dengan keinginan ini. Tapi dengan melihat kasus ini, jangan-jangan keinginan untuk melaksanakan syariat islam ini hanya permainan politik petinggi Aceh agar tidak tidak terlalu dicampuri oleh hukum indonesia. Saya berharap mudah2an pemerintah dan rakyat Aceh benar-benar melaksanakan syariat islam.
Memilukan dan menyakitkan.
harus ada pembinaan dan pengkaderan yang benar dalam tubuh WH, juga kontrol yang transparan sehingga kemungkinan pintu maksiat menjadi sekecil-kecilnya.
semoga cobaan ini bisa menjadi ibroh dikemudian hari.
untuk hukuman lakukan saja sesuai syariat. tidak perlu murka tapi bencilah tindakannya. untuk korban lakukan dan buktikan bahwa syariat islam melindungi korban dan memberikan bantuan maksimala pada rehabilitasi, oenggantian biaya hidup dan sbgnya. sekian
Mari kita dukung Qanun Jinayat. Kepada facebooker Aceh agar membentuk group mendukung pengesahan Qanun Jinayat. Wk. KPK dam Prita saja bisa bebas dgn dukungan facebook apalagi utk hal yg lebih baik
Usul akh Sasada sangat menarik, namun konsekuensinya adlh pelaung dakwah kita utk non Muslim jadi semakin sulit, sisi positifnya adlh peluang penerapan syari'at Islam secara kaffah kian besar....
Ada satu pengalaman tak terlupakan bagi kami di Aceh, ternyata cita-cita syari'at Islam kaffah yg pernah didengungkan oleh para pejuang kemerdekaan Aceh dimasa konflik adlh bohong belaka... faktanya setelah mereka berkuasa Qanun Jinayat pun tak mau disahkan oleh Gubernur Aceh(Mantan Kombatan)... ini tentu menyakitkan....
syari'at Islam di Aceh adlh keinginan rakyat, meski sebagian pemimpin kami telah terpedaya dengan tipu daya musuh Islam
Namun demikian alhamdulillah yg masih konsisten terhadap cita-cita penerapan syari'at Islam secara kaffah juga masih sangat banyak di Aceh, para mahasiswa, santri Aceh, ulama-ulama pesantren...
Alhamdulillah semangat mereka masih bergelora berjuang utk menampilkan Aceh sebagai pilot project syari'at Islam di Indonesia... kendala terbesar bagi kami adlh krn media yg betul2 pro syari'at Islam belum ada.... pdhl jelas media adlh syarat mutlak utk mensukseskan penerapan syari'at Islam di bumi manapun...
bagi kami di Aceh syari'at Islam secara kaffah adlh harga mati, kami insya Allah siap mengawalnya...
Mohon do'a agar sinar kejayaan Islam secepatnya terpancar dari Bumi ALLAH...
Percayalah bahwa kami akan selalu berjuang mewujudkannya....
Usul akh Sasada sangat menarik, namun konsekuensinya adlh pelaung dakwah kita utk non Muslim jadi semakin sulit, sisi positifnya adlh peluang penerapan syari'at Islam secara kaffah kian besar....
Ada satu pengalaman tak terlupakan bagi kami di Aceh, ternyata cita-cita syari'at Islam kaffah yg pernah didengungkan oleh para pejuang kemerdekaan Aceh dimasa konflik adlh bohong belaka... faktanya setelah mereka berkuasa Qanun Jinayat pun tak mau disahkan oleh Gubernur Aceh(Mantan Kombatan)... ini tentu menyakitkan....
syari'at Islam di Aceh adlh keinginan rakyat, meski sebagian pemimpin kami telah terpedaya dengan tipu daya musuh Islam
Namun demikian alhamdulillah yg masih konsisten terhadap cita-cita penerapan syari'at Islam secara kaffah juga masih sangat banyak di Aceh, para mahasiswa, santri Aceh, ulama-ulama pesantren...
Alhamdulillah semangat mereka masih bergelora berjuang utk menampilkan Aceh sebagai pilot project syari'at Islam di Indonesia... kendala terbesar bagi kami adlh krn media yg betul2 pro syari'at Islam belum ada.... pdhl jelas media adlh syarat mutlak utk mensukseskan penerapan syari'at Islam di bumi manapun...
bagi kami di Aceh syari'at Islam secara kaffah adlh harga mati, kami insya Allah siap mengawalnya...
Mohon do'a agar sinar kejayaan Islam secepatnya terpancar dari Bumi Aceh...
Percayalah bahwa kami akan selalu berjuang mewujudkannya....
Dari kasus diatas dpt ditarik kesimpulan bahwa jika yg menerapkan syariat bkn ahlinya ya spt itulah jadinya.. Dan yg tau tentang syariat hanya bisa ber koar2 cth terapkan syariat scr kaffah jgn setengah2 demokrasi kufur dan bla bla.. tetapi tidak mau masuk ke dlm sistem pemerintahan maka yg mengisi pemernthn org yg gak paham betul syariat shg pelaksanaannya ya setengah2 pula cth gubnr dan WH tsb..
Mau negakin syariat kok..minta izin manusia (Gubernur)..?? Ya..inilah kebejatan sistem demokrasi..sayang sekali...
" sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : “Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai ia mengucapkan laa ilaaha illallaah, menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat. Barangsiapa telah mengucapkannya, maka ia telah memelihara harta dan jiwanya dari aku kecuali karena alasan yang hak dan kelak perhitungannya terserah kepada Allah ta’ala”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan
Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...
Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...
Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...
Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...
Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...
JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…
Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …