Yahudi dalam Prespektif Al-Quran

Pada awalnya mereka pengikut Nabi Musa As, mereka menjadi pengikut yang baik, karena mengikuti ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa As. Namun, setelah Nabi Musa meninggal mereka banyak melakukan tahrîf/mengubah isi At-Taurat dan banyak melakukan pelanggaran pada ajaran-ajaran mereka.

Komentar Masuk:

Ndis — Senin, 12/01/2009 08:35 WIB

Untuk kita hati-hati dengan Yahudi, Nggak bisa dipercaya , dan kata nya Muhammadiyah bikin kerja sama dengan yahudi...wah tolong diingat kan doong...!


ali murtadlo — Senin, 12/01/2009 09:36 WIB

mmang bner kang,yahudi dr dulu tdk pnah brhenti untk mmsuhi islam,ataukah mgkn tlah distempel oleh Allah sbg Al-maghdub/yg dimurkai oleh Allah,tmpangnya aj mnusia tp entah hti orang2 israel itu ht apa ya?


Almuzamil — Senin, 12/01/2009 10:09 WIB

Saya sayangkan kenapa daru dulu orang-orang arab ini sulit bisa bersatu, padahal apbila ia bersatu israel itu tidak mempunyai kekuatan apapun termasuk amirica dan inggris dan saya berharap seluruh produk america dan sekutunya agar tidak dikunsumsi oleh orang muslim


chotaw — Senin, 12/01/2009 11:14 WIB

wajarlah yahudi beringas... karena dia itu dari keturunan monyet dan babi


tukang ramal — Senin, 12/01/2009 12:38 WIB

saya gak heran orang arab sama yahudi sama aja buktinya sampe sekarang negara arab ngehek semua jadi jangan terlalu banyak berharap deh ma orang arab yang kedua emang bener klo yahudi ma arab palestina berdamai dunia bakal kiamat??? mungkin itu sebabnya orang arab gak mau bantu orang palestina
munafik semua pokokna dah


Pakfa — Senin, 12/01/2009 13:44 WIB

Menyikapi yahudi perlu ditinjau tentang Judaisme dan Zionisme:

Orang2 Israel/Zionist. Inilah orang2 yang dimaksud dalam Al-Quran Hadist. Zionis tidak terbatas Judais saja, orang Kristen bahkan Islam pun ada yang termasuk Zionis. Saya sudah lihat langsung display militer mereka, bisa membuat nyali kita ciut, namun harus kita ingat bahwasannya kunci utama bukan pada mesin perang, tapi strategi dan man to man.

Sedang ada sebagian Judais tapi malah justru menentang Zionis, itu dari kalangan Naturei Karta, yahudi ortodok yang jumlahnya sangat kecil. Merekalah orang yang ingin dibedakan antara Judaisme dan Zionisme, juga aktif menentang Israel.

Hasil studi Harun Yahya, tentang bersatunya 3 agama samawi menjadi topik menarik


fedrik — Selasa, 13/01/2009 14:16 WIB

laknat allah swt akan mereka terima.......


ahmad — Selasa, 13/01/2009 18:02 WIB

Coba diteliti kembali / diriset kenapa mereka orang-orang Yahudi begitu berkuasa? sejak kapan mereka begitu powerfull. Seingat saya mereka mengontrol banyak orang dan negara, dengan uang.
Sekarang di lihat kembali sejak kapan kita memakai US Dollar sebagai mata uang perdagangan Dunia apa ada perjanjiannya apa ada transparasinya? (lihat kembali sejarah pemberian bantuan US ke Eropa setelah perang dunia Ke -2, dan lihat lagi latar belakang Mata uang Euro terbentuk), tanyakan lagi siapa yang diberi otoritas untuk mencetak US Dollar, lihat lagi sejarah Uang US Dollar kok bentuk cetakan uangnya tidak pernah berubah sudah hampir 30 tahunan, tidak seperti Indonesia yang sering berubah cetakan uangnya.

bagaimana klo mereka mencetak uang tsb sebanyak yang mereka mau, kemudian di gunakan untuk Investasi ke negara lain sehingga sumber daya alam di dapa, digunakan untuk menggaji orang-orang pintar untuk meneliti teknologi, di gunakan untuk bantuan LSM atau pun Hutang kepada negara sehingga mempunyai control terhadap negara atau kelompok masyarakat.
Atau menyuap dan menyogok sekelompok orang dan tokoh agar berpihak.
Menurut saya inilah kekuatan mereka sebenarnya, semakin kita menghargai Uang cetakan mereka semakin kuat mereka.
Dan menurut saya kekuatan "Dajjal" adalah uang-uang yang mereka cetak sendiri dan merubah presepsi dan mindset klo uang mereka berharga.
Dengan uang mereka bisa menciptakan banyak teknologi dan kesembuhan (Atas izin Allah swt tentunya kesembuhan itu datang,ikhtiarnya dilakukan dengan penelitian dan obat dsb), kemewahan yang bisa terbeli untuk siapa saja yang mau dan mendukung. Yang menentang diperangi seperti afganistan, irak, dan iran.

Ayo lakukan gerakan untuk tidak memakai US Dollar dan Boycot produk mereka.

Ayo lakukan gerakan mandiri, meneliti ilmu dan menemukan apa yang telah di ciptakan oleh Allah swt.
(ingat jangan pernah anti teknologi, dan jangan berkata kita telah menciptakan sesuatu, tapi katakanlah kita telah menemukan apa yang telah di ciptakan Allah swt, saya melihat rata-rata dari teman2 saya, banyak yang tidak imbang antarta ilmu agama dan ilmu dunia, Dengan ilmu Agama menjadi tuntutan untuk mencari ilmu dunia dan dengan ilmu dunia kita semakin bersyukur dan mengagungkan Ciptaan Allah swt)
Ingat kisahnya Nabih Nuh di mana Nabi Nuh menciptakan Kapal tanpa ada ilmu membuat kapal dan ternispirasi oleh lingkungan sekitar krn nabi Nuh tinggal di Daratan Tinggi.
Bukan kah Allah yang menciptakan Lagit dan Bumi dan seiisinya. Allah tidak hanya menciptakan materialnya saja tapi juga hukumnya, bagaimana sifat benda, hukum burung terbang, hukum air mengalir dsb. Manusia hanya menemukan apa yang telah di ciptakan oleh Allah swt dan tertulis di Lauful Mahfudz, Mintalah kepada Allah SWT ilmu yang bermanfaat. Bukankah sifat-sifat material sudah ada semenjak Bumi di ciptakaan, semisal
sifat besi yang dapat menghantarkan listrik bukankah sifat itu sudah ada semenjak bumi tercipta. Jadi kita hanya menyusun apa yang telah dibuat dan tidak pernah bisa menciptakan, bahan, sifat dan ilmu pengetahuan, dan desain semua disediakan oleh Allah swt.

Jadi ayo kita gerakan gerakan penelitian agar kita mandiri dari negara-negara barat, agar semakin bertaqwa melihat semua ciptaan Allah SWT.


nukprasetya — Selasa, 13/01/2009 22:00 WIB

Konflik tentara Israel dan Hamas merupakan tragedi kemanusiaan yang mengerikan. Tugas umat Islam untuk menghentikan pertikaian (mendamaikan) dan mengirimkan misi kemanusiaan untuk membantu korban yang tidak berdosa. Kalau keduanya keras kepala/ tidak mau berdamai, biarlah mereka habis-2 an berperang, asal tidak berlindung dibalik pemukiman yang berarti mengorbankan penduduk yang tdk bersalah. Kalau negara-negara Arab diam/netral tdk berpihak, menunjukkan mereka yang lebih tahu siapa yang memancing pertumpahan darah. Mari kita damaikan dan galang misi kemanusiaan membantu korban tanpa pandang bulu. Tetapi jangan pula lupa membantu sdr2 kita yang terkena bencana alam seperti di Papua dan tempat-2 lainnya di tanah air.


Kirim Komentar

Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan

Nama


Email


Website (opsional)


Komentar



 
 
 
Pemuda & Mahasiswa
Kirimkan pemikiran, ide, serta pandangan Anda via email ke redaksi@eramuslim.com dengan judul "Pemuda-Mahasiswa" sertai profil singkat.
 
   
 
Share
 

PELUANG

 
 
 

Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
  Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...

Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...

Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
  Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...

Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...

 
Education Corner

Ada Apa Dengan Anak Remaja Kita

Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Semua Rakyat Berhak Jaminan Sosial

JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Tatap Masa Depan di RBA Kampung Muka

Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan  oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …