Prihatin dengan Akidah Umat

Selasa, 19/01/2010 11:43 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

Assalaamu'alaikum Wr Wb

Beberapa saat yang lalu saya menyaksikan acara di salah satu stasiun televisi swasta, yang sedang menampilkan prosesi di suatu kamar hotel di daerah jawa tengah, dengan foto nyi roro kidul, membawa sesajen, membakar menyan, dan berombong-rombong, orang-orang yang dikatakan yang punya hajat (yang hendak meminta sesuatu) dipimpin oleh beberapa orang tua, mereka bersama-sama mengucapkan do'a-do'a yang teramat familiar dalam Islam, kemudian mereka beramai-ramai menuju pantai untuk menghanyutkan sajen-sajennya.

Kemudian pada sesi keduanya, di suatu daerah di jawa juga yang para orang-orang yang punya keinginan, berdoa bersama memakai pakaian yang menyerupai pakaian ihram, dan berendam di suatu sumber mata air dan ada orang yang terkesan menjampi-jampi tetapi menggunakan al-fatihah, surat al-ikhlas dan surat-surat lainnya.

Teramat menyedihkan melihat acara itu, krena mereka begitu jauhnya tersesat tetapi seakan tetap merasa tidak tersesat, sehingga dengan beraninya menggunakan kalam-kalam Illahi untuk melakukan kesesatan dan musyrik seperti itu? Serta seakan mempertontonkan kepada non-muslim yg tidak mengerti, contoh gambaran Islam yg sesat.

Pertanyaan saya, sepintas teramat cermatnya FPI kenapa hal-hal seperti itu terlewat? begitu juga MUI, kenapa peran mereka tidak terlihat pada kasus-kasus klenik seperti ini, padahal hal-hal seperti ini sudah berkelanjutan dari lama sekali di Indonesia ini? Kenapa tidak ada juga fatwa haram tentang hal ini, padahal ini adalah kesesatan yang nyata.

Dan rata-rata, apa hubungannya dengan muharam atau maulid nabi? karena seprtinya acara-acara klenik dan kejawen itu banyak yang diadakan di sekitar hari-hari itu?

Terima kasih.

Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Khomeini

Tanggapan Redaksi

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Problem mendasar bangsa ini memang terletak pada persoalan akidah umat Islam yang masih jauh dari apa yang diajarkan Rasulullah saw. Karena itu, peran kita perlu diprioritaskan untuk upaya ini. Semoga ungkapan keprihatinan ini menjadi lecutan untuk kita semua dalam membenahi akidah umat ini.

redaksi

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang