Perjodohan Tidak Islami di TV Swasta
Assalamu 'alaikum wr. wb.
Jazzakumullohu khoiron katsiro atas dimuatnya surat ana .
Salah satu stasiun televisi swasta menyelenggarakan acara perjodohan (nama acaranya penulis tidak memperhatikan secara persis) dan salah satu komentatornya adalah seorang Ustazd.
Dalam acara tersebut para pencari pasangan baik putra maupun putri saling berinteraksi dan bila sudah cocok dengan yang diharapkan maka calon pasangan tersebut rata-rata langsung bergandengan tangan dan memasuki arena khusus untuk tukar informasi pribadi (mungkin).
Dalam bergandengan tangan pun disaksikan oleh pengunjung langsung yang jumlahnya tidak sedikit,serta pemirsa acara tersebut yang jumlahnya mungkin jutaan. Pakaian yang dikenakannyapun jauh dari menutup aurot. Anehnya pemandu acara tersebut selain presenter juga seorang ustazd dengan berbagai sambutan dan komentarnya.
Saya menyayangkan acara yang kurang Islami tersebut dipandu oleh seorang ustadz. Sebuah acara yang kurang mendidik secara akhlak Islam, di satu sisi dipandu seorang ustazd, tetapi sisi lain menerapkan budaya barat (mengumbar aurot, bergandengan tangan pada hal belum menjadi suami istri dan sebagainya).
Demikian sekadar uneg-uneg dari salah satu acara televisi yang sekilas saya lihat ,semoga pembaca yang budiman mau memberi jawaban dari permasalahan tersebut.
Semoga Alloh SWT selalu membimbing kita semua Amien
Wassalamu 'alaikum wr wb
wadiyo
Lainnya (Arsip)
- Pernyataan Sikap FOKMA terhadap Kedatangan Inul Daratista pada Acara HUT RI, 17 Agustus 2009 di Wisma Duta, Kuala Lumpur
Minggu, 16/08/2009 16:28 WIB - Tuntaskan Pembelian Saham Newmont (NNT) oleh Pemerintah!
Jumat, 14/08/2009 14:11 WIB - Situs Penyerang Umat Islam
Kamis, 30/07/2009 15:41 WIB - Selamat Jalan Alana
Rabu, 29/07/2009 12:17 WIB - Kritik Konsultasi Konspirasi SBY dan Logo Bintang David
Senin, 27/07/2009 16:38 WIB
Suara Pembaca
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




